Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Kompetisi beladiri 2 benua di mulai


__ADS_3

Malam hari rombongan Thien Yu sampai di depan gerbang istana cahaya nirwana, di sana tak begitu banyak penyambutan berarti dari pihak kerajaan, tak seperti dengan 2 kekaisaran di benua permata hijau dan 2 kerajaan besar lainnya di benua semesta biru, yang di sambut istimewa oleh kerajaan cahaya nirwana, semua itu karena raja kerajaan buluh surgawi terkesan sangat buruk di mata raja Zheng Bil Ang, sang raja selau menindas rakyat dengan pajak yang tinggi, dan tak ingin tau penderitaan rakyatnya.


Apalagi saat ini adanya laporan dari pemimpin prajurit penjaga gerbang kota, yang mengatakan jika rombongan dari kerajaan buluh surgawi yang di pimpin oleh pangeran Liushen telah tiba di dalam kota, dan berlaku arogan pada prajurit penjaga gerbang, hingga membuat raja Zheng Bil Ang tambah tak respect pada Meraka.


Rombongan murid terpilih dari kerajaan buluh surgawi di tempatkan pada sebuah tempat khusus, yang sangat berbeda perlakuannya dengan ke 4 tempat murid terpilih dari 4 kerajaan besar yang lainnya.


Para murid terpilih dari kerajaan buluh surgawi di tempatkan pada barak, dimana tempat peristirahatannya hanya terbuat dari tenda tenda yang sudah di pasang khusus. Hal itu membuat Thien Yu bertanya tanya mengapa murid terpilih dari kerajaan buluh surgawi tak di perlakukan sama seperti ke 4 kerajaan besar lainnya.


Di dalam tenda yang hanya ada Thien Yu dan Gonggo, Thien Yu menanyakan apa yang menjadi beban fikirannya mengenai situasi dari murid terpilih dari kerajaan buluh surgawi yang terkesan tidak adil.


"Tuan muda, bukan hal baru jika raja kerajaan buluh surgawi bertindak buruk pada rakyatnya. sudah rakyatnya menderita dengan perekonomian yang susah, raja kerajaan buluh surgawi malah menaikan pajak yang tinggi yang membuat rakyatnya semakin menderita," ucap Gonggo.


"Walau pun aku hidup di dalam hutan belantara bersama kawanan ku, aku tetap memantau perkembangan dari seluruh kerajaan yang ada di benua semesta biru, semua itu kulakukan agar aku tahu perkembangan yang terjadi di semua kerajaan, yang intinya aku menjaga kelestarian kawanan gorila emas dari ancaman kerajaan yang ingin mendapatkan keuntungan dari batu inti roh yang ada padanya.


Mengetahui jawaban dari Gonggo, membuat Thien Yu paham dengan duduk masalah yang ada. "Jika raja bejat itu terus menindas rakyatnya, maka tak akan lama kerajaan itu akan binasa oleh pemberontakan seluruh rakyatnya," batin Thien Yu.

__ADS_1


*****


Keesokan paginya, semua murid terpilih dari setiap kerajaan besar yang ada, berkumpul di sebuah tanah lapang. Mereka semua akan mendengarkan sedikit perkataan dan penjelasan mengenai adanya kompetisi dua benua dari raja Zeng Bil Ang.


"Kami merupakan tuan rumah dari kompetisi yang akan berlangsung di kerajaan cahaya nirwana, semua ini bertujuan agar hubungan ke 6 kerajaan besar di dua benua akan semakin erat, dan tentunya kalian semua yang merupakan kultivator muda berbakat dan terpilih, akan mengharumkan nama kerajaan kalian jika ada dari kalian yang memenangkan kompetisi ini.


Sedari itu berkompetisi lah dengan menjunjung tinggi sportifitas dan solidaritas antara murid terpilih lainnya, jangan bertindak curang yang nantinya akan membuat kalian di keluarkan dari kompetisi ini," ucap raja Zheng Bil Ang.


Tepuk tangan serta merta mewarnai tempat itu setelah raja Zheng Bil Ang selesai mengutarakan motivasi di acara tersebut, dan tak lama kemudian raja Zheng Bil Ang kembali berkata.


Tepuk tangan kembali mewarnai tempat itu, dan tak lama kemudian seorang ketua panitia penyelengara yang merupakan jendral tertinggi kerajaan cahaya nirwana berdiri di podium utama menggantikan raja Zheng Bil Ang untuk berbicara.


Hari ini di hadapan kalian, saya akan mengundi siapakah yang akan bertarung, dan pemenang dari pertandingan hari ini akan pergi menuju ke alam Dewi Vioni agar dapat mengasah seni beladirinya di sana, dan juga dapat berburu harta Karun berupa senjata berkualitas dan berbagai macam benda berharga lainnya, dan jika bernasib baik kalian akan menemukan berbagai macam artefak langit yang juga banyak terdapat di sana," ucap ketua panitia penyelengara pertandingan yang membuat sorak sorai dari para murid terpilih bergemuruh di tanah lapang itu.


Tak lam kemudian, ketua penyelengara langsung mengundi 60 nama para murid terpilih yang akan bertarung, dan nama mereka yang akan melakukan pertarungan kini tertulis di papan pengumuman.

__ADS_1


Di podium utama, tampak ketua Zheng long, tetua Xiohuan dan beberapa orang penting dari setiap kerajaan yang mewakili murid terpilih, termasuk ketua Huangshan dan pangeran Huang Qin juga berada di sana.


Mereka semua ingin menyaksikan pertandingan perdana antar murid terpilih yang baru saja diresmikan oleh raja Zheng Bil Ang.


Thien Yu adalah pemuda pertama dari kerajaan buluh surgawi yang akan bertanding pertama kali, dia akan menghadapi murid terpilih dari kerajaan tanah surgawi, hal itu karena nama Thien Yu tertulis pertama di daftar nama murid yang akan bertanding.


Gonggo yang berada di bahu Thien Yu membisikan sesuatu padanya. " Tuan muda, kau jangan perlihatkan kekuatanmu yang sesungguhnya diatas arena pertarungan itu, jika kau memperlihatkan kekuatanmu yang sesungguhnya maka kau akan mendapatkan masalah baru, nanti akan banyak kultivator yang mengincar dan menguji mu untuk sekedar bertarung demi mengalahkanmu," bisiknya.


"Tenanglah Gonggo, aku tau apa yang harus kulakukan," jawab Thien Yu.


Saat Thien Yu menaiki arena pertarungan, seketika itu semua orang yang mengenalnya sangat terkejut termasuk raja Zheng Bil Ang.


"Mengapa anak muda itu berada di bawah naungan kerajaan buluh surgawi, apakah karena kerajaan gerbang Naga tak ikut andil dalam kompetisi ini sehingga anak muda itu bergabung dengan kerajaan buluh surgawi?, jika itu memang terjadi maka anak muda itu harus di diskualifikasi dari kompetisi ini, karena tak sesuai dengan tujuan dari kompetisi yang diadakan, yang tujuannya untuk mencari bakat bakat muda demi untuk pengembangan kultivator muda di wilayah kerajaan yang bersangkutan," batin raja Zheng Bil Ang.


Sementara itu mata pangeran Huang Qin tak lepas dari sosok Thien Yu yang berada diatas arena, dendamnya seketika bangkit, darahnya mendidih mengenang saat Thien Yu mempermalukan dirinya di acara lelang bergengsi yang di ikuti semua kerajaan besar di dua benua.

__ADS_1


"Aku sudah tak sabar untuk mengalahkanmu di saat kita bertemu di atas arena pertarungan, Thien Yu aku pasti akan menghancurkan mu di pertarungan tiga tahun yang sebentar lagi akan terjadi," batin pangeran Huang Qin.


__ADS_2