
Thien Yu kembali ke kerajaan gerbang naga setelah menitipkan Putri Emilia kepada Yeiyi dan pemimpin enam menara yang ada.
Di istana gerbang naga, panglima perang yang telah menduduki jabatan menjadi jenderal tertinggi kerajaan gerbang naga menghadap Thien Yu, setelah pangeran dari negeri pheonix itu memanggilnya.
"Apakah ada titah dari anda yang dapat saya lakukan pangeran?" tanya jendral Yuga.
"Aku ingin kerajaan gerbang naga ini menjadi kuat dan tak terkalahkan yaitu dengan melakukan pelatihan bagi prajurit darat maupun udara.
Aku ingin kau dan kesepuluh Jenderal pun harus berlatih agar menjadi pemimpin yang kuat bagi prajurit kalian, sedari itu aku akan memberikan kalian kitab kuno dari alam cahaya mentari untuk kalian pelajari isi di dalam kitab tersebut.
Aku akan pun akan membentuk sebuah pasukan khusus, yaitu pasukan yang merupakan orang orang terpilih dari semua pasukan yang ada di kerajaan gerbang naga, dan aku akan melatihnya sendiri untuk menjadi kekuatan tempur yang kuat bagi istana gerbang naga.
Sedari itu carikan aku 1000 pemuda yang bertubuh tegap dan kekar, dan mempunyai mental yang tak takut mati," ucap Thien Yu.
"Baik pangeran aku akan menyeleksi para pemuda dari prajurit kerajaan gerbang naga, dan akan mendapatkan 1000 pemuda sesuai dengan keinginan pangeran," jawab jendral Yuga.
Jenderal Yuga mendapatkan kitab kuno dari alam cahaya mentari, serta beberapa pil dan sumber daya penunjang bagi peningkatan dalam melakukan kultivasi, semua itu Thien Yu berikan kepada seluruh Jenderal yang ada di kerajaan gerbang naga, agar kelak menjadi jenderal yang tangguh dan tak diremehkan oleh lawan tarungnya.
Setelah mendapatkan semua pemberian dari Thien Yu, jenderal Yuga pada akhirnya pergi meninggalkan ruangan tempat di mana Thien yu berada.
Setelah sekian lama menunggu akhirnya 1000 orang pemuda yang diinginkan Thien Yu telah berkumpul di halaman istana.
Untuk mempersingkat waktu dalam melatih mereka semua, Thien Yu membawa ke 1000 pemuda itu ke dalam alam cahaya mentari, untuk dilatih secara khusus olehnya.
Di dalam alam cahaya mentari Lu ying mempertanyakan 1000 pemuda yang di bawa tuan mudanya masuk ke dalam alam cahaya mentari, sementara di dalam alam cahaya mentari telah banyak prajurit khusus yang telah dipersiapkan untuk berperang melawan ke kaisaran Glory.
"Tuan muda mengapa anda harus bersusah payah dalam melatih mereka semua?" tanya lu ying yang tiba tiba saja sudah berada di dekat Thien Yu.
Lu ying, aku akan menjadikan kerajaan gerbang naga menjadi kuat hingga tak dapat ditindas oleh musuh-musuhnya kelak, seperti halnya yang telah terjadi terhadap Raja kota Young Die.
Saat ini aku merasa bersalah terhadap ayahku karena membiarkan adik angkatnya terbunuh di depan mataku, maka untuk menebus kesalahanku aku akan membangkitkan kerajaan gerbang naga menjadi kerajaan yang kuat dan di segani oleh kerajaan serta kekaisaran lain di dunia," jawab Thien Yu.
__ADS_1
Lu ying pada akhirnya mengerti mengapa Tuan mudanya ingin melatih sendiri, seribu pemuda yang akan menjadi kultivator pasukan kuat istana gerbang naga masa depan.
Dengan di bantu para ketua kalan ular serta Lu ying, Thien Yu berhasil melatih seribu pasukan kuat bagi kerajaan gerbang naga, dan menjadikan mereka pasukan tangguh yang belum pernah dimiliki oleh kerajaan gerbang naga sebelumnya.
Thien Yu meninggalkan alam cahaya mentari setelah pasukan yang di latihnya cukup mampu untuk bertarung 1 berbanding 20 prajurit musuh.
Sesampainya di istana gerbang naga, Thien Yu memerintahkan kepada seribu pasukan Naga (pasukan naga merupakan julukan dari 1000 pasukan yang di latih oleh Thien Yu) untuk meningkatkan kekuatannya kembali sesuai dengan kultivasi dan teknik bertarung yang diberikan oleh nya.
Pasukan yang terdiri dari anak muda belasan tahun begitu sangat antusias dengan teknik bertempur yang diajarkan oleh Thien Yu, hingga mereka semua akan meningkatkan kultivasinya lebih kuat lagi, walaupun pangeran Thien Yu akan pergi meninggalkan istana.
*****
Kerajaan gerbang naga kembali pulih perlahan-lahan di atas arahan pangeran Thien Yu, dan para petinggi istana yang meliputi para jenderal, penasehat istana, panglima dan perwira tinggi begitu sangat kagum dan hormat kepada Thien Yu.
Melihat perkembangan yang begitu pesat di kerajaan gerbang naga dalam waktu 3 bulan, hal itu membuat Thien menyerahkan sementara puncak pimpinan kepada jenderal Yuga, dan memutuskan untuk mencari Ratu ladymo dan ayahnya, karena Thien Yu merasa belum tenang jika dua orang yang terlibat dalam pemenuhan Raja kota masih hidup.
"Aku sudah membenahi masalah yang ada di kerajaan gerbang naga, dan sudah saatnya bagi diriku untuk mencari keberadaan Ratu ladymo dan Changmo ayahnya, untuk membuat perhitungan agar kematian Raja kota tak sia-sia," batin Thien Yu.
Thien Yu mencari barang yang merupakan milik Ratu ladymo di istana, dan diapun menemukan pakaian yang pernah dipakai Ladymo sebelumnya.
"Ternyata sebelumnya Ladymo tinggal di gurun pasir ini," ucap Thien Yu sambil melihat sekelilingnya yang dipenuhi dengan hamparan pasir.
Dengan menggunakan mata langit yang ada padanya, Thien Yu berhasil menemukan sebuah istana yang berada di tengah-tengah gurun pasir yang di tempatinya sekarang.
Mengetahui keberadaan istana tersebut, Thien Yu segera melesat menembus badai pasir yang tiba-tiba saja datang menerpanya.
"Badai ini tak biasa, sepertinya ada formasi yang menahanku untuk tak mendekati istana pasir itu," batin Thien Yu.
Apa yang dipikirkan oleh Thien Yu benar-benar terjadi, tiba-tiba saja 2 ekor naga yang terbentuk dari kumpulan pasir seketika itu menyerangnya.
Thien Yu yang telah siap dengan kemungkinan yang ada, dengan sigap menghindar dari serangan kedua naga pasir tersebut.
__ADS_1
Merasa terus terusan diserang oleh kedua naga pasir, Thien Yu pun menyambut kedua serangan naga yang datang kembali kepadanya, dengan tinju naga giok yang dimilikinya.
Naga hitam yang merupakan efek dari tinju naga giok yang dilepaskan Thien Yu, langsung menyongsong datangnya kedua naga pasir yang melesat cepat kearah Thien Yu.
"Duar!"
Ledakan keras terjadi saat naga giok bertemu di udara dengan kedua naga pasir, hingga membuat Thien Yu terseret beberapa langkah ke belakang.
Kedua naga pasir yang menyerang Thien Yu itu hancur menjadi butiran pasir yang berterbangan di udara, akibat serangan dari Thien Yu.
Tak lama kemudian naga pasir itu pun menghilang, namun pasir-pasir yang berterbangan di udara kembali berkumpul menjadi satu dan membentuk sesosok raksasa yang terbuat dari pasir.
Kehadiran sesosok raksasa pasir itu membuat Thien Yu merasa heran, dan dia yakin jika ada seseorang yang mengendalikan itu semua.
Dengan menggunakan mata langitnya, Thien Yu mencari orang yang mengendalikan pasir-pasir hingga membentuk sosok yang mampu untuk bertarung.
Akan tetapi sejauh mata langit nya mencari, dia sama sekali tak menemukan apa yang dicarinya.
"Siapa sebenarnya yang mengendalikan pasir-pasir ini hingga mata langitku sama sekali tak bisa melihatnya, jika memang pengendali pasir pasir ini tak mau menampakkan dirinya, maka aku akan menghancurkan area pasir dengan kekuatan yang kumiliki.
Pertarungan kembali terjadi dengan sangat sengit saat sosok raksasa kembali menyerang Thien Yu.
Saat melihat kelengahan dari sosok raksasa, Thien Yu segera berjumpalitan ke belakang dan melepaskan dua segel kegelapan di tempat itu.
Segel berbentuk tabung itu langsung mengeluarkan tengkorak-tengkorak putih dari dalamnya, hingga ribuan tengkorak putih menyebar di udara.
Selain menyerang ke arah sosok raksasa, tengkorak tengkorak putih itu pun pergi mencari keberadaan sosok misterius yang menggerakkan pasir yang ada di tempat itu.
Akan tetapi para pasukan tengkorak putih sama sekali tak mengetahui keberadaan sang pengendali pasir itu, hingga tak ada pilihan lain lagi bagi Thien Yu, dia pun mengarahkan seluruh tengkorak putih untuk menghancurkan sesosok makhluk raksasa yang ada di hadapannya.
Ledakan yang terjadi akibat berbenturan dengan tengkorak putih, membuat tubuh sosok raksasa yang terbuat dari pasir hancur berantakan, akan tetapi kembali pasir pasir itu berkumpul dan membentuk sesosok burung elang, yang langsung menyerang kedua segel yang tercipta hingga segel kegelapan yang di buat oleh Thien Yu hancur seketika.
__ADS_1
Bersambung.
Up 1 episode