Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Kisah


__ADS_3

Putri Xiang'er begitu sangat terkejut mendengar pengakuan dari kepala desa, sehingga dia pun ingin mengetahui lebih banyak lagi apa sebenarnya yang telah terjadi.


Dengan kecerdasan yang dimilikinya, Sang Putri ingin menguak kisah masa lalu sang kepala desa.


"Paman aku merupakan salah satu korban dari putra penguasa menara bulan, jika Paman berkenan, ceritakanlah sedikit mengenai kisah putri Paman itu kepadaku, agar dendamnya kelak aku sendiri yang akan membalasnya," ucap putri Xiang'er.


Sesaat kepala desa menarik nafas dalam-dalam, mengenang kisah pahit yang dialaminya sewaktu masih menjadi seorang anggota pelindung bagi menara bulan.


Mungkin sudah saatnya aku menceritakan kepada mu dan putraku Han Huang, mengenai kisah di masa lalu mengenai siapa sebenarnya pewaris kekuasaan di menara bulan.


"Kemarilah nak.., Kau pun harus mendengarkan cerita ini," ucap kepala desa memanggil putranya Han Huang.


Pemuda tampan itu segera mendekati sang ayah, kemudian duduk di sebuah kursi yang ada di tempat itu.


Kepala desa kemudian bercerita.


"Puluhan tahun yang lalu, leluhur Yeiyi sering menampakan diri di menara bulan, kehilangan seseorang Tuan mudanya di masa lalu membuat leluhur Yeiyi merasa kesepian dan terombang ambing, tapi tetap ingin memajukan alam cahaya rembulan sesuai dengan keinginan Tuan mudanya".


"Saat berada di menara bulan, tak sengaja leluhur Yeiyi bertemu dengan Yo liang yang merupakan anggota pelindung menara bulan sama sepertiku. Sifat Yo liang yang tangkas, berani dan juga peduli kepada sesama membuat leluhur Yeiyi menyukainya, dan di angkatlah dia sebagai muridnya".


Waktu terus berlalu, dengan kecerdasan dan kejenusannya Yo liang mampu menyerap seluruh kemampuan yang dimiliki leluhur Yeiyi, hingga tak ada lagi yang bisa dipelajarinya dari Sang Guru, yang membuat Yo liang ingin mengembangkan kemampuannya lebih tinggi dan jauh lagi".


"Dengan kemampuan hebat yang di milikinya, Yo liang mampu menguasai alam naga bersayap, dan menaklukan pemimpin para naga yang membuat mereka semua menjadi pengikut Yo liang, dan siap di panggil untuk membantu di segala pertempurannya".


"Dari pemimpin naga, Yo liang mengetahui adanya kekuatan hebat di alam semesta, yaitu kekuatan binatang pelahap di masa lalu".

__ADS_1


"Dengan kekuatan yang sangat hebat yang di milikinya, Yo liang mampu menaklukan para pemimpin binatang pelahap, dan memperdaya mereka semua sehingga seluruh binatang pelahap di alam semesta kini telah di serap seluruh inti hidupnya yang membuat kemampuan Yo liang tak terbatas".


"Dengan kemampuan yang semakin bertambah kuat itu, Yo liang kembali ke tempat gurunya berada yang terletak di istana bahwa lautan alam cahaya bulan".


"Leluhur Yeiyi yang tak menyangka jika Yo liang akan setega itu ke padanya, menyambut kedatangan muridnya itu sama seperti hari hari biasanya".


"Lengahnya sang guru membuat Yo liang dengan mudah menyerangnya, sehingga membuat leluhur Yeiyi tak berdaya dan kembali berubah wujud menjadi bentuk asalnya yaitu Dewi elang putih".


"Yo liang kemudian mengurung leluhur Yeiyi di dalam istana lautan dengan segel yang sangat kuat, kemudian diapun menuju ke menara bulan".


"Saat itu yang menjadi Ketua menara bulan bernama Han Hao, yang merupakan ayah kandung Han Huang yang saat ini menjadi putra angkatku".


"Saat gejolak hebat terjadi, ketua Han Hao menyuruhku untuk membawa putranya pergi dari menara bulan agar putranya tetap selamat, karena sang ketua telah mencium bau bau pemberontakan yang akan di lakukan Yo liang".


"Saat itu ketua Han Hao memberikan sebuah artefak pelindung, agar di mana pun keberadaan putranya berada Yo liang tak bisa mengetahuinya".


"Setelah Han Huang kecil dapat terselamatkan, maka aku kembali ke menara bulan karena di sana masih ada istri dan putriku".


Setibanya di menara bulan, pemberontakan pun terjadi, sehingga menimbulkan pertempuran besar antara kubu Yo liang dan kubu ketua Han Hao".


"Dengan bantuan elang putih raksasa yang merupakan pasukan udara leluhur Yeiyi, dan para naga bersayap yang pernah di kalahkan oleh Yo liang, akhirnya Yo liang dapat menguasai menara bulan.


Seluruh petinggi menara bulan dimusnahkan begitupun juga dengan pemimpinnya, setelah itu Yo liang mengambil alih puncak kepemimpinan menara bulan".


"Karena hubungan baikku dengan Yo liang selama menjadi anggota pelindung menara, membuatnya mengangkat ku menjadi penasehat menara bulan. Saat itu aku menerima jabatan sebagai penasehat menara bulan, karena aku ingin menjadi duri yang sewaktu-waktu bisa membalikkan puncak kepemimpinan ketua Yo liang".

__ADS_1


"Tak disangka rencana yang telah ku buat jauh-jauh hari gagal, semua itu karena adanya seorang petinggi menara yang baru di Lantik, tak suka dengan keberadaanku sebagai penasehat menara bulan, sehingga dia mempengaruhi Yo kang untuk menyingkirkan ku, dengan Iming iming putriku sendiri".


"Pada akhirnya petinggi Menara bulan itu berhasil mencuri putriku, dan menyerahkannya kepada tuan muda Yo kang yang memang mempunyai kelainan ingin menikmati tubuh para wanita cantik yang di sukainya".


"Seminggu Putri ku menghilang, dan tak lama kemudian dia datang kepadaku dengan segala keterpurukan dan kehancurannya, saat itu dia bisa melarikan diri dari cengkraman Yo kang".


"Putriku mengatakan padaku jika dirinya telah di nodai oleh Yo kang, dan menjadikannya pemuas nafsu di setiap saat saat berada di kediamannya".


"Mendengar hal itu aku langsung terbakar emosi dan membunuh petinggi menara bulan yang membenciku, akan tetapi Yo kang berhasil lolos karena di dekatnya banyak praktisi kuat untuk menjaganya".


"Aku hanya bisa melukai salah satu kakinya kananya, yang membuatnya harus kehilangan anggota tubuhnya itu".


"Jika pangeran itu sekarang mengenakan laki baru, berarti Yo liang berhasil membuat trobosan yang mampu untuk menyatukan kaki baru bagi Yo kang".


"Setelah itu aku kembali ke ke kediamanku, dengan maksud membawa putri ku pergi kedesa yang baru ku bentuk, akan tetapi apa yang terjadi di luar perkiraan ku, putriku telah tak bernyawa di pelukan istriku karena dia nekad bunuh diri akibat beban mental penyiksaan yang di lakukan Yo kang".


"Dengan perasaan sedih aku membawa istriku dan mayat putriku menuju desa ini, dan menghimpun kekuatan untuk dapat menghancurkan menara bulan".


"Kalian telah mengetahui kisah di masa lalu, bagaimana kebiadaban Yo liang dan putranya, yang merebut kekuasaan dengan cara yang licik," ucap kepala desa mengakhiri ceritanya.


Terlihat Han Huang menahan amarahnya, dia tak menyangka jika seluruh keluarganya di binasakan oleh pemimpin menara bulan yang sekarang.


Dan di dalam hati Han Huang akan sekuat tenaga untuk membalaskan kematian seluruh keluarganya yang telah di habisi.


Bersambung.

__ADS_1


Trimakasih untuk do'anya sahabat semua, semoga kesehatan Author bisa lebih baik lagi 🙏


__ADS_2