MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Izin Menengok


__ADS_3

Hendra saat ini sedang menemani Dea memeriksakan kehamilanya.Dea memeriksakan kandunganya di klinik milik Dinda,karena Dea sudah nyaman di kliniknya Dinda,sebenarnya Hendra meminta Dea untuk memeriksakanya di rumah sakit yang bagus,tapi Dea tidak mau .


"Gimana Dok istri dan anak anak Saya,,apa mereka sehat semuanya,,?"tanya Hendra pada Dokter.


"Ibu dan Anak anak Bapa semuanya sehat,dan berat badan nya juga naiknya sangat bagus,,"


Dea memang sangat doyan makan,sedang Hendra makanya belum setabil tapi sudah mulai doyan.Dan sekarang Dea badanya makin besar dan gendut.kalau perutnya juga sudah besar padahal baru 5 bulan.


"Dok,,apa Saya boleh diet,karena saya merasa sudah sangat gemuk,?"


"Ngga usah diet dietan,Mas ngga setuju,,"Hendra langsung melarang Dea untuk Diet.


"Tapi Mas,,Dea udah gemuk banget ini,,"


"Yang namanya orang hamil itu ya pastinya gemuk,harus nurut ngga boleh protes,,"


"Tapi Mas,,Dea takut jadi jelekk,,"


"Ya ampun Yang ,,mana ada kamu jadi jelek ,yang ada kamu jadi makin sexsi dan montok gitu,,Mas justru makin suka lihat kamu,,apa lagi saat polo,,,"Dea langsung menutup mulut Hendra dan matanya sambil melotot,saat Hendra mau mengatakan kaka kata yang bikin malu.


"Masss,,,,malu,,,"kata Dea sedikit pelan tapi memekan bicaranya.karena ada Dokter juga suster yang ada di depanya.Sedang Dokter dan Susternya hanya tersenyum.


"Ngga papa Bu,,,santai aja,,"kata Dokternya melihat Dea dan Hendra.


"Dok bilang sama Istri saya,ngga boleh diet dietan,,"kata Hendra.


"Iya Pak,,gini Bu Dea sebenarnya berat badan ibu ini sudah sangat pas dan ideal dengan kehamilan Ibu yang hamil kembar. karena Ibu sedang hamil anak kembar memang kelihatan jadi sangat gemuk,,tapi sebenarnya Ibu sudah sangat pas,jadi Ibu ngga perlu diet ya,"Hendra pun tersenyum.


"Tapi jika nanti berat badan Ibu makin naik terus dan tidak seimbang dengan kehamilan Ibu,baru ibu bisa diet,tapi juga harus mengikuti peraturan diet dari ahlinya,,"Dea pun mengangguk dan faham.


Setelah selesai pemeriksaan ,Dea dan Hendra langsung pulang ke rumah,karena pemeriksaan Dea ini memang sore hari.


"Mumpung masih di luar ,kamu pengin beli apa Yang,,,?"tanya Hendra pada Dea,karena Dea kalau malam selalu mintanya makan dan ngemil.


"Ngga ah,,Dea lagi ngga pengin makan apa apa,,"


"Yang,,kamu tadi denger kata Dokter kan,berat kamu itu sudah ideal,jadi jangan macem macem mau diet kamu loh Yang,kamu ngga kasian apa sama anak anak kita kalau nanti malam malam kelaparan,,"sedikit keras.

__ADS_1


"Iiihhh,,,ngga usah ngegas kali Mas ngomongnya,orang Dea lagi ngga pengin apa apa kok,,"Dea juga sedikit ngegas bicaranya.


"Maaf,,Mas cuman takut aja kamu masih punya niatan mau diet,,"


"Kamu bagi Mas itu sangat cantik, dan bodo amat dengan pandangan orang tentang kamu,kalau ada yang membicarakan kamu itu gemuk atau apapun itu terserah,karena bagi Mas kamu mau gemuk kaya apa pun tetap kamu istri mas yang sangat cantik,apa lagi kamu sedang hamil anak anak Mas,,cantiknya bertambah kali lipat,,"


"Gombal,,,bilang aja Dea sekarang jelek kaya badut,,,"


"Hahaa,,,mana ada jelek,,udah di bilang kamu itu tambah cantik dan ****si Yang,,"


Mereka di dalam mobil terus saja mengobrol,sampai tak terasa sudah sampai rumah.


"Malam Mah,,,"kata Dea pada Mertuanya yang sedang duduk di ruang tv.


"Malam,,kok baru pulang,dari mana ,?"


"Habis dari Dokter Mah,habis priksa ,"sambil ikut duduk di samping Mamah.Sedang Hendra langsung masuk kamar,katanya sudah ingin mandi.


"Gimana perkembangan cucu cucu Mamah,,"sambil mengusap perut Dea.


"Sehat semuanya Mah,,dan beratnya juga bagus,,"


"Amin,,semoga ya Mah,,"


Setelah mengobrol dengan Mamah mertua ,Dea juga masuk ke kamar untuk bersih bersih,karena seharian ini ikut ke kantor membuat Dea merasa lelah.


"Mas udah mandi,,?"tanya Dea saat sudah masuk ke kamar.


"Sudah,,kamu jangan mandi Yang,lap aja yah,,"


"Tapi Dea gerah Mas,,"


"Ini sudah malam sayang,,"kata Hemdra sambil memakai baju.


"Ya udah,,Dea cuman lap lap aja,,"


Dea lalu masuk ke kamar mandi untuk bersih bersih.Selesai bersih bersih Dea memakai baju yang sudah di siapkan oleh Hendra,tapi Hendra rupanya tidak ada di kamar, saat Dea baru memakai baju Hendra masuk kamar sambil membawa sus**u hangat kusus ibu hamil.Rupanya Hendra ke dapur membuatkan su*su untuk Dea.

__ADS_1


"Ini su*sunya minum dulu,selagi hangat,"sambil meletakan di atas meja.


"Iya Mas,makasih,,"sambil memakai baju Dea menjawab.


Setelah minum su*su sampai habis,Dea langsung naik ke kasur,lalu sambil memijiti kakinya.


"Sinih Mas yang pijit,,"


"Ngga usah Mas,,Mas juga cape,,"


"Mas cape cuman fikiran,tapi kalau badan mah fit dong,,"sambil mengambil kaki Dea lalu di angkat ke paha Hendra.


"Makasih ya Mas,,,"


"Ngga usah terimakasih,kamu cape kan juga gara gara Mas yang ngajakin ikut ke kantor,"Dea hanya tersenyum,memang benar kalau Hendra ngga ngajak ke kantor pasti kaki Dea ngga mingkin pegal.


Lalu Hendra memijit kaki Dea dengan pelan,Dea menikmatinya sambil tiduran,Hendra sesekali mengusapi perut Dea yang sudah besar dan kadang sudah gerak gerak.


"Bulan depan kata Dokter kita sudah bisa lihat jenis kelaminya ya Yang,,"


"Iya Mas,,kenapa emangnya,,?"


"Ngga papa,Mas hanya penasaran aja dengan mereka berdua,laki laki apa perempuan,,"


"Oh,,,Mas penginya Apa,,,?"


"Mas apa aja,yang penting lahiranya mereka berdua sehat dan kamunya juga sehat,,,"


"Amin,,semoga ya Mas,,"


"Yang,,,,"sambil usapan tangan Hendra sudah naik ke atas.


"Hemmmm,,,,apa Mas,,"jawab Dea yang sambil memejamkan mata.


"Boleh ngga Mas jenguk dede,,,?"


"Tapi kalau kamu cape,ngga usah Mas ngga maksa,,,"kata Hendra lagi.

__ADS_1


Kira kira Dea mau ngga yah,,kita lihat besok..


Jangan lupa like,komen dan votenya trimakasih..


__ADS_2