MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Ayam Betutu


__ADS_3

Sampai di Bali Aku dan Suamiku menuju Restoran yang menjual ayam betutu, untungnya sampai Bali masih pukul setengah sembilan, jadi belum terlalu malam.


Ahirnya kita pun menemukan Restoran yang menjual ayam betutu keinginanku, Setelah memesan yang Aku mau, kita pun menunggu.


"Mas,,, pesan hotel dulu gih, biar nanti habis makan kita bisa langsung menuju hotel,,"


"Iya Dek,,, "Suamiku pun membuka hpnya dan memesan lewat aplikasi.


"Mas pesan Hotelnya yang dekat laut yah, biar Dinda besok bangun pagi bisa lihat matahari terbit,,, "lalu Suamiku melihatkan padaku hpnya yang menampilkan hotel hotel yang ada di Bali.


"Coba Adek pilih Hotel yang di suka,,"kata Samiku.


Aku pun memilih yang Hotelnya menurutku sangat bagus.Dan menghadap ke pantai tentunya.


"Bener ya Dek yang ini, "Aku pun mengangguk, "Mas udah pesan kan,, "sambil menunjukan hpNya padaku.


Pesanan kita pun datang,Aku melihat ayam betutu yang di hidangkan pelayan di depanku membuatku ingin segera memakanya.


Setelah pelayan pergi Aku mengambil potongan ayam yang cukup besar dan memakanya.


"Makanya pelan Sayang,, Mas ngga akan memintanya,,, "Sambil mengelap mulutku. Aku hanya tersenyum.


Aku dan Suamiku makan dengan sangat lahap, karena memang masakanya sangat enak, kita tidak salah pilih restoran.


"Udah kenyang belum Dek,, kalau belum Mas. pesankan lagi, "sambil tersenyum melihat ke arahku.


"Cukup Mas,, Dinda sudah kenyang,, trimakasih ya Mas udah nurutin keinginan Dinda,, "sambil Aku mengusap perutku. Lalu Suamiku pergi ke kasir untuk membayar.


"Sekarang kita ke Hotel yuk,, Adek harus istirahat,, "Setelah Suamiku dari kasir untuk membayar.


Lalu Aku bersama Suamiku menuju Hotel yang sudah kita pesan. karena sedikit jauh kita pun naik taxsi.


Setelah sampai di hotel, kita menuju ke kamar setelah Suamiku mengambil kunci pada petugas Hotel. Saat sampai di dalam kamar Aku menuju ranjang dan merebahkan badanku di kasur,, rasanya sangat nyaman.


Mataku pun melihat sekeliling kamar, dan kamar yang Suamiku pilih sangat bagus,,, kamarnya cukup luas, dan saat melihat ke jendela kaca ,kita bisa melihat langsung ke pantai.


"Dek,,, bersih bersih dulu gih,,, biar tidurnya enak,, "kata Suamiku yang duduk di sebelahku yang sedang tiduran.


"Tunggu sebentar lagi ya Mas,,, Dinda ingin tiduran sebentar, "sambil Aku memindahkan kepalaku di pangkuan suamiku.


"Mas,,, besok pagi kita ambil penerbangan yang jam berapa,,? "


"Jam 10 Dek,, "sambil mengusap rambutku.

__ADS_1


"Tapi Dinda pengin lihat matahari terbit Mas,, "sambil Aku memanyunkan bibirku.


"Kalau Adek mau lihat matahari terbit,Adek harus bangun pagi besok,, "


"Siap,,, Dinda mau pasang alaram di hp biar besok bisa bangun pagi,,, "sambil mengatur jam di hpku agar besok tak kesiangan.


"Ya udah,, sekarang Adek cepat bersih bersih dan cepat tidur,biar besok bangun tidur badanya segar,, "Sambil membantuku untuk bangun.


Aku pun bangun dan menuju kamar mandi untuk bersih bersih. Untungnya Suamiku membawa tas punggung yang isinya baju tidurku dan baju untuk besok Aku pulang.


.


.


.


Ayah Doni


Aku sekarang di dalam mobil yang sedang berjalan menuju rumah anaku. tadi sebelum pulang kakek pas bangun jadi Aku bisa berpamitan, dan Dian hanya diam saja, Aku yang melihatnya justru makin suka karena menurutku Dian tak mau di tinggal oleh ku.


Sampai rumah Aku di sambut cucuku dengan Zara, mereka bilang habis makan.


"Kakek,, nanti tidur di kamar Akbar ya kek,, "sambil meminta di gendong cucuku berkata.


"Siap,, nanti Kakek temani Akbar tidur, tapi cium dulu dong kakeknya,, "sambil Aku menunjukan pipi ke cucuku.


Akbar menciumku, dan kita bertiga duduk di sofa sambil nonton tv.


"Pak,,, gimana keadaan kakek,,? "tanya Zara.


"Kakek sudah lebih baik, dan tadi siang oprasinya berjalan lancar,,? "


"Apa Zara boleh jenguk kakek Pak,, sebentar aja, Zara sudah kangen sama Mamah dan kakek Pak,, "Aku yang kasihan mengiya kan, besok saat Akbar sekolah Aku akan mengajak Zara ke rumah sakit.


Jam pun berjalan sangat cepat, dan saat ini Aku sedang di kamar Akbar untuk menemaninya tidur. Setelah di lihat Akbar sudah tertidur pulas,Aku melepaskan pelukanya, lalu Aku selimuti juga. setelah itu Aku keluar dari kamar Akbar.


Sampai di kamar Aku merebah kan badanku di kasur dan sambil memainkan hpku. Aku mengirim pesan pada Dian menanyakan sudah tidur belum.


"Malam Di,, udah tidur belum,, ?"tak berapa lama pesanku di baca dan di balasnya.


"Belum,, "


"Kok belum, ini dah malam loh, apa kakek bangun,,? "

__ADS_1


"Dian Belum ngantuk! kalau kakek sudah tidur dari tadi,, "


"Tidur gih,, besok Zara minta ikut ke rumah sakit, katanya sudah kangen sama Kakek dan kamu,, "


"Emangnya boleh? "


"Ngga papa asal sebentar,,, besok pengin bawain apa,,? "


"Ngga usah di bawain apa apa, asal Mas datang itu sudah cukup,,, "


"Hemmm,,, sepertinya ada yang kangen nih,, "


"Nggakkk,,,! "jawabnya cepat.


"Ya udah,, kalau ngga kangen Saya kesitunya ngga tau kapan,, "


"Ya terserah,,, "Aku pen tersenyum.


"Udah malam,, Saya mau tidur, kamu tidur gih selamat malamm,, "


Pesanku yang terahir tak di balasnya, mungkin Dian kesal dengan candaanku cuman ngga mau nunjukin. Lalu Aku pun tidur karena memang sudah malam.


Saat pagi Aku menemani Akbar sarapan, setelah tadi Akbar menggedor pintuku dan menyuruhku untuk bangun.


Dan sekarang Akbar juga memintaku mengantarkanya sekolah, Aku pun menurutinya, Aku mengantar Akbar sekolah lalu Aku suruh Zara bersiap untuk ke rumah sakit, Aku meminta tolong Mba iis untuk membuatkan makanan untuk ku bawa ke rumah sakit.


Mengantar Akbar pun sudah, sekarang Aku sedang bersiap untuk ke rumah sakit bersama Zara. setelah siap Aku dan Zara menuju rumah sakit, setelah sampai rumah sakit Aku mengajak Zara keruangan kakek.


"Kakeekkk,, "Zara masuk ruangan rawat kakek dan langsung menuju ke kakek.


"Zara,,,,, "kata kakek. dan mereka berdua pun mengobrol dan melepas rindu.


Aku meletakan kotak makan di meja, sedang Dian sepertinya ngga ada.


"Mamah mana Kek kok ngga ada,,? "


"Mamah mu katanya mau ke minimarket tadi keluar,, "Aku yang mendenar Dian sedang keluar ,Aku langsung menyusulnya.


Aku menuju mini market yang ada di depan rumah sakit, tapi minimarketnya sebrang jalan.Sampai depan minimarket Aku sedikit kesal saat mataku melihat Dian yang sedang di goda laki laki. saat ini Dian sedang mengantri di ATM yang ada di depan minimarket. lalu Aku pun mendekatinya.


"Sayang,,, kok lama sih,, "sambil tanganku yang satu merangkul pinggang Dian, Dian yang kaget langsung melihat kearahku dan setelah tau Aku yang datang Dian pun tersenyum.


"Soalnya antri Mas,,, "jawabnya, Aku pun mengangguk, pria yang tadi nggodain Dian pun prgi dan masuk minimarket.

__ADS_1


**Jangan lupa like, komen dan votenya kak,, makaaih...


Untuk ke**


__ADS_2