
Nien Chu kini telah mengetahui keberadaan teratai nirwana, yaitu berada di tengah tengah pulau terpencil di dataran langit yang tak pernah dikunjungi oleh para elf, karena di sana terdapat berbagai macam binatang roh tingkat tinggi, dan juga pulau itu dikuasai oleh seorang penyihir wanita yang memiliki kemampuan sangat tinggi.
Entah bagaimana penyihir wanita itu bisa berada di sana, yang jelas dia tak ingin area kekuasaannya diusik oleh makhluk ras lain, selain binatang roh yang menjadi peliharaannya.
Sang kaisar juga mengatakan jika putrinya memiliki simbol Dewa, dan akan memberikan izin untuk Putri kesayangan nya itu untuk mengikuti Nien Chu dalam membasmi seluruh iblis yang berada di alam dunia, akan tetapi keadaan Sang Putri saat ini masih dalam perawatan akibat luka dalam yang dideritanya, dan luka itu telah menghancurkan beberapa titik saraf penting di dalam dantiannya, sehingga Sang Putri saat ini hanya bisa terbaring di atas pembaringan di dalam kamar pribadinya.
Setelah berpamitan dengan kaisar Annshor, Nien Chu pun keluar dari dalam ruangan pribadi sang Kaisar, dan bertapa terkejutnya Nien Chu melihat jika An Yue masih berada di depan pintu tengah menunggunya.
"Ku kira kau telah pergi.." ucap Nien Chu.
"Aku masih menunggu untuk mendengarkan hal penting yang ingin kau bicarakan kepadaku," jawab An Yue.
"Jika begitu ayo kita cari tempat untuk membicarakan hal itu," ucap Nien Chu kemudian mengajak An Yue pergi dari tempat itu.
Nien Chu dan An Yue kembali ke dalam kamar yang ditempati Nien Chu selama dia dirawat di balai pengobatan istana, di sanalah nien Chu mengutarakan maksud dan tujuannya kepada An Yue.
Nien Chu lantas mengutarakan maksudnya untuk mengajak An Yue ke dalam kelompok pembasmi iblis, karena An Yue mempunyai simbol Dewa yang berada di lengan nya, yang merupakan 10 simbol Dewa yang kelak akan menumpas seluruh iblis yang ada di alam dunia.
Sebenarnya An Yue tak ingin masuk ke dalam kelompok pembasmi iblis, akan tetapi dengan bujuk rayu dari Nien Chu demi keselamatan dunia dari kehancuran oleh para iblis di masa depan, hal itu membuat An Yue akhirnya mau untuk bergabung ke dalam kelompok yang dibuat oleh Nien Chu.
Setelah darah An Yue tersegel di dalam diagram, membuat An Yue telah sah menjadi salah seorang dari kelompok pembasmi iblis.
"Apa yang akan kau lakukan saat ini?" tanya An Yue.
"Karena kau telah menjadi bagian kelompok pembasmi iblis, maka aku akan memberitahu apa yang ingin kulakukan saat ini bagi kelompok pembasmi iblis."
"Aku akan merekrut semua pemilik simbol Dewa untuk masuk ke dalam kelompok pembasmi iblis, dan saat ini aku bertujuan untuk mendapatkan teratai Nirwana di sebuah tempat di daerah dataran langit, untuk mengetahui tempat itu kaisar Annzhor telah memberikan ku peta yang menuju ke sana,"
"Aku akan membawa semua anggota kelompok yang berada di kekaisaran ini, untuk mencari teratai nirwana karena kekuatan yang terpancar dari aura teratai Nirwana saat pertama kali ditemukan, akan membuat pemilik simbol mendapatkan kekuatan baru yang sangat luar biasa, yang dapat membuat pemilik simbol Dewa memiliki kekuatan dua kali lipat dari kekuatan sebelumnya.
"Nien Chu, Aku ingin kau meyakinkan guruku, agar aku bisa keluar dari dataran langit dan ikut bersamamu suatu hari kelak, karena biar bagaimanapun ketua You You merupakan guru sekaligus orang tuaku, karena dia lah yang merawatku sedari kecil," ucap An Yue.
__ADS_1
"An Yue, setelah kita pulang dari mencari teratai Nirwana, maka saat itu aku akan bertemu dengan gurumu dan mengatakan jika aku ingin membawamu pergi bersamaku," jawab Nien Chu.
"Baiklah, aku akan ikut denganmu untuk mencari teratai Nirwana, tapi ingat kau sudah berjanji padaku untuk menemui guruku setelah kita pulang dari mencari teratai nirwana," ucap An Yue mengakhiri perbincangan di dalam kamar itu.
*****
Nien Chu datang ke kediaman para kelompok pesisir pantai, Dan disambut dengan sukacita oleh semua orang yang berada di dalam kelompok, termasuk ketua desa yang begitu bangga memiliki Nien Chu sebagai bagian dari Desa pesisir pantai.
Setelah membuat acara kecil-kecilan untuk merayakan diangkatnya Nien Chu menjadi saudara angkat sang kaisar, pada akhirnya ketua desa mengajak Nien Chu untuk berbicara 4 mata.
"Nien Chu apakah kau masih menginginkan untuk mencari teratai Nirwana?" tanya ketua desa memulai percakapan.
"Ketua tujuanku datang ke tempat kita hanyalah untuk mencari teratai nirwana, dan mengenai tempat keberadaan teratai Nirwana sang kaisar pun telah memberikan petunjuk mengenai keberadaannya," jawab Nien Chu.
"Nien Chu, pulau yang akan kau tuju bernama pulau Ujung tak bertepi, di sana terdapat penyihir yang sangat kuat yang memiliki pasukan binatang roh berbagai jenis, yang juga sangat kuat. Aku ingin kau berhati-hati saat berada di sana karena tempat itu merupakan tempat paling misteri yang berada di dataran langit.
"Ini adalah gulungan tehnik untuk memecahkan segel maupun sihir, yang akan membuatmu dapat terbebas dari sihir wanita penyihir itu jika kelompokmu sampai terperangkap," ucap Ketua desa sambil memberikan gulungan teknik penghancur sihir ke pada Nien Chu.
Ketua Desa menganggukkan kepalanya mengiyakan perkataan Nien Chu, kemudian perbincangan kecil terjadi hingga larut malam, dan pada akhirnya mereka berdua pun pergi beristirahat.
Di saat semua orang tengah beristirahat, Nien Chu malah melakukan kultivasi dan mempelajari gulungan pemberian dari ketua desa di dalam alam batinnya.
Keesokan harinya ketua desa telah membawa Siansan dan Anchu untuk pulang ke Desa pesisir pantai, walaupun berat hati kedua anak muda itu tak bisa menolak keinginan ketua desa, untuk kembali pulang ke desa pesisir pantai.
Setelah berpamitan dengan Nien Chu, dengan menggunakan kereta kuda mereka pun akhirnya pergi
Anchen, Zhurui dan An Yue di tugaskan oleh Nien Chu untuk meningkatkan kekuatan mereka bertiga, memakai metode yang ada pada diagram untuk memperkuat simbol dewa yang ada di tubuh mereka.
Sementara itu Nien Chu berkeinginan untuk pergi melihat kondisi putri Annchi, guna mencari solusi dalam penyembuhan luka dalam yang dideritanya. Dia pun lantas memanggil seorang prajurit untuk menunjukkan jalan baginya.
Prajurit itu pun tanpa menolak langsung menunjukkan arah menuju kediaman putri Annchi
__ADS_1
Sepanjang perjalanannya ketempat sang putri, tak satupun prajurit yang menghentikan langkah Nien Chu, pengumuman mengenai Nien Chu yang telah menjadi saudara angkat kaisar Annshor, membuatnya menjadi seorang yang memiliki kehormatan di istana Orgy.
Setelah sampai di kediaman Sang putri, Nien Chu segera menyuruh prajurit itu pergi, setelah mengucapkan kata terimakasih.
Nien Chu sangat tertegun melihat bangunan megah yang dikelilingi oleh taman dengan bunga-bunga yang indah yang tengah bermekaran.
Pelayan wanita yang banyak terdapat di kediaman Sang Putri, seketika itu memberi hormat kepada Nien Chu, karena mereka tau jika pemuda yang ada di hadapannya merupakan saudara angkat sang kaisar
"Dimana putri Annchi?" tanya Nien Chu kepada para pelayan istana.
Kepala pelayan yang merupakan wanita tua segera maju ke depan, kemudian berkata.
"Tuan muda, putri Annchi tengah mengurung diri di kamarnya, itu terjadi setelah dia mengetahui jika Merindian yang ada di tubuhnya terluka, sehingga dia merasa malu untuk keluar dari dalam kediamannya," jawab kepala pelayan.
"Aku akan menemuinya, dan aku ingin kalian tak memberitahukan kedatanganku ke tempat ini kepada sang putri," ucap Nien Chu.
"Baik yang mulia kami tak akan memberitahukan ke datangan anda ini, dan aku sendiri yang akan menunjukkan jalan ke kamar Sang Putri," jawab kepala pelayan.
Kepala pelayan langsung membawa Nien Chu menuju kamar Sang Putri, setelah sampai di depan pintu kamar sang putri, kepala pelayan itu pun meminta izin untuk pergi.
Tok..tok...tok.., sebuah ketukan pintu terdengar, yang membuat sang putri pun berkata.
"Masuklah.."
Putri Annchi yang menyangka jika seorang pelayan yang berada di balik pintu, seketika itu terperanjat kaget saat melihat sosok pemuda tampan yang pernah bersamanya 3 tahun yang lalu di reruntuhan hutan binatang iblis.
Putri Annchi yang telah mengetahui jika Nien Chu bukanlah seorang elf, melainkan seorang ras manusia yang ditemui nya sewaktu berada di dalam hutan binatang iblis, hanya bisa terdiam dan tak bisa berkata apa-apa karena mengingat janjinya kepada Nien Chu 3 tahun yang lalu yang telah dia ingkari.
Bersambung
Hari ini up 1 episode, besok 3 episode, trimakasih.
__ADS_1