Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Rencana Nien Chu untuk An Yue.


__ADS_3

Nien Chu dan rombongannya langsung disambut dengan baik oleh ketua desa, dan ketua desa seketika itu mengajak Nien Chu untuk berbicara 4 mata dengannya.


"Bagaimana Nien Chu.., apakah setelah kau kembali dari pulau ujung tak bertepi, kau telah menemukan Obat yang dapat menghancurkan kutukan sihir es yang menyelimuti tubuh An Yue?" tanya ketua You You.


"Aku telah menemukannya ketua, dan sebentar lagi An Yue akan terbebas dari belenggu sihir es yang menyelimuti tubuhnya," jawab Nien Chu.


"Jika kau telah mendapatkan obat untuk menghancurkan belenggu sihir di tubuh An Yue, maka aku ingin kau segera menyembuhkannya, kasian dia.., yang pastinya An Yue begitu sangat menderita akibat sihir es yang membelenggu tubuhnya," ucap ketua You You sambil berjalan menuju ke arah di mana patung es An Yue berada.


"Tunggu ketua..., ada yang ingin aku sepakati dulu denganmu sebelum aku menghancurkan belenggu sihir di tubuh An Yue," ucap Nien Chu.


Ketua You You menghentikan langkahnya kemudian berbalik arah menatap Nien Chu.


"Apa yang ingin kau sepakati denganku? tanya ketua You You menyelidik.


"Setelah aku menyembuhkan An Yue maka aku akan membawanya ikut bersamaku, untuk menjadi bagian dari kelompok yang telah kubuat," jawab Nien Chu.


"Jika itu permintaan mu maka aku tak akan pernah mengizinkannya. Nien Chu Aku tak ingin keberadaan wanita-wanita cantik di sekitarmu akan membuat An Yue tersisih dan merasakan sakit hati, karena aku tahu jika muridku itu mencintaimu."


"Biarkan dia bersamaku di desa lembah salju karena kelak dia akan menggantikan posisiku menjadi ketua desa," ucap ketua You You.


Nien Chu sebenarnya sudah mengetahui jika jawaban itu yang akan didengarnya dari mulut ketua You You, sehingga Nien Chu memikirkan cara untuk dapat membawa An Yue tanpa diketahui oleh ketua desa.


"Jika ketua tak mengizinkan An Yue untuk ikut bersamaku maka aku takkan pernah untuk mengobatinya, biar Desa lembah salju tak pernah memiliki An Yue sebagai bagian dari desa, dan kelompok yang kubuat pun tak pernah memilikinya sebagai anggota kelompok, sehingga takkan ada yang bisa memilikinya karena 4 hari lagi An Yue pasti akan lenyap untuk selama-lamanya," jawab Nien Chu.


Mendengar jawaban Nien Chu membuat sang ketua gusar, dia tak menyangka jika selama ini Nien Chu mencari obat penghancur sihir di tubuh An Yue, ternyata mempunyai maksud lain dan maksudnya itu sama sekali tak disukainya.


"Jika kau memang tak ingin menyembuhkannya maka Lebih baik kau pergi dari desa ini," ucap ketua You You yang tetap pada pendiriannya.


"Baik ketua, jika begitu aku mohon diri," jawab Nien Chu.


Nien Chu kemudian membawa semua rombongannya keluar dari Desa salju, dan mengajaknya untuk pergi ke istana Orgy guna menemui putri Annchi.


Sengaja Nien Chu pergi ke istana Orgy lebih cepat untuk menemui Putri Annchi, karena Nien Chu tak ingin bertemu dengan pangeran Annsher yang kini masih dalam perjalanan menuju ke istana Orgy.

__ADS_1


"Untuk sementara kita beristirahat disi karena malam telah tiba," ucap Nien Chu.


Rombongan itupun menyetujui perkataan Nien Chu untuk beristirahat di tempat itu.


Tengah malam, Nien Chu mendatangi Virgion.


"Aku ingin kau menjaga Anchen dan Zhurui yang tengah melakukan kultivasi, dari gangguan binatang roh yang banyak terdapat di hutan ini, sementara aku akan kembali lagi ke desa salju karena ada beberapa hal yang belum terselesaikan di sana," ucap Nien Chu.


"Jangan khawatir tuan muda aku pasti akan menjaga mereka berdua di sini," jawab Virgion.


Setelah berkata seperti itu pada akhirnya Nien Chu dengan menaiki rubah ekor 3, pergi menuju ke desa lembah salju.


Tak begitu jauh dari gerbang Desa, Nien Chu berhenti untuk sekedar membicarakan sedikit rencana agar mempermudah Nien Chu masuk ke dalam desa.


"Tency dapatkah kau membuat keributan sedikit di depan gerbang itu, agar mempermudah bagi ku untuk masuk ke dalam Desa tanpa sepengetahuan para penjaga dan tentunya oleh ketua desa, dan ingat kau jangan sampai ketahuan karena mereka telah mengetahui keberadaanmu sebagai salah satu binatang roh yang kupunya," ucap Nien Chu.


"Jika hanya masalah kecil seperti itu, maka aku dengan mudah akan melakukannya," jawab Tency


Tency kemudian berubah dirinya menjadi kecil, dan berlari masuk ke dalam hutan.


Tak beberapa saat lamanya terdengar lolongan Tency dari dalam hutan, dan tiba-tiba saja pepohonan besar di dalam hutan bergoyang dengan hebat, dan debu debu seketika itu berterbangan di udara yang menutup Cahaya bulan ke arah desa lembah salju.


"Tency sangat bisa diandalkan, dan tak sia-sia aku membawanya ikut bersamaku ke desa ini," gumam Nien Chu.


Para penjaga gerbang Desa yang tadinya tenang tenang saja kini mulai menunjukkan kegelisahannya, saat mendengar adanya gerakan dan gemuruh suara dari dalam hutan, serta getaran di tanah yang makin lama semakin kencang.


Penjaga gerbang yang panik seketika itu membunyikan lonceng tanda bahaya, agar seluruh penduduk desa bersiaga menghadapi serangan binatang roh dari dalam hutan.


Kepanikan para penjaga dipakai oleh Nien Chu untuk masuk ke dalam desa, tanpa sepengetahuan para penjaga yang ada.


Dengan menggunakan langkah bayangan yang dimiliki nya, Nien Chu berhasil berada di dekat kediaman ketua desa untuk menunggu ketua Desa keluar dan dalam kediamannya.


Melihat ketua Desa terburu-buru keluar dari dalam kediamannya, dengan cepat Nien Chu masuk kedalam bangunan besar itu.

__ADS_1


Nien Chu yang sebelumnya telah mengetahui seluk beluk kediaman ketua desa, dengan langsung menuju ke tempat di mana patung es An Yue terbaring.


Inti api surgawi segera keluar dari dalam alam batin Nien Chu, saat melihat Nien Chu seperti kebingungan melihat patung es yang ada di hadapannya.


"Guru..." ucap Nien Chu sangat senang melihat kehadiran Sang guru di tempat itu.


"Aku tahu apa yang sedang kau pikirkan saat ini, semua itu karena ketua Desa yang tak mengizinkan An Yue untuk ikut bersamamu, dan kau sekarang berpikiran untuk membawa An Yue tanpa sepengetahuan ketua desa," ucap inti api surgawi.


"Benar guru..., Aku tak ingin An Yue yang memiliki simbol Dewa, tak ikut bersamaku menuju ke wilayah ke kaisaran pheonix guna menghancurkan para iblis di sana, hanya karena ketua Desa tak mengizinkan An Yue untuk ikut bersamaku," jawab Nien Chu.


"Nien Chu, Aku memang melihat jika kedua desa mempunyai sifat keras hati, sehingga takkan mudah bagimu untuk membawa An Yue bersamamu, dan untuk itu kau bisa membawa An Yue bersamamu dengan menyimpan rohnya ke dalam kelopak teratai nirwana, dan raganya bisa kau simpan di dalam alam batin mu," ucap inti api surgawi.


"Baik guru aku akan melakukan seperti yang telah kau katakan, dan terima kasih atas bantuan yang kau berikan padaku untuk memecahkan masalah ini," jawab Nien Chu.


Nien Chu segera mengeluarkan teratai nirwana dari dalam tubuhnya, kemudian teratai itu berputar dengan cepat di atas patung es An Yue.


Tak lama berselang sebuah cahaya putih keluar dari dalam patung es itu, dan terserap oleh teratai Nirwana yang berada diatas patung es An Yue.


Dengan bantuan teratai nirwana, Nien Chu berhasil memecahkan belenggu es ditubuh An Yue, kemudian memasukkan raga An Yue ke dalam alam batin nya.


Dengan menggunakan kekuatan unsur es dari kekuatan ilahi yang dimiliki nya, sangat mudah bagi Nien Chu untuk membuat patung es baru yang akan mencair setelah 4 hari.


Setelah semua tujuan telah berhasil dilakukannya, Nien Chu kemudian keluar dari dalam bangunan kediaman ketua desa.


Dengan menggunakan kontrak darah yang dimilikinya, Nien Chu menyuruh Tency untuk mengarahkan binatang roh dari hutan, agar menyerang di bagian sisi Utara menjauh dari gerbang Desa, agar para penduduk desa melakukan perlawanan di sana dan Nien Chu dapat keluar dari dalam desa tanpa diketahui oleh penduduk desa.


Rencana Nien Chu berhasil dilakukannya dengan sempurna, kini dia pun berada di atas punggung Tency kembali.


"Tency segera kau suruh binatang-binatang roh itu kembali ke dalam hutan untuk menjauh dari desa," perintah Nien Chu.


"Baik tuan muda," jawab Tency.


Setelah semua binatang roh kembali ke dalam hutan, maka dengan cepat Tency membawa Nien Chu menuju ke tempat di mana ketiga sahabatnya berada.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2