MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Genggaman


__ADS_3

"Dindaa,,, kok kamu ngga ke kantin sih,aku tungguin loh,, kamu di suruh ngapain aja sih di ruangnya pak Agung,, sampai jam istirahat abis, "tanya Sisi padaku


"Aku di hukum sama pak Agung, "Sisi yang mendengar kata di hukum langsung melotot, "Di hukum apa Din, kamu ngga di apa2 in kan, "sambil memeriksa badanku..


"Apa sih Si,, orang aku di hukum suruh membantu pak Agung memeriksa tugas anak2 doang, "Sisi langsung mengusap dada nya, "Sukur deh,, kamu ngga di apa apain, soalnya pak Agung itu terkenal galak, "


Ahirnya dosen pun masuk,, setelah 2jam pembelajaran ahirnya selesai juga ,dan aku merapikan buku2 ku,, aku akan langsung ke ruangan papah untuk menjalankan hukuman..


"Si,, aku duluan yah,, "kataku sambil berjan keluar,,


"iyaa,,, "


Samai di depan ruangan papah aku mengetok pintu, dan suara papah terdengar dan menyuruhku masuk,,


"Sudah selesai pelajaranya, "tanya papah

__ADS_1


"Udah,, "sambil berjalan ke sofa, lalu aku duduk,,


"Ini di periksa semua, dan samakan jawabanya seperti ini, "sambil menyerahkan setumpuk buku dan selembar jawaban dari papah,


Aku hanya mengangguk tanda mengerti, aku langsung memulai memeriksa buku2 ini,


"Papah ada jam mengajar, Dinda kalou sudah selesai jangan pulang dulu, tunggu papah yah, "sambil mengambil tas papah bicara


"Iya pah,,, "


Aku merasakan usapan di kepalaku dan juga suara yang menyuruhku untuk bangun,, berlahan mataku terbuka, dan kulihat papah sedang berdiri di depanku,,tangan papah masih di kepalaku,,


"Dinda,,, ayo bangun, sudah sore kita pulang, "aku langsung bangun dan duduk, "Maaf yah papah ngagetin, Dinda tidurnya nyenyak banget sih, sampai di bangunin ngga bangun2,"aku langsung malu nanget, ni pasti pipi dah merah karena menahan malu,,


"Heemmm,, Dinda ke kamar mandi dulu ya pah, "kataku sambil jalan ke kamar mandi, "iyaa"jawab papah

__ADS_1


Di kamar mandi aku membersihkan mukaku, dan merapikan bajuku yang kusut, juga mengoleskan bedak di pipiku,,


Setelah selesai aku keluar, dan papah sudah bersiap akan pulang, aku langsung mengambil tasku dan kita keluar dari ruangan papah, karena sudah jam 17.30 kampus sudah sepi, tinggal penjaga dan beberapa dosen, aku dan papah langsung menuju mobil,,


Setelah bobil keluar dari kampus, papah mengajaku ke lestoran yang kemarin papah bicarakan,,


"Terserah papah, Dinda ikut aja, "papah pun tersenyum dan menganggukan kepala..


Ahirnya kita sampai di lestoran yang papah maksud, papah membuka jasnya dan melepas lancing bajunya dua buah juga melipat paju lenganya sampai siku, aku yang tak sengaja melihatnya langsung terkaget, papah ternyata sangat gagah dengan setail begini,,


"Napa liatin papah,, papah ganteng yah, "aku langsung tersadar dan malu yang ketahuan sedang menatapnya,, pasti mukaku kaya kepiting rebus ini mahh..


Aku langsung keluar dari mobil, dan saat akan masuk tiba2 papah menggandeng tanganku, dan menggenggamnya sepirti orang yang takut kalou aku akan lari apa pergi,,


Aku merasakan detak jantuku tak beraturan, sangat cepat karena genggaman tangan papah,, aku hanya diam dan mengikuti langkah papah,, sampai di dalam papah baru melepaskan tanganku, papah juga menarikan kursi untuk aku duduki,,

__ADS_1


"papah,,, kenapa sikapmu seperti ini, aku takut jatuh hati padamu, kenapa setiap di dekatmu hatiku slalu berdebar,, "dalam hatiku...


__ADS_2