
Kedua putri tiba di tempat Thien Yu berada. "Kak Thien fenomena apa ini, mengapa air terjun itu mengeluarkan cahaya pelangi yang menyilaukan mata?" tanya putri Langyun.
"Air terjun itu adalah jalan menuju paviliun giok, tempat keberadaan Dewi Bilqis berada, lebih baik kita masuk kedalam sana," jawab Thien Yu.
Setelah berkata seperti itu, Thien Yu dan kedua putri masuk kedalam air terjun hingga tiba di suatu tempat yang teduh dengan bangunan yang sangat megah yang mengambang diatas permukaan danau.
"Paviliun danau giok," batin Thien Yu.
Tak berselang lama, kedua putri merasakan kesulitan bernapas karena oksigen di tempat itu benar benar tak ada, dan energi yang ada di tempat itu pun menekan tubuh mereka berdua hingga kedua putri merasakan sakit yang teramat sangat.
"Celaka mereka berdua tak terbiasa dengan keadaan di tempat ini, walupun putri Sorari masih keturunan Dewa dan Dewi sementara putri Langyun merupakan keturunan ras elf murni, tetap saja mereka berdua masih dapat merasakan kesakitan jika berada di tempat ini," batin Thien Yu.
Thien Yu segera memberikan hawa murninya untuk membuka Dantian di titik titik Merindian yang masih tertutup di kedua putri tersebut, dan pada akhirnya kedua putri tersebut dapat bernapas dengan lega di tempat itu, apa yang di lakukan Thien Yu membuat mereka berdua terhindar dari tekanan hawa energi yang ada di nirwana.
Setelah semua baik baik saja, Thien Yu mengajak kedua putri itu untuk berjalan kearah jembatan yang menuju ke paviliun danau giok, jembatan itu terbuat dari kaca hingga membuat ikan ikan yang berada di dalam danau giok dapat terlihat nyata.
Kedua putri yang memang tinggal di istana, begitu sangat takjub dengan panorama dan keindahan paviliun yang berada di permukaan air danau, yang memiliki kemegahan melebihi istana yang mereka punya.
Hanya Thien Yu yang tak memikirkan keindahan paviliun itu, hatinya begitu gelisah karena akan bertemu ibu tirinya.
Tiba tiba di tempat itu banyak kelopak bunga teratai yang berterbangan di udara, dan sesosok wanita cantik perlahan berjalan di udara menuju kearah mereka bertiga.
Melihat hal itu, Thien Yu langsung memberikan hormat kepada wanita tersebut karena dia yakin jika wanita yang berada di hadapan mereka bertiga adalah Dewi Bilqis.
"Hormat kami Dewi," ucap Thien Yu mewakili kedua putri yang ada di belakangnya.
Tak lama kemudian putri Sorari pun berkata. "Aku adalah putri raja Zheng Bil Ang dari kerajaan cahaya nirwana, dan ayahku menitip salam pada anda Bibi Dewi," ucapnya.
__ADS_1
Sesaat Dewi Bilqis menatap kearah putri Sorari, dan diapun berkata.
"Ternyata keponakanku telah tumbuh menjadi gadis remaja nan cantik dan rupawan, apakah kau tak ingin memeluk bibimu ini?" tanya Dewi Bilqis.
Dengan ceria putri Sorari berjalan menuju kearah sang Dewi dan langsung memeluknya. Dewi Bilqis memeluk putri Sorari yang merupakan anak adiknya itu dengan hangat, hingga beberapa saat lamanya pelukan itu terjadi.
Sementara itu putri Langyun yang mendengarkan percakapan antara Dewi Bilqis dan putri Sorari, tak menyangka jika putri Sorari yang di kenalnya mempunyai hubungan ikatan darah dengan seorang Dewi dari nirwana, hal itu membuat putri langyun terdiam dan larut dalam pikirannya sendiri.
Setelah saling melepaskan rindu, Dewi Bilqis menatap Thien Yu dan berkata. "Kemarilah putraku aku begitu sangat merindukanmu, wajah ayahmu sewaktu bersamaku begitu persis dengan wajahmu saat ini," ucap sang Dewi sambil merenggangkan tangannya.
Thien Yu melangkah kearah Dewi Bilqis kemudian memeluknya dengan hangat.
"Maafkan aku ibu Dewi, aku baru bisa berkunjung untuk menemuimu," ucap Thien Yu.
"Kau tak salah putraku, perbedaan alamlah yang membuat kita baru bisa dapat bertemu, akan tetapi perbedaan alam itu sebentar lagi akan berubah saat kau menjadi dewa perang langit, yang merupakan seorang jendral besar penguasa seluruh pasukan langit," jawab Dewi Bilqis.
Walaupun keterkejutan melanda hatinya, mereka berdua tetap menyembunyikan perasaannya itu di dalam hati kecil mereka masing masing.
Tak lama kemudian muncul di hadapan mereka 3 orang wanita cantik yang merupakan Dewi di nirwana, dan juga seorang pemuda tampan yang ikut bersamanya, dia adalah Dewi Shao Quin, Dewi Qian Qin dan Dewi limudzha.
Dewi Qian Qin dan Dewi Limudzha yang baru pertama kali melihat Thien Yu, begitu sangat terkejut melihat paras dan juga bentuk kekar tubuh Thien Yu, mereka berdua tak menyangka jika Thien Yu begitu mirip dengan mendiang suaminya.
Dewi Limudza berjalan kearah Thien Yu dan memeluk pemuda itu dengan hangat, Dewi Limudza menyandarkan kepalanya ke dada bidang Thien Yu untuk melepaskan rasa rindu yang mendalam pada mendiang suaminya, karena sang Dewi melihat Thien Yu seperti melihat Yan Lan dimasa mudanya dulu.
"Ibu sangat merindukanmu putraku," ucap Dewi Limudza.
"Aku juga merindukanmu ibu Dewi," jawab Thien Yu.
__ADS_1
Sementara itu melihat ibunya tengah berpelukan dengan seorang pemuda yang tak di kenalnya, membuat pemuda yang merupakan putra Dewi Limudza menjadi gusar, apalagi dia tak melihat tak ada satupun dari Dewi yang berada di tempat itu yang menghentikan mereka, hal itu membuat putra Dewi Limudza langsung menyerang Thien Yu.
"Hentikan ibu!!, apa yang kalian lakukan hingga berpelukan di depan umum seperti ini!!" teriak sang pemuda sambil menghantamkan tinjunya kearah Thien Yu.
Menyadari adanya serangan kuat yang mengarah padanya, membuat Thien Yu dengan refleks menangkis serangan itu dengan menggunakan telapak tangannya.
"Bom..!!"
Ledakan energi pun terjadi yang mengakibatkan gelombang kejut yang sangat kuat di tempat itu. Thien Yu masih berdiri di tempatnya berada sementara pemuda yang menyerang Thien Yu terpental jauh kebelakang.
"Shao Yan apa yang kau lakukan, mengapa kau menyerang kakakmu sendiri!!" hardik Dewi Limudzha.
"Apa? bagaimana ibu bisa mengatakan jika pemuda itu adalah kakak ku!!" jawab Shao Yan dengan berusaha bangkit berdiri.
Qian Qin yang tadinya diam, kini bercerita siapa sebenarnya Thien Yu, dan apa hubungannya dengan semua Dewi yang berada di tempat itu.
Setelah mendengar penjelasan Dewi Qian Qin, akhirnya Shao Yan, putri Limudza dan putri Sorari mengetahui jika Thien Yu merupakan seorang anak dari jendral perang langit yang bernama Yan Lan, yang telah memperistri 4 Dewi di nirwana dan 1 manusia di alam dunia. Manusia itu adalah putri Xing Xia Lin ibu dari Thien Yu.
Mendengar perkataan Dewi Qian Qin membuat Shao Yan merasa bersalah, dia pun melangkah kearah Thien Yu dan membungkukkan badan padanya.
"Maafkan aku kak Thien Yu, aku telah bertindak arogan padamu," ucap Shao Yan.
Mendengar jika Shao Yan memanggilnya dengan sebutan kakak, hal itu membuat Thien Yu tersenyum dan segera meraih tangan Shao Yan untuk memeluknya.
"Aku telah memaafkanmu adik, dan jika aku yang berada pada posisimu, pasti aku juga akan melakukan hal yang sama," jawab Thien Yu.
Bersambung
__ADS_1