Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Raja iblis Azuma vs Dayu haitang


__ADS_3

Pagi hari di ke kaisaran Glory, laporan dari komandan yang menjaga perbatasan, jika ada seorang pemuda yang mempunyai kemampuan luar biasa yang kini telah melakukan kultivasi, langsung di tanggapi serius oleh raja iblis Azuma.


"Jika dia mempunyai kekuatan yang dapat membakar seseorang tanpa melakukan pergerakan, berarti dia merupakan seorang dewa yang berasal dari Alam Nirwana.


Dahulu aku pernah tahu jika yang dapat membakar tanpa menyentuh adalah seorang dewa yang mempunyai kekuatan Dewa api kuno, tapi itu sudah lama berlalu dan sampai saat ini aku belum pernah melihat Jika ada yang dapat melakukan hal itu kembali, dan aku yakin jika pemuda yang kau temui mempunyai kekuatan dewa api kuno," ucap raja iblis Azuma.


"Apa yang harus aku lakukan kepadanya yang mulia, karena mendengar semua ceritamu maka kami para prajurit perbatasan tak mempunyai kemampuan untuk menghadapinya walaupun dia hanya seorang diri," ucap komandan perbatasan.


"Aku sendiri yang akan menemuinya di perbatasan, karena kekuatan yang dimilikinya sangat berguna bagi kekaisaran Glory dalam menghadapi peperangan melawan kekaisaran pheonix.


Lebih baik kita berangkat sekarang, ditakutkan dia selesai memulihkan diri kemudian pergi meninggalkan perbatasan, dan jika sampai dia bergabung dengan kekaisaran Phoenix maka hal itu akan merepotkan para prajurit kita dalam menghadapinya di saat peperangan terjadi," ucap raja iblis Azuma.


"Baik yang mulia, aku akan mempersiapkan segalanya agar yang mulia nyaman berangkat ke perbatasan kota kekaisaran," jawab sang komandan.


Kereta kuda telah dipersiapkan maka raja iblis azuma segera naik keatas kereta kuda, dan tak lama kemudian kreta kuda pun berjalan perlahan meninggalkan istana kekaisaran Glory.


Setelah sampai di perbatasan yang berjarak 2 hari 2 malam perjalanan, raja iblis azuma turun dari kereta kudanya dan langsung merasakan aura yang sangat kuat dari sebuah bangunan, yang merupakan tempat penjara bawah tanah yang dimiliki perbatasan kekaisaran Glory.


"Aku yakin pemuda yang ada di dalam sana mempunyai kekuatan Dewa api kuno, biar bagaimanapun aku harus mendapatkan dan merekrutnya menjadi salah seorang petinggi di kekaisaran Glory," batin raja iblis Azuma.


Raja iblis Azuma menunggu Dayu haitang selesai melakukan kultivasinya, dan saat ada seorang prajurit yang melaporkan jika Dayu haitang telah keluar dari dalam ruangan kultivasinya, maka raja iblis Azuma dengan cepat bergegas pergi untuk menemuinya.


Semua orang yang berada di tempat itu termasuk komandan prajurit perbatasan memberi hormat kepada raja Azuma yang telah tiba, hanya Dayu haitang yang sama sekali tak memberikan hormat kepada raja iblis Azuma.


Melihat hal itu membuat Raja iblis azuma berpikir jika pemuda yang ada di hadapannya itu memiliki sifat angkuh dan percaya diri tinggi, akan kemampuan yang dimilikinya.


Raja Azuma menatap tajam ke arah Dayu haitang dan ingin mencoba kekuatan dewa api kuno yang dimilikinya, akan tetapi sebelum raja iblis Azuma bertindak, komandan prajurit perbatasan segera mendatangi Dayu haitang dan berkata.


"Yang ada di hadapanmu dan tengah memandangimu itu merupakan pemimpin semua prajurit yang ada di sini, setidaknya kau berlaku sopan karena telah diterima di sini dengan baik, paling tidak kau memberikan hormat kepadanya.

__ADS_1


Dayu haitang kau adalah tamu di sini dan dia merupakan raja yang terhormat, agar tak terjadi kesalahpahaman kuharap kau mau sedikit memandangku dengan memberikan hormat kepadanya," bisik komandan prajurit perbatasan di telinga Dayu haitang.


"Komandan prajurit, selama ini aku tak pernah menghormati seseorang walaupun itu ayahku sendiri, dengan kata lain tak ada yang bisa mendongakkan kepalanya di hadapanku walaupun dia merupakan seorang raja di kekaisaran ini," ucap Dayu haitang membanggakan dirinya.


Mendengar perkataan Dayu haitang, raja iblis azuma seketika itu mengepalkan tinjunya menahan amarah, karena Dayu haitang secara terang terangan menyinggungnya.


"Komandan prajurit, kau merupakan petinggi di kekaisaran ini, Aku tak ingin kau merendahkan dirimu dengan meminta dia menghormatiku, aku tahu apa yang kau katakan dengannya walaupun itu hanya bisik-bisik belaka.


Komandan bawa seluruh pasukanmu pergi dari tempat ini, karena aku ingin mencoba kekuatan dewa api kuno dan inti api neraka yang ada padanya," ucap raja iblis azuma.


"Baik yang mulia," jawab sang komandan prajurit tanpa membantah sedikit pun.


Mendengar perintah dari raja iblis Azuma komandan prajurit langsung memerintahkan seluruh pasukannya, untuk meninggalkan area barak tempat kediaman mereka semua.


Setelah melihat seluruh pasukannya pergi dari tempat itu, raja iblis azuma langsung mengeluarkan aura yang sangat kuat dari tubuhnya.


Sementara itu Dayu haitang yang masih sangat terkejut saat mendengar Raja Azuma mengetahui kekuatan yang dimilikinya, dengan segera mengeluarkan kekuatan dewa api kuno untuk membendung aura kuat yang di lepaskan raja iblis Azuma kearahnya.


Ledakan demi ledakan terjadi di sekitar area pertarungan, hingga membuat area barak para prajurit porak poranda dan hancur di buatnya.


Hujan bola api dari kekuatan dewa api kuno yang dilancarkan Dayu haitang, tak memberi pengaruh besar terhadap raja iblis Azuma.


Sang raja iblis mampu mengatasi serangan itu dengan menggabungkan kekuatan iblis yang dimilikinya dengan rantai iblis neraka, hingga ledakan kembali terjadi berkali-kali yang membuat kedua petarung sama-sama terpental beberapa meter belakang.


Rantai iblis neraka kali ini mengejar keberadaan Dayu haitang dari segala arah, yang membuat Dayu haitang mengeluarkan kekuatan inti api neraka untuk membuat pelindung bagi dirinya.


Alhasil rantai-rantai iblis neraka yang berujung runcing itu, tak mampu menembus tubuh Dayu haitang yang telah terbakar kobaran api yang sangat besar.


"Lumayan, kekuatan yang dimilikinya mampu mengimbangi kekuatanku untuk sementara ini, aku tak boleh melukainya karena kekuatan yang dimilikinya mampu memberikan sumbangsih bagi pasukanku kelak," batin raja iblis Azuma.

__ADS_1


Tubuh raja iblis Azuma kini terbelah menjadi dua replika yang sama, dan dengan pedang energi yang ada di tangannya, 2 replika raja iblis Azuma kembali menyerang Dayu haitang dengan kecepatan yang sangat luar biasa.


Dayu haitang tak tinggal diam, dia pun menyatukan kedua tangannya di depan dada, maka terciptalah ribuan pisau terbang api yang mengelilingi tubuhnya, dan dengan sekuat tenaga Dayu haitang melepaskan ribuan pisau api itu ke arah raja iblis Azuma.


Raja iblis Azuma tak menyangka jika pemuda yang menjadi lawan tarungnya mempunyai kekuatan besar, yang mampu membuat pisau terbang api dari kekuatan energi api yang dimilikinya.


Kali ini raja iblis Azuma tak dapat mendekati Dayu haitang, karena ribuan pisau terbang itu terus menyambar dan bertubi tubi memburu keberadaannya, hingga sang raja iblis menjadi geram dan membentuk segel pelindung bagi dirinya.


Alhasil ribuan pisau terbang api kini menghantam segel pelindung yang melindungi tubuh asli dan replika dari raja iblis Azuma.


Benturan antara perisai pelindung dengan ribuan pisau terbang yang dilepaskan Dayu haitang, membuat ledakan berkali-kali yang menggetarkan alam sekitar, sehingga membuat barak yang dipenuhi dengan tenda peristirahatan para pasukan Glory hancur dan terbakar habis tanpa tersisa.


Dayu haitang yang sudah sangat marah kepada raja iblis Azuma kembali menyatukan kedua tangannya di depan dada, maka terciptalah bola api raksasa dan tak lama kemudian bola api itu berwujud sesosok prajurit raksasa dengan pedang besar di dalam genggaman tangannya.


Prajurit raksasa berpakaian tempur lengkap itu, memancarkan cahaya merah darah di matanya, dan tubuhnya di penuhi kobaran api sehingga bekas langkahnya meninggalkan jejak api di sana.


"Jika kau ingin mencoba kekuatan yang kumiliki dengan kekuatan Dewa api kuno milik mu, maka aku tak akan segan-segan lagi untuk menghancurkanmu," ucap raja iblis Azuma.


"Belenggu gerbang iblis," teriak raja iblis Azuma dengan menapakkan kedua tangannya ke depan.


Tiba tiba saja pusaran hitam terbentuk dan mengeluarkan sebuah rantai raksasa yang memiliki kekuatan begitu sangat luar biasa.


Rantai itu seketika membungkus tubuh prajurit raksasa yang dipenuhi kobaran api, hingga prajurit itu tak dapat bergerak sama sekali.


Melihat serangan dari raja iblis Azuma yang telah mampu membelenggu prajurit raksasanya, membuat Dayu haitang segera menampakkan kedua tangannya ke depan, hingga kekuatan api inti neraka itu merasuk ke dalam tubuh prajurit raksasa miliknya.


Penggabungan kekuatan dewa api kuno dan inti api neraka membuat prajurit raksasa seketika itu bergetar hebat, dan sesaat kemudian rantai raksasa yang membelenggunya hancur berkeping-keping menjadi serpihan-serpihan kecil, akibat aura kuat yang terpancar dari tubuh prajurit raksasa.


Raja iblis Azuma seakan tak percaya dengan apa yang dilihatnya, kekuatan belenggu gerbang iblis yang sangat dibanggakannya itu dengan mudah dapat dihancurkan oleh pemuda yang menjadi lawan tarungnya, hingga raja iblis Azuma menginginkan pertarungan yang terjadi di lakukan sampai ada salah satu di antara mereka berdua yang mati.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2