
Tetua Yun Leng mengajak Thien Yu kesebuah tempat yang dapat melihat keindahan langsung sekte pasir es dari atas udara, karena mereka berdua kini berada pada batu besar yang mengambang di udara.
Batu besar itu berbentuk kerucut, dengan bidang datar menghadap ke atas dan bidang lancip menghadap ke bawah. Dataran yang terbentuk kurang lebih 50 meter persegi dan ada 5 batu yang seperti itu, yang mampu mengambang di udara karena adanya gaya gravitasi langit dan bumi.
"Mengapa anda membawaku ke tempat ini tetua?" tanya Thien Yu.
"Aku ingin menceritakan sedikit kisah tentang aku dan ayahmu, pasti kau ingin mengetahui mengapa aku dan ayahmu bisa menjadi saudara angkat bukan?" ucap tetua Yun Leng balik bertanya.
"Benar ayah angkat, aku ingin mendengarnya," jawab Thien Yu.
"Dahulu aku bukan lah apa apa sebelum mengenal ayahmu, kultivasiku hanya di tingkat alam tak bisa bertambah karena adanya kerusakan di dantianku, walaupun aku berusaha keras untuk terus berlatih tehnik beladiri dan berkultivasi, aku tetap tak bisa melangkah jauh.
Ayahmu datang dan merubah segalanya, setelah ayahmu memperbaiki dantianku yang rusak, maka saat itu ledakan energi ditubuhku bergejolak dan aku langsung menembus ranah tingkat alam emperor yang selama ini begitu sangat ku impikan," ucap tetua Yun Leng dengan memberikan seguci kecil anggur kepada Thien Yu.
Thien Yu menerima guci pemberian tetua Yun Leng dan mulai meneguknya.
"Glek..Glek..Ackh..!"
"Tetua sebatas apakah kultivasi ranah Alam emperor itu?" tanya Thien Yu.
"Alam emperor terbagi 3 yaitu alam emperor awal, alam emperor menengah dan alam emperor puncak.
Alam emperor puncak terbagi 5 tingkatan, yaitu
1) alam emperor perubahan energi, dikatakan seperti
itu karena mampu membentuk tubuh
penggunanya menjadi seperti apa yang dia
inginkan, rata rata di tingkat ini mereka
__ADS_1
memilih perubahan bentuk menjadi
binatang roh yang kuat.
2) alam emperor gelombang energi, dikatakan seperti itu karena m miliki kemampuan menciptakan pusat gelombang energi di dalam tubuhnya.
3) alam emperor cahaya, di katakan seperti
itu karena telah menguasai tingkat
kecepatan cahya dan dapat mengontrol nya.
4) alam emperor cahaya suci, di katakan seperti itu karena ditingkat ini seorang kultivator telah memiliki kemampuan surgawi dari nirwana, yang dapat menyerukan hati, fikiran dan alam semesta.
5) alam emperor cahaya abadi( puncak tertinggi), adalah alam emperor puncak kekuatan seorang kultivator, dalam masa ini para kultivator lebih banyak menghabiskan hidupnya dengan berkultivasi untuk menembus keabadian.
6) alam emperor ranah Dewa, yang saat ini belum di ketahui kultivator yang dapat menembusnya.
"Jika ayah angkat sendiri telah berada pada tingkat apa?" tanya Thien Yu penasaran.
Terlihat Thien Yu manggut-manggut, dan kembali Thien Yu berkata.
"Ayah angkat aku ingin mengatakan sesuatu," ucap Thien Yu.
"Thien Yu katakanlah apa yang ingin kau tanyakan," jawab tetua Yun Leng.
"Aku ingin masuk kedalam alam Dewi Vioni, apakah ayah angkat mengetahui cara untuk masuk kedalam alam itu?" tanya Thien Yu.
"Apa yang ingin kau cari disana?" kini giliran tetua Yun Leng yang bertanya.
"Aku ingin mencari mutiara salju disana ayah," jawab Thien Yu.
__ADS_1
"Thien Yu tak semudah itu kau mendapatkan mutiara salju, karena mutiara itu merupakan sebuah benda kesayangan milik salah seorang Dewi yang berdiam di sana," ucap tetua Yun Leng.
"Aku akan tetap mencarinya di sana ayah, dan aku ingin kau memberi tau padaku jalan menuju ke alam vioni," ucap Thien Yu.
"Melihat kesungguhan hati putra angkatnya itu, membuat tetua Yun Leng tak bisa berbuat apa apa, lantas diapun berkata.
"Setahuku yang dapat membuka portal itu hanyalah raja Zheng Bil Ang dari kerajaan cahaya nirwana, karena dia mempunyai ikatan kekeluargaan dengan salah seorang Dewi yang berada di alam itu.
Thien Yu, alam Dewi Vioni hanya bisa di masuki oleh para murid yang akan melakukan kompetisi beladiri di kerajaan cahaya nirwana, tujuan raja Zheng Bil Ang sebenarnya menginginkan jika murid murid yang akan berkompetisi, bisa mendapatkan pengalaman baru dalam meningkatkan kekuatan di alam Dewi Vioni," jawab tetua Yun Leng.
"Ayah angkat, aku akan ikut berkompetisi mewakili sekte pasir es, dapatkah ayah angkat membantuku dalam hal itu?" tanya Thien Yu.
"Dari 10 kuota murid terpilih untuk kerajaan buluh surgawi, sekte pasir es hanya mendapatkan 4 kuota orang yang di berikan kerajaan buluh surgawi dari 10 kuota yang ada, sisanya di bagi lagi menjadi 3 kuota orang dari sekte besar di pinggiran kota, dan 3 kuota orang untuk kerajaan buluh surgawi sendiri.
Kerajaan buluh surgawi mempercayakan kuota besar pada sekte ini, karena raja Liushan sangat percaya jika sekte pasir es akan memberikan hasil yang terbaik di dalam kompetisi murid terpilih nanti.
Thien Yu, banyak pro dan kontra dengan kehadiran mu di sini, walaupun aku mempunyai hak untuk mengikut sertakan kau dalam kuota yang ada, akan tetapi hal itu akan membuat keberadaanmu di sekte, akan semakin terlihat tak baik. Kau akan dianggap sebagai murid terpilih yang hanya dapat lolos karena keberadaan ku sebagai wakil ketua sekte yang merekrut mu, dan bukan karena persaingan untuk mendapatkan kuota yang ada.
Saat ini kuota sekte telah terisi 2 murid terpilih dari 2 murid utama sekte, yaitu Cen Li dan Qing Chu. Sekte pasir es masih mencari 2 murid terpilih lainnya, dan aku menginginkan kau ikut andil dalam memperebutkan 2 kuota yang tersisa, dan di dalam pertandingan itu aku ingin kau memberikan hasil terbaik dalam pertandingan yang akan ku adakan 2 hari dari sekarang," jawab tetua Yun Leng.
"Aku pasti akan mendapatkan 1 kuota ayah angkat, dan akan kutunjukkan jika putra Yan Lan bisa menjadi murid terpilih terbaik di dalam sekte pasir es," ucap Thien Yu.
"Thien Yu di dalam melakukan kultivasi yang akan datang, aku akan memberikan padamu salah satu batu yang dapat kau pergunakan sebagi tempat berlatih, karena batu itu adalah tempat terbaik di dunia ini dalam melakukan kultivasi," ucap tetua Yun Leng.
"Terimakasih atas hadiah yang akan kau berikan padaku," ucap Thien Yu sambil menggenggam tinju memberi hormat.
Tak lama kemudian tetua Yun Leng menarik salah satu batu, dan tiba tiba saja batu itu berubah mengecil seukuran genggaman tangan orang dewasa, kemudian memberikan batu itu kepada Thien Yu.
"Terimalah..."
"Trimakasih ayah angkat," ucap Thien Yu dengan wajah ceria.
__ADS_1
Tak lama kemudian mereka kembali bercerita mengenai keberadaan Yan Lan sewaktu berada di sekte pasir es. Thien Yu menyimak apa yang diceritakan oleh ayah angkatnya, tentang kekuatan yang di miliki Yan lan di masa lampau.
Bersambung.