Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Gejolak hati


__ADS_3

Penyembuhan yang dilakukan Dewi Zhao Quin terhadap putri Yan Chi berjalan dengan lancar, tubuh teratai yang di miliki Dewi Zhao Quin dapat menyembuhkan putri Yan Chi dengan sempurna, dan pada akhirnya wanita cantik itu pun tersadar karena roh jiwanya telah sembuh, serta bekas luka luka yang ada di tubuh sang putri ikut sirna bersama kesembuhan roh jiwanya.


Putri Yan Chi menatap orang orang di sekelilingnya, dan tatapannya terhenti ada sosok pemuda tampan yang begitu sangat di cintainya.


Feng Yu, dialah sosok pemuda yang kini tak henti ditatap oleh putri Yan Chi.


Melihat hal itu semua orang yang ada di dalam ruangan itu mengerti dengan apa yang dirasakan putri Yan Chi saat ini.


Begitupun dengan jendral Yan Luo dan putri Zhao Chi, diapun saat ini merelakan jika hubungan antara Feng Yu dan putrinya kembali bersatu, karena mereka berdua melihat jika Dantian perwira Chu Tian saat ini telah hancur dan tak mempunyai ranah tingkatan apapun juga.


Semua orang meninggalkan ruangan itu untuk memberikan kesempatan pada Feng Yu dan putri Yan Chi berbicara dari hati ke hati.


Thien Yu memegang pundak Feng Yu dan membisikkan sesuatu di telinganya.


"Selesaikanlah masalah kalian dengan bijak, kau adalah kesatria, jika kau berfikir ingin kembali kepada putri Yan Chi karena rasa kasian, maka hal itu sama dengan menyimpan luka di dalam hatimu yang tak akan pernah sembuh. Kakak aku selalu mendukung segala keputusanmu karena aku tau itulah yang terbaik bagimu," bisik Thien Yu sambil berjalan meninggalkan tempat itu.


Selepas kepergian mereka semua, Feng Yu mendekati putri Yan Chi yang telah duduk di pembaringan dan berkata.


"Bagai mana keadaanmu sekarang?" tanya Feng Yu.


"Keadaanku sudah mulai membaik kak Feng Yu," jawab putri Yan Chi.


"Chi er, dulu aku mengenal mu sebagai seorang putri yang mandiri, berjiwa besar dan tak pernah sekalipun putus asa, apa yang terjadi padamu sehingga kau bisa serapuh ini?" tanya Feng Yu.


"Kak Feng Yu setelah kau pergi dari hidupku semua yang kurasakan hampa dan tak ada arti hidup lagi, hanya kau tujuan hidupku saat ini, dan hanya kau yang dapat memberikanku kebahagian, kehangatan dan rasa nyaman jika aku berada dekat di sisimu.


Kak Feng Yu dapatkah aku mendapatkan pengampunan darimu, agar aku bisa kembali bersamamu," jawab putri Yan Chi dengan mata yang mulai berkaca kaca.

__ADS_1


"Putri, kau adalah wanita sempurna dan paling baik yang pernah kukenal di dalam hidupku, aku pernah berkata kepadamu sebelum kau pergi dan menghancurkan impian masa depan ku bersamamu, jika suatu hari nanti peluknya tak sehangat pelukku, dan rasa nyaman dengannya tak senyaman bersamaku, maka disaat itu aku tak ingin kau datang padaku karena hatiku sudah tertutup untukmu.


Aku telah memaafkanmu, dan aku ingin hubungan kita saat ini hanya sebatas seorang adik dan kakak," jawab Feng Yu dengan menahan gejolak di hatinya.


Sebenarnya Feng Yu masih sangat mencintai wanita yang telah memberi warna di hatinya, akan tetapi penderitaan yang di berikan kepadanya begitu sangat menyakitkan, di saat terpuruk melanda hati saat dantiannya hancur, disaat itu pula wanita yang selalu membuatnya tetap bertahan hidup, dengan sengaja pergi meninggalkannya pergi dengan orang lain.


Walaupun perpisahan itu permintaan dari kedua orang tua putri Yan Chi, tapi penghianatan sang putri telah membuatnya terluka dan hancur, dan sampai saat ini derita itu menjadi momok yang tak bisa dilupakan nya.


Rasa malu akan pertunangannya yang kandas akibat permintaan sang putri, membuat harga diri dan martabat Feng Yu benar benar hancur lebur saat itu.


Putri Yan Chi meneteskan air matanya, tanpa sedikitpun suara yang terdengar dari mulutnya, hanya matanya yang terus menatap kearah Feng Yu untuk mempertimbangkan lagi apa yang telah di katakannya.


"Kak Feng Yu, apakah hubungan kita bisa di mulai dari nol lagi, aku berjanji akan patuh dan tak akan pernah meninggalkanmu lagi," ucap putri Yan Chi.


"Chi'er, aku tak bisa menentukan takdir hubungan kita, dan untuk saat ini aku tak bisa membina hubungan denganmu kembali.


*****


Kedua orang tua putri Yan Chi begitu sangat geram atas penolakan Thien Yu pada putrinya, hingga sang putri begitu sangat terpukul di buatnya.


Karena rasa kasian melihat keadaan putrinya, membuat sang jendral agung diam diam menemui Feng Yu.


Sementara itu Dewi Zhao Quin mencoba menenangkan hati sang putri, dengan berbincang bincang berdua dengannya.


"Chi'er, kau tak perlu larut dalam kesedihan seperti ini, kau harus bangkit dan tunjukkan pada pemuda yang kau cintai itu jika kau masih bisa tetap berdiri tanpa hadirnya disisi mu.


Aku telah mendengar semua semua dari ibumu, dan aku tak bisa menyalahkan Feng Yu mengapa dia menolak untuk melanjutkan hubungan cinta kalian, karena yang patut di salahkan dalam hal ini adalah kedua orang tuamu, dan kau hanyalah korban dari ambisi mereka yang ingin mendapatkan pendamping yang terbaik bagimu.

__ADS_1


Chi'er, air mata bagi laki laki adalah harga diri, dan apabila seorang laki laki telah meneteskan air matanya, maka untuk menyembuhkan rasa sakit hatinya itu membutuhkan waktu yang lama.


Untuk itu aku ingin kau ikut bersamaku ke pagoda 9 agar menjadi murid maha guru Hyo jin, dengan berjalannya waktu aku yakin Feng Yu akan semakin berfikir dewasa dan menyadari pentingnya dirimu baginya.


Masa masa kebersamaan kalian berdua tak akan pernah hilang dari hatinya, walaupun bibirnya saat ini berucap akan melupakanmu selamanya, jika kau menerima saran ku maka aku yakin Feng Yu akan kembali padamu," ucap Dewi Zhao Quin.


"Bibi Dewi, aku akan mengikuti saran mu karena aku ingin cintaku kembali lagi padaku.


Aku akan ikut bersamamu menuju pagoda 9 agar dapat menjadi murid dari maha guru Hyo jin," jawab putri Yan Chi.


Jika kau telah memutuskannya, maka aku sendiri yang akan memintamu ikut bersamaku kepada kedua orang tuamu.


Sementara itu di tempat lain, jendral agung Yan Luo yang ingin menemui Feng Yu akhirnya harus kecewa, karena keinginannya itu di ketahui oleh penasehat Yan lao yang merupakan ayah kandungnya sendiri.


"Untuk apa lagi kau ikut campur dengan permasalahan putrimu dengan Feng Yu, apakah kau belum puas menyakiti hati putrimu hingga menjadi seperti ini?.


Jendral Yan Luo yang agung..., mereka berdua telah sama sama dewasa dan biarkan mereka berdua yang memutuskan apa yang akan mereka berdua putuskan.


Saat aku ingin kita hanya memantau tanpa sedikitpun terjun langsung dalam masalah mereka.


Ingat...!!, aku tak akan tinggal diam jika kau kembali melukai hati cucu ku, dan aku akan membuatmu perhitungan padamu jika kau nekad untuk bertindak di luar batas kepada Feng Yu, karena hal itu akan menyakiti cucuku" ancam penasehat istana Pheonix itu.


Mendengar ancaman sang ayah, hal itu membuat jendral agung Yan Luo tak bisa berbuat apa apa, diapun kembali pulang menuju ke kediamannya.


Bersambung


"Memang saya penulis pemula sahabat, tapi novel saya pasti tamat, dengan selalu merendahkan penulis membuat

__ADS_1


kami para penulis jadi malas untuk menulis"


__ADS_2