Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Mengalahkan beruang es langit


__ADS_3

Thien Yu kini kembali bertarung dengan raja beruang es langit, setelah 6 kali kekalahannya berturut turut selama berada di hamparan salju.


Dari banyaknya kekalahan yang di alaminya, membuat Thien Yu semakin kuat dan terus melatih diri agar bisa menaklukan sang taja beruang penguasa hamparan salju tak terbatas.


Beruang putih itu kembali melakukan serangan dengan menghentakkan kakinya ke hamparan salju, maka bermunculan lah duri duri besar setinggi 3 meter dari dalam hamparan salju, yang memburu keberadaan Thien Yu yang terus berlari untuk menghindarinya.


Dengan kecepatan gerak yang dimilikinya sekarang, Thien yu terus menghindar dengan mengelilingi keberadaan beruang es langit, untuk mencari celah dalam menyerangnya.


"Itu dia kelemahannya," batin Thien Yu saat melihat punggung belakang dari raja beruang es langit yang tak terjaga olehnya.


"Tinju api semesta," teriak Thien Yu sambil menghantamkan tinjunya kearah punggung sang beruang putih.


Beruang es langit sangat terkejut dengan adanya sebuah serangan dari arah belakangnya, diapun segera menghentakkan kakinya kembali kebawah, maka sebuah pelindung es mencuat dari dalam tanah setebal 3 meter, untuk melindungi sang raja beruang dari serangan Thien Yu.


Pelindung yang terbentuk hancur menjadi serpihan serpihan kecil es yang bertebaran di udara, terkena serangan tinju jarak jauh yang di lepaskan Thien Yu, akan tetapi serangan Thien Yu tak juga dapat berhasil menuntaskan pertarungan, karena sang raja beruang es masih berdiri di tempatnya dengan tatapan penuh amarah ke arah Thien Yu.


"Kekuatan raja beruang es langit ini begitu sangat kuat dan luar biasa, walaupun aku telah mendapatkan kesempatan untuk melukainya, akan tetapi dia masih saja mampu untuk mendeteksi serangan yang kuarahkan kepadanya," batin Thien Yu.


Thien Yu mencoba untuk mencari cara agar dapat menaklukan raja Berung es langit yang saat ini menjadi lawan tarungnya.


Thien Yu berfikir sejenak untuk mengingat kembali pesan terakhir cahaya suci, sebelum dia pergi meninggalkannya di dalam hamparan salju.


"Cahaya suci pernah berkata kepadaku jika aku harus mencari caraku sendiri dalam menaklukan beruang es langit, dan kali ini aku telah mengetahui jika kecepatan merupakan cara untuk menaklukannya, dan aku harus mencoba untuk menaklukan beruang es langit dengan kecepatan Yang kumiliki saat ini," batin Thien Yu.


Melihat raja beruang es langit kembali menyerangnya dengan tembakan bola es dari mulutnya, Thien yu kembali menghindarinya dengan terus berlari dan mencari strategi yang tepat untuk dapat membalas menyerang raja beruang es langit yang begitu sangat tangguh baginya.

__ADS_1


Thien Yu segera merubah diri menjadi 2 replika tubuh yang sama, kemudian salah satu replika tubuhnya pergi untuk menyerang sang beruang es secara terang terangan, dan salah satu replika yang lainnya masuk kedalam tanah untuk menunggu kesempatan baik dalam menyerang sang raja beruang es langit.


Replika tubuh Thien Yu yang tengah bertarung melawan beruang es langit, segera melompat keudara kemudian menghantamkan tinju jarak jauh kearah raja beruang es langit.


"Tinju api semesta," teriak Thien Yu yang seketika itu membahana di udara.


Maka tinju raksasa yang mengeluarkan hawa sangat panas, dengan cepat menuju ke arah raja beruang es langit yang berada jauh di bawahnya.


Beruang es langit tak tinggal diam dengan serangan mematikan yang dilepaskan Thien Yu, diapun kembali membentengi tubuhnya dengan perisai yang kini ketebalannya menjadi 2 kali lipat dari sebelumnya, hingga membuat ledakan keras pun terjadi seantero tempat itu.


Salah satu tubuh Thien Yu yang berada di bawah tanah yang tanpa bisa terdeteksi oleh beruang es langit, seketika itu keluar dari dalam tanah dengan tinju api semesta yang ditujukan ke arah Raja beruang es langit.


Raja beruang es langit yang tak menduga serangan tiba tiba yang di lakukan Thien Yu dari bawah tanah, hanya bisa pasrah saat serangan itu telak mengenai dagunya, hingga membuat sang beruang es salju terhempas jauh kebelakang.


Saat melayang di udara replika tubuh Thien Yu yang lain telah menunggunya, dengan melakukan tendangan berkekuatan tinggi kearah beruang es langit.


Alhasil perut sang raja beruang telak terkena tendangan keras dari Thien Yu, hingga tubuh raja beruang es langit terhempas ke hamparan salju yang berada di bawahnya, hingga tercipta kubangan besar yang menenggelamkannya.


Melihat kesempatan emas bagi Thien Yu untuk mengalahkan raja beruang es langit yang telah di depan mata, maka dengan cepat Thien Yu menyerap energi panas yang ada di sekitarnya, untuk membentuk sebuah bola api raksasa yang mengandung kekutan semesta, dan langsung diarahkan kepada raja beruang es langit yang sudah tak berdaya dalam kubangan salju.


Ledakan pun tercipta saat bola api raksasa milik Thien Yu menghujam ke arah keberadaan raja beruang es langit di dasar kubangan, hingga tubuh Raja beruang es langit hancur menjadi debu yang tersisa hanyalah kekuatan es semesta yang bertebaran di udara.


"Aku berhasil mengalahkannya," batin Thien Yu.


Thien Yu berjalan gontai di hamparan salju, karena kekuatan bola api raksasa yang diciptakan nya begitu sangat menguras tenaga, dan hampir seluruh kekuatan api semesta yang dikumpulkannya telah telah digunakan dalam serangan terakhir yang dilakukan oleh Thien Yu.

__ADS_1


Thien Yu duduk bersila dan mulai menyerap kekuatan es semesta yang bertebaran di udara, sesaat kemudian alam disekitar Thien yu bergejolak, dan tanpa setahu Thien Yu hamparan salju yang berada di tempat itu terserap habis kedalam tubuh nya hingga membuat kedua Dantian Thien yu meluas dan tanpa batas.


Thien Yu berhasil menyerap kekuatan semesta berunsur es dengan sangat sempurna, tak lama dia pun membuka matanya secara perlahan-lahan.


Thien Yu kini sangat terkejut saat melihat kegersangan di tempat itu, tak ada satupun tumbuhan yang terlihat olehnya begitupun hamparan salju yang tak terbatas yang berada di tempat itu, kini hilang dari pandangan matanya.


"Apa yang sebenarnya telah terjadi, bagaimana bisa hamparan salju yang begitu luas dan tak terbatas menghilang, dan menjadi dataran gersang seperti ini?" gumam Thien Yu.


Tiba tiba sang cahaya suci muncul di hadapan Thien Yu dan memberikan ucapan selamat kepadanya.


"Aku mengucapkan selamat kepadamu Thien yu, karena kau mampu untuk mengalahkan raja beruang es langit, yang merupakan sumber kekuatan semesta unsur es.


Kini di dalam tubuhmu telah terdapat kekuatan semesta unsur es dan api, dan untuk selanjutnya aku akan membawamu ke suatu tempat yang akan membuatmu berlatih dengan sumber kekuatan semesta unsur tanah," ucap sang cahaya suci.


Tiba tiba saja mereka berdua menghilang dan berada di dalam hutan yang sangat lebat dengan pepohonan dan tumbuh-tumbuhan merambat lainnya.


"Apa yang harus ku lakukan di tempat ini hingga kau membawaku ke sini?" tanya Thien Yu.


Ini adalah tempat untuk membangkitkan kekuatan semesta dari tanah langit dan kehidupan, kau nanti akan bertemu dengan raja tanah langit yang bisa menyerupai apapun termasuk menyerupai dirimu sendiri, jika kau dapat mengalahkannya maka dengan sendirinya kau dapat sangat dekat dengan kekuatan semesta yang selama ini kau cari di alam Zaiya.


Thien Yu berlatihlah dengan giat, dan seperti biasanya kau harus menjadikan setiap kekalahanmu saat bertarung dengan raja tanah langit sebagai motivasi untuk mengalahkannya," jawab sang cahaya suci.


Setelah berkata seperti itu, sang cahaya suci seketika itu menghilang dari pandangan mata Thien Yu.


"Aku tak akan menjadi orang yang lemah, Aku pasti bisa mengalahkan raja tanah langit dan kan mendapatkan kekuatan kehidupan darinya," batin Thien Yu.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2