
Pagi hari di saat para penduduk kota pheonix masih tertidur lelap, Thien Yu telah berada di istana pheonix, tapi sebelumnya dia telah berada di alam cahaya rembulan, untuk membawa putri Emilia Die menuju ke istana pheonix bersamanya.
Kehadiran Thien Yu yang sangat tiba tiba membuat seluruh penghuni istana termasuk ratu Yan Ling sangat terkejut, apa lagi dia membawa seorang wanita cantik bersamanya.
"Ibu ratu, wanita yang bersamaku ini adalah putri Emilia Die yang telah di jodohkan dengan ku dari istana gerbang naga.
Aku sengaja membawanya untuk ikut bersamaku karena ada hal penting yang akan kubicarakan," ucap Thien Yu sambil memandangi ke empat wanita cantik yang tak lain adalah kekasihnya.
"Apa maksud dengan perkataan mu ini putraku, cepat jelaskan apa yang ingin kau katakan," ucap ratu Yan Ling.
"Lebih baik kita membicarakannya di ruang pribadiku ibu, karena yang ingin kusampaikan ini tak boleh didengar oleh orang lain selain orang-orang yang terdekat dengan ku," jawab Thien yu.
Thien Yu kemudian membawa mereka semua keruangan pribadinya, disana mereka bisa tenang untuk mendengarkan apa yang ingin Thien Yu sampaikan.
Disaat mereka semua telah duduk dengan santai, Thien Yu lantas mengatakan hal penting yang ingin di katakannya.
"Ibu, saat ini kondisi kekaisaran pheonix masih dalam keadaan membaik, aman dan makmur, tapi setelah 3 tahun dari sekarang maka suasana itu akan berubah drastis, semua itu karena adanya Dewa iblis kuno yang telah bangkit di kekaisaran glory.
Jika ibu mengizinkan, aku kan membawa seluruh penghuni kekaisaran pheonix agar sementara waktu berada di alam cahaya rembulan dan alam cahaya mentari, karena di kedua alam itu mempunyai pelindung yang sangat kuat yang dapat menghindari serangan dari luar yang membahayakan alam tersebut.
Ibu ini merupakan cara satu-satunya untuk menyelamatkan seluruh penghuni kekaisaran Pheonix, dan ibu bisa tinggal di istana lumut di alam cahaya mentari untuk sementara waktu," ucap Thien Yu.
"Putraku, aku tak bisa meninggalkan kekaisaran ini karena kekaisaran ini merupakan peninggalan dari ayahmu, jika memang ada serangan dari luar yang mengancam kekaisaran pheonix, kita telah memiliki pasukan yang terlatih dalam pertempuran besar dan kita tak usah ragu akan hal itu, biar bagaimanapun kita harus melindungi kekaisaran ini sampai titik darah penghabisan, dan aku akan memperjuangkan istana ini agar tetap berdiri kokoh di benua permata hijau," ucap sang ratu.
"Jika hal itu yang terbaik bagi kekaisaran ini, maka kuharapkan Ibu segera membangun pasukan khusus dengan Armada tempur yang mumpuni, karena saat ini kita akan berhadapan dengan Dewa Ibis kuno yang memiliki pengikut raja iblis dari alam bawah.
Aku akan membantu ibu untuk membentuk pasukan khusus itu dengan bantuan dari para sahabat ku, yang memang terlatih dalam membentuk pasukan dalam menghadapi perang besar, dan juga terlatih dalam taktik berperang.
Ibu, aku juga akan berterus terang kepadamu dan pada kalian semua yang ada di dalam ruangan ini, saat ini aku merupakan calon Kaisar langit yang kelak akan memimpin Nirwana, dan untuk kalian para wanita yang menyayangi ku, aku akan membawa kalian semua pergi ke Nirwana agar kita semua bisa bersama dan tak terpisahkan.
__ADS_1
Aku telah bernegosiasi dengan dua Dewa tertinggi di nirwana agar menjadikan kalian berlima seorang Dewi, dengan syarat aku harus menikahi putri kaisar langit agar dapat menjadi seorang kaisar di istana langit.
Sebenarnya dewa suci menginginkan kalian tetap menjadi manusia walaupun kita telah menikah, akan tetapi aku tak menginginkan hal itu, karena jika kalian tetap menjadi manusia maka hidup kalian hanya sesaat dan tak abadi, sementara aku menginginkan keabadian bersama kalian semua.
Sedari itu aku akan membawa kalian hari ini juga ke nirwana, di sana kita akan bahagia selamanya. Dan untuk itu aku meminta izin kepada kalian berlima agar dapat menikahi Dewi Yun Shi yang merupakan Putri Kaisar langit.
"Kak Thien Yu kami akan mengizinkan mu untuk menikahi putri kaisar langit, tapi kami minta padamu agar berlaku adil dengan membagi kasih sayangmu keada kami berlima. Kami juga akan mengikutimu kemanapun kau akan membawa kami semua, walaupun kami harus ikut berperang melawan Dewa iblis kuno," ucap putri Meyling mewakili seluruh wanita Thien Yu.
"Percayalah padaku, aku tak akan menyia nyiakan cinta yang telah kalian semua berikan padaku, karena kasih sayangku pada kalian semua maka aku akan membawa kalian semua ke nirwana," jawab Thien yu.
"Ibu bagaimana pendapat ibu dengan apa yang telah kusampaikan ini, apakah ada saran yang harus kami semua lakukan?" tanya Thien Yu.
"Putraku, jika memang itu yang terbaik untuk kalian semua maka ibu akan merestui nya. Dan untuk kalian berlima, ibu akan merasa senang jika kalian semua hidup bahagia, rukun dan tak ada yang saling jatuhkan, karena kepercayaan satu dengan yang lainnya sebagai saudara yang hidup mendampingi putraku, akan membuat kalian semua menjadi suatu ikatan kuat yang tak dapat di hancurkan oleh apapun yang ingin menghancurkan kehidupan rumah tangga kalian kelak," timpal sang ratu.
"Kami semua akan mengikuti semua saran ibu, dan terima kasih selama ini telah menjadi Ibu yang baik bagi kami semua," ucap putri Syin Yin.
"Putraku, dahulu sebelum ayahmu pergi meninggalkan ibu untuk menjadi dewa perang langit di Nirwana, ayahmu telah memberikan inti api neraka untuk melindungi ibu dari apapun yang mencoba mencelakai ibu, dan sudah saatnya api inti neraka akan aku wariskan kepadamu," ucap ratu Yan Ling kemudian mengibaskan tangannya ke depan maka muncullah sebuah inti api berwarna hitam sebesar bola kaki, tak lama kemudian api itu berubah menjadi seekor binatang yang sangat lucu, yaitu seekor kucing hitam dengan bulu yang sangat lebat.
"Namanya Moci, dia dulu tak seperti ini karena bermutasi menjadi lebih kuat, tubuhnya pun berubah menjadi kucing hitam berbulu lebat.
Moci dan ayahmu dahulunya begitu dekat, dan dia melihatmu seperti dia melihat ayahmu semasa hidup, apalagi aroma darah yang ada di dalam tubuhmu tercium oleh Moci seperti darah yang ada di dalam tubuh ayahmu sehingga dia begitu sangat manja terhadap mu.
Putraku teteskan darah mu kepada inti api yang berwujud Moci, agar terjalin ikatan kontrak darah diantara kalian, agar kau bisa berkomunikasi dengannya.
Walaupun terlihat sangat imut dan lucu, jika moci marah maka bersiaplah orang yang membuatnya marah akan menerima kehancuran, karena moci mampu untuk bertarung walaupun dengan seorang Dewa terkuat sekalipun.
"Trimakasih atas hadiah istimewa yang telah Ibu berikan kepadaku, kedepannya aku akan menjaga inti api neraka agar menjadi kekuatan yang mampu untuk melindungiku dari musuh-musuh yang mencoba menghancurkanku," ucap Thien Yu.
Tak lama kemudian Thien Yu menggigit jari telunjuknya sendiri dan meneteskan darah emas yang keluar dari jari itu ke kepala moci, untuk menjalin ikatan kontrak darah dengan api inti neraka tersebut.
__ADS_1
Setelah terjadi ikatan darah dengan api inti neraka, Thien Yu tiba tiba dikejutkan dengan suara wanita yang sangat jelas di telinganya.
"Mulai hari ini kau menjadi tuan mudaku, dan aku akan melindungimu dari apapun yang mencoba untuk melukaimu," ucap suara wanita yang terdengar di telinga Thien Yu.
Thien Yu mencerna keadaan yang ada, dan dia pun menyadari jika suara wanita yang terdengar di telinganya adalah suara Moci jelmaan api inti neraka.
"Terimakasih atas kesetiaanmu padaku Moci, dan untuk kedepannya kau akan menjadi sahabat yang selalu menyertai perjalananku," ucap Thien Yu.
"Ibu, sesuai janjiku aku akan membawa semua sahabat terkuat ku ke tempat ini, agar dapat melatih dan membentuk pasukan khusus untuk menghadapi kekaisaran Glory," ucap Thien Yu.
Setelah berkata seperti itu, Thien Yu segera menghadirkan Lu ying, Yeiyi, dan semua sahabat terkuat yang menjadi pengikutnya ke tempat itu termasuk raja Zhedon dan pangeran atlas.
Semua kultivator yang mempunyai kekuatan sangat mempuni, yang keseluruhannya merupakan pengikut thien yu segera memberi hormat kepada Thien Yu, dengan menggenggam tinju dan membungkukkan badan.
"Hormat kami tuan muda Thien Yu," ucap mereka serempak.
"Tuan muda apa yang harus kami lakukan hingga tuan muda mengundang kami ketempat ini," ucap lu ying mewakili semua pengikut Thien Yu yang hadir di tempat itu.
"Aku ingin kalian semua membentuk pasukan kuat di kekaisaran ini, karena perang besar menghadapi kekaisaran Glory akan terjadi 3 tahun dari sekarang.
Di saat Dewa iblis kuno telah mendapatkan kekuatan sepenuhnya, maka aku harap saat itu kita telah memiliki kekuatan dalam menghadapi perang besar tersebut.
"Tuan muda mengapa kita tak menghancurkan kekaisaran Glory sebelum Dewa iblis kuno menjadi kuat?" tanya Lu ying.
Untuk menghancurkan kekaisaan glory untuk saat ini bukan waktu yang tepat, karena kekaisaran glory saat ini telah dijaga raja iblis dan pasukan besar dari alam bawah.
Raja iblis dan pasukannya bukanlah hal yang mudah untuk dikalahkan, karena raja iblis dan pasukannya dahulu pernah memporak porandakan nirwana dengan pasukan alam bawahnya, dan saat itu ayah ku gugur membela nirwana dan istana langit.
Kita sekarang ini hanya bisa membuat pasukan yang kuat, untuk menghadapi pasukan besar yang tentunya sangat tangguh yang dimiliki Dewa iblis kuno," jawab Thien Yu
__ADS_1
Bersambung