
"Dayu haitang kau Dewa yang tak tahu malu karena telah menculikku seorang Dewi yang telah mempunyai suami, kali ini aku akan melakukan perlawanan walaupun kekuatan yang kumiliki tak sebanding denganmu," ucap Dewi Yun Shi yang tak ingin dirinya diperlakukan buruk oleh Dayu haitang.
"Tenanglah sayang, kau merupakan wanita yang kucintai tak mungkin aku menyakitimu, aku hanya ingin kau berada di sisiku selamanya dan kita tak akan terpisahkan lagi," jawab Dayu haitang kemudian melangkah ke arah Dewi Yun Shi.
Dewi Yun Shi yang tak ingin kembali berada di dalam cengkraman Dayu haitang, seketika itu langsung melakukan serangan kejut dengan pedang yang di tebaskan kearah Dayu haitang, hingga membuat mereka berdua terlibat dalam pertarungan sengit.
Dayu haitang yang tak ingin Dewi Yun Shi terluka kembali, hanya mengimbangi serangan-serangan pedang yang dilancarkan dengan ganas kerahnya, tanpa melakukan serangan balasan.
Hingga mereka berdua menghentikan pertarungan yang terjadi, setelah dari luar istana terdengar adanya keributan dari pergerakan sebuah pasukan besar.
Dayu haitang segera menyadari jika pasukan istana langit telah mengetahui keberadaannya, hingga membuat dirinya dengan cepat menyerang ke arah Dewi Yun Shi dan melakukan totokan di berbagai tempat hingga membuat sang Dewi tak bisa bergerak.
Kepanikan yang dirasakan Dayu haitang seketika itu menjelma saat Dayu haitang merasakan jika segel pelindung yang dibuat sebelumnya, untuk menutupi seluruh istana iblis hancur oleh sebuah kekuatan besar yang berasal dari gabungan kekuatan besar yang dimiliki jenderal istana langit.
Tak hayal lagi, seluruh pasukan darat maupun pasukan udara yang dimiliki istana langit, langsung memborbardir bangunan istana iblis hingga rata dengan tanah.
Terlihat Dayu haitang berdiri di atas puing-puing bangunan istana sambil membawa Dewi Yun Shi yang tak berdaya di dalam gendongannya.
"Dayu haitang hentikanlah semua kejahatan yang telah kau lakukan ini, kembalikan Dewi Yun Shi dan segera bertobat lah dengan hukuman langit!!" ucap pangeran Yun dai.
Tak ada jawaban dari Dayu haitang, matanya hanya melirik kesana dan kemari hanya untuk melihat keberadaan Dewa suci dan Dewa Agung di antara mereka.
"Rupanya Dewa suci dan dewa agung tak ikut ketempat ini, jika hanya mereka semua yang ingin untuk menangkapku, maka hal itu tak akan pernah terjadi karena aku pasti bisa meloloskan diri dari mereka semua," batin Dayu haitang.
Pangeran Yun dai mulai mengira ngira apa yang ada di dalam benak Dayu haitang, dengan berteriak lantang pangeran Yun dai menyuruh seluruh jendralnya untuk membentuk formasi langit 7 bintang.
Mendengar perintah pangeran Yun dai, maka seluruh jendral yang ada segera membentuk formasi terkuat dari istana langit, yang di bantu seluruh pasukan istana langit dalam mewujudkannya.
__ADS_1
Dari seluruh pasukan darat dan terbang istana langit, mengeluarkan aura murni dari dalam tubuh mereka semua, hingga berkumpul dan membentuk sebuah awan yang menyelimuti semua tempat itu.
Dayu haitang sangat terkejut melihat apa yang telah terjadi, dia kemudian melesat pergi dengan kecepatan yang dia miliki, untuk menerobos kabut awan yang menyelimuti tempat itu.
Apa yang di pikirkan Dayu haitang sebelumnya seketika itu berubah, formasi langit 7 bintang tak dapat membuatnya pergi dari tempat itu, tubuhnya terpental sangat kuat saat mencoba menembusnya walaupun Dayu haitang telah mengeluarkan seluruh kemampuan yang di milikinya.
Dewi Yun Shi terlepas dari gendongannya saat tubuhnya menghantam tanah dengan keras, melihat hal itu pangeran Yun dai tak menyia nyiakan kesempatan yang ada, diapun segera melesat kearah sang Dewi guna membawanya pergi menjauh dari Dayu haitang.
Dayu haitang yang melihat adanya pergerakan pangeran Yun dai kearah Dewi Yun Shi tak ingin kecolongan, diapun langsung bangkit dan bergerak cepat untuk menghadang pangeran Yun dai, hingga pertarungan terjadi diantara mereka berdua.
Di saat pertarungan terjadi, Dayu haitang melepaskan api inti neraka untuk menyelimuti tubuh Dewi Yun Shi, agar tak ada satupun dari pasukan istana langit yang dengan mudah dapat membawanya pergi dari tempat itu.
Benar saja disaat pertarungan sengit di udara antara Dayu haitang dan pangeran Yun dai terjadi, beberapa jendral istana langit mencoba membebaskan Dewi Yun Shi dari belenggu api inti neraka, akan tetapi apa yang mereka lakukan tak berhasil karena api inti neraka seperti hidup dan menyakiti sang Dewi.
Karena tak ingin sesuatu bahaya terjadi pada Dewi Yun Shi, pada akhirnya para jendral membiarkan Dewi Yun Shi dalam keadaan seperti itu sambil menunggu hasil pertarungan antara Dayu haitang dan pangeran Yun dai.
Pertarungan yang terjadi begitu menguras tenaga Dayu haitang, yang membuat tubuhnya perlahan lahan mulai melemah dan pergerakannya pun mulai melambat.
Berbeda dengan pangeran Yun dai, formasi langit 7 bintang selalu memberikannya suplai energi yang cukup hingga membuat tenaganya selalu stabil.
"Aku tak bisa terus seperti ini, aku harus mencari cara agar terbebas dari tempat ini sebelum mereka semua dapat menangkapku," batin Dayu haitang.
Setelah berfikir sejenak, pada akhirnya Dayu haitang mendapatkan ide untuk dapat keluar dari formasi langit 7 bintang yang dibuat para pasukan langit.
"Hentikan pangeran Yun dai, sudah cukup pertarungan kita karena aku ingin melakukan negosiasi denganmu," ucap Dayu haitang tiba tiba.
Karena mengetahui jika Dewi Yun Shi masih dalam kekuasaan Dayu haitang, membuat pangeran Yun dai mau tidak mau menyetujui negosiasi itu.
__ADS_1
"Apa yang kau inginkan?" tanya pangeran Yun dai.
"Aku ingin kau membuatkan celah bagiku agar dapat keluar dari formasi yang kau buat, dan aku akan meninggalkan Dewi Yun Shi di sini dengan api inti neraka di tubuhnya.
Setelah aku berada jauh dari pasukanmu, maka aku akan menarik kembali api inti neraka yang berada di tubuh Dewi Yun Shi, maka dia akan selamat.
Bukan kah negosiasi kita ini sama-sama menguntungkan, aku bisa pergi dari formasi yang kau buat ini dan kau dapat kembali mendapatkan Dewi Yun Shi," jawab Dayu haitang.
Pangeran Yun dai tak bisa menolak permintaan Dayu haitang, karena dia lebih memilih untuk menyelamatkan sang adik dari belenggu api inti neraka, sementara Dayu haitang akan di urusnya di kemudian hari.
"Baik kau boleh pergi dari tempat ini, tapi ingat jika kau melakukan hal buruk kepada Dewi Yun Shi, walaupun kau pergi bersembunyi ke tempat yang tak pernah diketahui oleh seluruh Dewa sebelumnya, maka aku akan melakukan pengejaran padamu hingga kau dapat berada di dalam genggaman tanganku," ancam pangeran Yun dai.
Setelah berkata seperti itu, pangeran Yun dai mengangkat tangan kanannya keatas sebagai tanda jika formasi langit 7 bintang yang telah dibuat, memberikan celah bagi Dayu haitang untuk keluar dari tempat itu.
Melihat adanya celah dari formasi langit 7 bintang, membuat Dayu haitang segera melesat keluar dari celah yang terbentuk.
"Tunggulah, aku pasti akan menjemputmu kembali Dewi Yun Shi kekasihku," batin Dayu haitang sambil terus melesat pergi.
Pangeran Yun shan yang sedari tadi menahan amarah melihat Dayu haitang memperlakukan adiknya sedemikian rupa, seketika itu menarik busur panah dan di arahkan kearah perginya Dayu haitang.
Anak panah di lepaskan dan meluncur deras kearah perginya Dayu haitang.
Sementara itu Dayu haitang yang terus melesat pergi, dikejutkan dengan adanya anak panah yang memburunya.
Diapun berusaha berkelit untuk menghindari anak panah yang mengejarnya itu, tapi sayang terlambat baginya anak panah yang merupakan artefak langit berhasil menembus dada kanannya hingga Dayu haitang terpelanting ketanah.
"Klian telah melanggar kesepakatan yang terjadi, maka jangan salahkan aku jika aku harus menghabisi wanita yang sangat kucintai," ucap Dayu haitang sambil menggenggam tinju kanannya dengan kuat.
__ADS_1
Bersambung