
Akbar dua hari ngga masuk kuliah karena tanganya masih sakit,Akbar hanya berdiam diri di rumah ,membuatnya jenuh.tapi kalau malam Akbar ada teman ngobrol,Akbar dua malam ini juga selalu telfon Sila.
Sore hari Akbar sedang duduk di taman belakang sambil melihat burung burung milik Papahnya.
Tidak lama Mamah dan Papahnya pulang dari klinik,Akbar langsung memanggilnya.
"Pah,,mobil Abang gimana,,?"tanya Akbar pada Agung yang sedang duduk di sofa.sedang Dinda masuk ke kamar untuk ganti baju.
"Udah di bawa bengkel,tapi kata bengkel jadinya lama Bang,sekitar 10 harian,,"
"Kok lama sih Pah,,?"
"Ya mau gimana lagi,,"
"Trus Abang kuliah nanti gimana,,"
"Bisa naik ojek onlaine apa taxsi onlaine kan,,"
"Ya iya sih Pah,,"
"Gimana luka yang di tangan,,?coba Papah lihat,,"Akbar lalu mendekatkan tanganya pada Agung.
"Udah kering sih Bang,tapi di dalamnya masih basah,jangan terlaku banyak gerak yah,dan minum obatnya,makanya juga harus di jaga,"
"Iya Pah,,Abang tau,,"
Lalu Agung masuk ke kamar dan Akbar juga masuk ke kamarnya sendiri.
Ahirnya setelah satu minggu libur kuliah,Akbar hari ini sudah mulai berangkat kuliah lagi.
"Hai Bar dah sembuh kamu,,?"tanya teman Akbar saat Akbar masuk kelas.
"Sudah,,"Jawab Akbar lalu duduk.
"Udah masuk kamu Bar,dah sembuh kan,,?"Beno yang baru dateng langsung bertanya.
"Sudah ,,Ben Aku pinjam catatan materi seminggu ini dong,,"
"Boleh,,tapi Aku ngga bawa,"
"Nanti Aku mampir ke rumahmu buat ambil yah,"
"Ya udah boleh,nanti kita bareng pulang kerumahku,"Akbar mengangguk.
Sekitar jam dua siang,Akbar ikut pulang ke rumah Beni,Akbar membonjeng motor Bimo,karena mobil Akbar belum jadi dan masih di bengkel.
Sampai rumah Beni,Akbar lalu turun dari motornya dan masuk ke dalam rumah bersama Beni.
__ADS_1
"Bar Ayo ke kamarku aja langsung,,"Akbar menjawab Iya,dan mereka berdua lalu ke kamar Beni.
Beni lalu memberikan laptop miliknya,karena catatan materi ada di laptopnya semua.Lalu Akbar mengirim semua catatan materi ke Email miliknya.
Beni lalu keluar dari kamarnya untuk mengambil minum untuknya dan Akbar.
"Bar ini minum dulu,,"sambil.meletakan segelas es sirup.
"Iya makasih ,,"
Lalu Beni pun tiduran di kasur,dan Akbar masih sibuk mengirim materi ke Emailnya.
Setelah selesai Akbar ikut tiduran di kasur Beni,dan keduanya sambil ngobrol,lama lama mereka berdua tertidur.
Jam setengah 5 Akbar bangun ,lalu melihat ke jam tanganya,saat melihat jam sudah setengah 5 sore Akbar langsung bangun.
"Ben,,Beni,,Aku pulang yah,udah sore nih,"sambil membangunkan Beni.
"Eemmm,,iya,,"jawab Beni sambil mengusap.matanya.
Akbar melihat ke hpnya dan ternyata ada 4 panggilan dari Mamahnya,lalu Akbar mengirim pesan pada Mamahnya mengatakan kalau sedang di rumah Beni untuk mengambil catatan materi kuliah.
Saat Akbar baru keluar dari kamar Beni ,Sila datang dari arah tangga ,Sila baru pulang kerja dan langsung akan ke kamar.
"Kok ada di sini,,?"tanya Sila sambil berjalan ke arah Akbar dan Akbar juga berjalan ke arah Sila.
"Iya,,kamu baru pulang,,?"
"Aku sebenarnya haus,tapi Aku ngga enak minta sama Mba kamu,,"
"Ya udah nanti Aku ambilkan,Aku ke kamar dulu yah ,naro Tas,,"Akbar mengangguk.
Padahal Akbar cuman alasan,karena sudah seminggu ngga ketemu Sila,mereka hanya berkirim pesan kadang juga telfonan aja.
"Ayo kita turun,,"Akbar mengangguk.Keduanya turun ke bawah.
"Papahmu belum pulang,,?"
"Papah ku kalau pulang malam,,"Akbar hanya mengangguk.
"Kamu ke teras belakang aja dulu gih,Aku ambil minum dulu,,"Akbar menjawab Iya,lalu Akbar berjalan ke teras belakang Rumah Sila.
Akbar duduk di saung yang dulu Sila duduki saat pertama Akbar melihatnya.
"Ini minumlah,,"
"Iya makasih,,"Sila duduk di dekat Akbar.
__ADS_1
"Gimana lukanya,apa sudah sembuh,,?"
"Sudah,,ini lihatlah,,"Akbar menujukan lukanya.
Sila memegang tangan Akbar,dan mengusap bekas jahitanya.
"Di giniin masih sakit ngga,,"sambil menekanya dengan jari tangan.
"Ngga sih,cuman linu,,"Sila mengangguk.lalu keduanya saling diam.
Lalu Akbar dengan berani menggenggam tangan Sila,Sila yang kaget langsung melihat ke tanganya lalu melihat ke Akbar.Akbar tersenyum tipis begitu juga Sila.
Karena Sila terlihat senyum dan tidak marah,Akbar lalu mengambil tangan Sila sambil di genggamnya dan di bawanya ke panguan.
"Bentar lagi ada yang gajian nih,jadi ngga yah mau tlaktirnya,,?"
"Jadi,,kalau kamu mau,,"
"Pasti mau lah,,di tlaktir masa di nolak,,"
"Gimana kalau malam minggu besok,,?"
"Boleh,,tapi mobilku belum jadi,kalau pake motor gimana,kamu mau ngga,"
"Mau,,ngga papa lah pake motor juga enak kok,,"
"Kamu ngga malu,,?"
"Ngga lah,,"
Lalu Akbar melihat jam,dan ternyata sudah setengah 6.
"Aku pulang dulu yah,udah sore,,"Sila mengangguk,dan tangan Akbar masih menggenggam tangan Sila.
Mereka lalu masuk ke dalam,dan Sila akan mengantar Akbar sampai depan.
"Tadi kesini naik apa,,?"
"Aku bonceng Beni,,"
"Trus sekarang,,"
"Ya naik taxsi lah,,"
Saat keduanya mau ke arah pintu luar,Beni dari tangga melihat Akbar dengan kakanya,dan melihat Akbar dan Sila bergandengan tangan juga.
"Akbar,,Kaka,,,"Akbar yang mendengar Beni memanggil langsung melepaskan tanganya dari tangan Sila.
__ADS_1
"Bukanya kamu udah bilang mau pulang dari tadi yah,kok masih di sini,,trus sama kaka lagi,kalian pacaran,,,?"
Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih...