
Di sebuah kekaisaran besar, tepatnya di kekaisaran Glory, tampak kaisar Huang Xu tengah berlatih keras dalam menebus ranah abadi, yaitu menjadi seorang Dewa iblis.
Di sebuah kawah yang di penuhi lahar api, dia melakukan kultivasi di sana. Tampak juga putranya tengah melatih diri membangkitkan kekuatan raja penyihir hitam yang berada di dalam tubuhnya.
Tak terasa kultivasi Huang Qin telah menebus ranah tingkat alam emperor gelombang energi, yang memiliki tehnik dengan kekuatan penyihir hitam.
Huang Qin menatap langit di dalam alam buatan ayahnya, tampak dia merasa sangat senang karena mampu meningkatkan kekuatannya melebihi apa yang ada dalam fikirannya.
"Thien Yu, hampir tiga tahun aku melatih diri hanya untuk memperlihatkan ke padamu, siapa pemuda terkuat di dua benua, dan aku pastikan saat pertarungan yang telah kita sepakati bersama, aku akan membunuhmu di dalam arena pertarungan itu, tunggulah saat itu Thien Yu aku pasti akan menghabisimu dan dendam atas penghinaan yang kau lakukan padaku akan terobati," ucap pangeran Huang Qin dengan mengepalkan tinjunya.
Sesaat pangeran Huang Qin memandang kearah sang ayah yang tengah berkultivasi menembus batasannya, pangeran Huang Qin sangat iri dengan tingkat kultivasi sang ayah yang telah melampoi pemikiran orang orang di dunia persilatan, yaitu suatu kekuatan tanpa batas yang berbeda dari tingkat kultivasi orang orang kebanyakan.
"Aku juga pasti akan mempunyai kekuatan sepertimu di suatu hari nanti ayah, dan aku akan menjadi penguasa di dua benua yang ada," batin pangeran Huang Qin kemudian keluar dari dalam alam kultivasi buatan sang ayah, karena pangeran Huang Qin ingin melihat bakat bakat muda yang di miliki kekaisarannya, yang dalam waktu dekat akan berangkat ke kerajaan cahaya nirwana.
Sementara itu di pagoda 9, Feng Yu telah berhasil meningkatkan kekuatannya, yaitu menebus ranah tingkat alam puncak dan tehnik naga airnya juga sudah sangat mumpuni dan tak bisa dianggap remeh lagi.
Ketampanannya pun kian terlihat yang dapat meluluhkan hati kaum hawa termasuk putri dari ketua klan Zhi yang bernama Yun Zhi.
Yun Zhi yang dahulunya membenci Feng Yu, lambat laun telah menaruh hati kepada tunangannya itu, akan tetapi hati Feng Yu telah tertambat oleh seorang putri dari kekaisaran pheonix, dia adalah putri Yan Chi, yang membuat Feng Yu biasa biasa saja dalam menghadapi Yun Zhi tunangannya.
Yun Zhi yang sadar jika Feng Yu telah mempunyai wanita lain di hatinya melalui kabar burung yang di dengarnya, akan mencari Yan Chi untuk bertarung dengannya saat kompetisi antara kerajaan berlangsung, dan Yun Zhi akan membuktikan pada Feng Yu jika dia layak untuk bersanding dengannya.
Setelah putra mahkota menyatakan mengundurkan diri sebagai salah seorang murid jenius yang akan berangkat ke kerajaan cahaya nirwana, diapun menunjuk seorang anak muda dari klan Zhu untuk menggantikannya, dia bernama Zhiolu.
__ADS_1
flash back
Didalam lebatnya hutan, pangeran Huang Qin seorang diri tengah melakukan perburuan binatang roh, guna menyalurkan hobinya mengumpulkan batu inti binatang roh.
Secara tak sengaja Huang Qin melihat latihan Zhiolu yang menggunakan kekuatan petir yang tak pernah di lihat sebelumnya oleh pangeran Huang Qin.
"Petir ini bukanlah tehnik petir dari klan Zhu, mengapa anak muda itu bisa memiliki kekuatan petir yang sekuat itu? aku rasa dia berlatih di sini agar kekuatan yang di milikinya tak diketahui oleh orang orang klan Zhu," batin pangeran Huang Qin.
Pangeran Huang Qin berjalan mendekati Zhiolu sambil bertepuk tangan, yang membuat Zhiolu terkejut sekaligus marah kepadanya karena ada orang yang mengetahui latihannya, hal itu membuat Zhiolu menyerang pangeran Huang Qin dengan sambaran petir surgawi yang di milikinya.
Akan tetapi sejauh dia menyerang kearah sang pangeran, tak satu sambaran petir yang di milikinya mampu untuk mengenai tubuh pangeran Huang Qin, yang membuat Zhiolu menghentikan serangannya karena kehabisan energi.
"Mengapa kau mengganggu latihanku?" tanya Zhiolu.
Zhiolu terdiam mendengar perkataan anak muda yang ada di hadapannya. Melihat Zhiolu kebingungan mendengar perkataan sang pangeran, maka pangeran Huang Qin segera mengungkap jati dirinya.
"Aku adalah putra mahkota kekaisaran Glory, namaku Huang Qin," ucapnya sambil melemparkan lencana pengenal putra mahkota kekaisaran kepada Zhiolu.
Zhiolu menangkap lencana yang mengarah padanya. Setelah melihat lencana itu, muka Zhiolu pun pucat pasi karena berani menyerang putra mahkota yang merupakan calon kaisar berikutnya di kekaisaran Glory.
Zhiolu segera menggenggam tinju memberi hormat. "Maafkan kelancangan saya pangeran, semua itu karena saya tak mengetahui jika anda merupakan putra mahkota kekaisaran, nama saya Zhiolu dari klan Zhu," ucap Zhiolu.
"Ha..ha...ha.., sudahlah Zhiolu kau tak usah sesungkan itu, kau memiliki kekuatan hebat namun sayang kau tak mempunyai guru yang dapat menuntunmu untuk menjadi kuat.
__ADS_1
Zhiolu, aku ingin kau mengikutiku pergi ke istana, biar ayahku yang membimbingmu, jika ayahku mau melatihmu maka dengan sendirinya kau akan menjadi saudara satu guru denganku," jawab pangeran Huang Qin.
Setelah percakapan itu, Zhiolu pergi mengikuti pangeran Huang Qin menuju istana untuk bertemu kaisar Huang Xu. Atas permintaan putra kesayangannya, kaisar Huang Xu akhirnya mau menjadi guru bagi Zhiolu. Diapun mengajarkan dasar dasar penggunaan tehnik petir surgawi yang di padukan dengan kecepatan cahaya, agar mempunyai efek serangan yang maha dasyat.
Dengan kejeniusannya, Zhiolu mampu dengan cepat mempelajari apa yang di berikan oleh raja Huang Xu, hingga ranah tingkatannya terus menanjak hanya dalam waktu dekat.
Kaisar Huang Xu lantas menyuruh Zhiolu untuk melatih diri di dalam pagoda 9, dan memberikan lencana seorang putra mahkota padanya untuk dapat mempermudah Zhiolu masuk kedalam tingkat 9 dari pagoda 9 untuk berlatih.
*****
Di dalam rombongan murid terpilih akademi Jiang Nan yang tengah berlatih di dalam pagoda 9, tanpa di ketahui oleh para pemuda dan pemudi yang akan mengikuti kompetisi sebulan lagi, seorang anak muda dari klan petir yang kesehariannya tertutup dan penyendiri, tengah di panggil langsung oleh ketua pagoda 9.
"*Z**hiolu*, aku tau kau sering berlatih di tingkat ke 9 dari pagoda 9 untuk menyempurnakan tehnik petir surgawi yang entah dari mana kekuatan itu kau dapatkan, tapi ingat pesanku Zhiolu, petir surgawi merupakan kekuatan yang di miliki para dewa dan itu merupakan anugrah yang di berikan para dewa padamu, kau jangan menggunakan kekuatan itu jika kau tidak dalam keadaan terdesak, dengan ranah tingkat kekuatanmu sekarang yang telah berada pada ranah tingkat alam emperor gelombang energi, kau mampu untuk menghabisi klan mu dengan mudah, semua itu karena adanya inti petir surgawi yang ada di dalam tubuhmu," ucap ketua Hyo jin.
"Trimakasih ketua atas nasehatmu, tapi aku masih punya dendam pada seseorang yang aku pun tak tau keberadaannya, entah mengapa petir surgawi yang ada padaku selalu memberikan bayang bayang tentang seorang pemuda yang pernah mengalahkan dewa pengguna petir surgawi ini sebelumnya di masa silam, dan aku tak tau mengapa aku harus membalaskan dendam itu kepada seluruh keturunannya," jawab Zhiolu. ( jika ingin jelas, baca kekalahan jendral Ying long, di dalam novel pendekar mata langit).
"Zhiolu, takdir sudah di tetapkan, tapi kau bisa menghindarinya, tinggallah bersamaku aku akan menghilangkan rasa dendam petir surgawi yang ada padamu," ucap ketua Hyo jin.
"Maafkan saya ketua, aku telah memilih jalan yang akan ku tapaki kedepannya, trimakasih atas semua nasehat anda," jawab Zhiolu sambil membalikkan badan meninggalkan tempat itu.
Ketua Hyo jin memandangi kepergian Zhiolu dari kejauhan, sambil tak henti hentinya menggelengkan kepalanya.
Bersambung.
__ADS_1
Sepi vote dan rate bintang 5.