
Then Yu begitu gusar dan marah karena laki laki yang mirip dengannya, begitu sangat merendahkan dan meremehkan apa yang telah dia miliki. Dan dengan kekuatan yang dia miliki itu, Thien Yu akan mencari hewan buruan untuk di perlihatkan kepada laki-laki yang telah meremehkannya, jika dia mampu untuk menangkap hewan buruan di tempat itu.
Thien Yu pun segera melesat pergi masuk kedalam lebatnya hutan untuk mencari hewan buruan, dan pada akhirnya dia menemukan ratusan kelinci yang tengah mencari makan.
"Itu dia yang kucari, walaupun hanya seekor kelinci hutan tapi sudah cukup buatku untuk memperlihatkan kepada laki laki itu, jika aku bisa mendapatkan hewan buruan.
Ah..., mengapa tak ada hewan yang lebih kuat dari kelinci itu di tempat ini, paling tidak seekor serigala kuat yang pantas ku perlihatkan kepada laki laki itu sebagai hewan buruanku," batin Thien Yu.
Thien Yu tak membuang kesempatan walaupun hanya kelinci hutan, diapun segera melesat cepat ke arah kelinci kelinci itu, tujuannya adalah untuk menangkap salah satu kelinci yang tengah makan.
Apa yang ada di dalam pikiran Thien Yu, yang merasa jika kelinci-kelinci itu mudah ditangkap tak terbukti.
Seekor kelinci berhasil membuatnya terpental dengan aura yang sangat kuat keluar dari tubuhnya, hingga membuat Thien Yu terhempas ke tanah dengan keras dan bergulingan sesaat di sana.
Semua kelinci berlari pergi dan menghilang masuk ke dalam hutan, menyisakan seekor kelinci yang tadi merupakan target serang Thien Yu.
Kelinci putih dengan mata merah menatap tajam ke arah Thien Yu, yang membuat Thien Yu segera mengeluarkan pedang penguasa malam dari dalam tubuhnya.
"Rupanya kau ingin bertarung dengan ku, maka bersiaplah aku akan menjadikanmu santapan makan ku, karena perut saat ini telah sangat lapar," gumam Thien Yu yang kembali menyerang kelinci itu menggunakan tehnik ruang dan waktu yang telah dilapisi dengan kekuatan Dewa semesta abadi, agar dapat melumpuhkan kelinci itu dengan cepat.
Thien Yu benar-benar dibuat kebingungan dengan apa yang di alaminya, kelinci yang ada di hadapannya kini berubah menjadi besar dan mempunyai kecepatan melebihi kecepatan teknik tuang dan waktu yang dimilikinya.
Malah kali ini Thien Yu menjadi objek Serang dari sang kelinci, hingga membuatnya terpental kembali dengan keras ke tanah, hingga membuat pedang penguasa malam terlepas dari dalam genggaman tangannya.
__ADS_1
Thien Yu mengingat kembali perkataan laki-laki yang mirip dengan dirinya, jika dia berhasil mendapatkan salah satu hewan buruan, maka kekuatan yang dimilikinya akan diperhitungkan untuk menjaga Nirwana dan semua alam yang ada di semesta.
Tak ingin diremehkan dan direndahkan, Thien Yu kemudian bangkit dan langsung menggabungkan kekuatan Dewa Ilahi dan teratai Nirwana menjadi satu kekuatan yang maha dahsyat, yang selama ini sangat di andalkan nya.
Tombak emas pun tercipta, tombak itu segera diarahkan menuju kelinci raksasa, yang membuat sang kelinci seketika itu menyemburkan bola api dari mulutnya.
Dua kekuatan saling bertemu di udara, yang membuat tombak emas Thien Yu terpental dan hancur menjadi debu, tubuh Thien Yu pun ikut ambruk seiring hancur nya tombak emas miliknya.
Thien Yu tak habis pikir, hanya mengalahkan seekor kelinci dia tak mampu sementara di kehidupan alam dunia, jangankan hanya seekor binatang legenda surgawi, menghadapi raja binatang Dewa pun dia sanggup untuk mengalahkannya dengan kemampuan yang di milikinya saat ini.
Thien Yu baru menyadari jika alam Zaiya memang mempunyai keajaiban dari semua makhluk hidup yang berada di sana, dan untuk mencegah hal buruk terjadi padanya, maka Thien Yu segera melesat pergi meninggalkan tempat itu, tapi sayang sang kelinci tak ingin melepaskan Thien yu yang telah mengusiknya pergi begitu saja, sang kelinci itupun berlari cepat mengejar kearah Thien Yu.
Hingga saat sang kelinci dapat menggapainya, tiba tiba saja gelombang angin yang sangat kuat menghantam deras ketubuh sang kelinci, hingga kelinci itu pun terhempas dan mati seketika.
"Bagaimana apakah kau masih yakin dengan kekuatan yang ada padamu sekarang?" tanya laki-laki itu tiba-tiba.
Thien Yu hanya terdiam dan tak bisa berkata apa-apa, dengan kekuatan terkuat yang dimilikinya selama ini, menghadapi seekor kelinci dari alam Zaiya dia tak sanggup, dan baru kali ini dia merasakan malu akibat kekalahan hingga membuatnya melarikan diri.
"Ikut aku" ucap lelaki itu kembali.
Dengan perasaan campur aduk akhirnya Thien Yu mengikuti laki-laki yang mirip dengannya dari belakang.
Mereka berdua sampai ke sebuah hutan yang sangat lebat dengan pohon-pohon yang besar dan tinggi menjulang.
__ADS_1
Lelaki itu pun berhenti, dan membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Thien Yu.
"Mulai hari ini kau panggil aku dengan panggilan Cahaya suci Jika kau mau menghilangkan seluruh kekuatan yang ada padamu, maka aku akan melatihmu menjadi kuat dan pantas menyandang gelar Kaisar langit," ucap cahaya suci.
Thien Yu pun meyakinkan hatinya, agar dapat menghilangkan keraguan akan laki laki yang ada di depannya, untuk belajar kekuatan semesta yang akan diajarkan oleh sang cahaya suci kepadanya.
"Baik, aku akan berlatih bersamamu, dan aku akan melepaskan semua keraguanku padamu dengan menghilangkan seluruh kekuatan yang selama ini telah memiliki," jawab Thien Yu.
Setelah berkata seperti itu, tiba-tiba sang cahaya menampakkan tangan kanannya ke arah Thien Yu, maka seketika itu juga aura yang sangat kuat menghisap seluruh kekuatan yang dimiliki oleh Thien Yu.
Kekuatan itu terkumpul menjadi empat buah bola kecil yang mengeluarkan cahaya berwarna-warni.
Kekuatan ilahi membentuk bola sebesar kelereng yang mengeluarkan cahaya hijau menyilaukan mata, dengan kilatan-kilatan petir kecil yang yang menyertai perwujudannya.
Begitupun jangan dengan bunga teratai Nirwana dan teknik jari matahari, dua kekuatan itu bergabung menjadi satu hingga membentuk sebuah bola berwarna emas dengan aura yang sangat kuat.
Ketiga inti api yang dimiliki oleh Thien Yu, juga ikut bergabung menjadi satu membentuk bola berwarna putih, dalam perwujudan inti api surgawi.
Tak hanya itu, pedang penguasa malam yang selama ini setia menemani Thien Yu, juga berubah menjadi bola berwarna hitam kelam, dan semua kekutan yang ada pada Thien Yu kini berada di dalam genggaman laki laki yang ada di hadapannya.
"4 bola kekuatanmu ini akan menemukan orang yang terpilih di alam dunia, setelah masa kehancuran yang akan di buat oleh Dewa iblis kuno.
Di masa depan aku telah meramalkan jika di alam dunia, benua yang ada akan terpecah menjadi beberapa bagian dan dewa tak akan bisa ikut campur memperbaiki peradaban manusia, karena manusia akan dapat memperbaiki semua peradabannya yang kelak akan hancur.
__ADS_1
Bersambung