MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Saldo Rekening Akbar Membuat Sila Kaget


__ADS_3

Makanan pun datang,lalu mereka makan bersama,keduanya juga sangat menikmatinya.


"Sayang,,coba deh cicipin udang bakarnya,"Sila.menyuapi Akbar dengan udang bakar,Akbar lalu membuka mulutnya.


"Enak kan,,?"Akbar mengangguk.


"Iya enak,,kamu mau cicipin ikanya ngga,,?"


"Nanti aja,Aku mau makan kepitingnya dulu,,"Akbar mengangguk.


Sila lalu memakan daging kepitingnya,tapi sila terlihat kesusahan, Akbar mengambil piring kepitingnya,dengan menggunakan alat untuk menghancurkan cangkangnya Akbar membantu Sila.


"Makanya Aku ngga suka makan kepiting tuh gini,perut kita sudah lapar tapi daging kepiting harus di bukain,,"Sila hanya tersenyum.setelah selesai Akbar memberikan piring kepiting pada Sila.


Keduanya lalu lanjut makan dan masih sambil ngobrol.


Selesai makan Abang membayar ke kasir,setelah itu mereka keluar dan menuju mobil.


"Kenyang ngga,,?"tanya Akbar saat di dalam mobil yang sedang melaju menuju klinik.


"Kenyang,,makasih ya sayang,,"sambil kepala Sila di letakan di pundak Akbar.Akbar tersenyum sambil mengusap kepala Sila.


Sampai di klinik,keduanya turun dan langsung masuk ke dalam ruangan Dinda.


"Ngga pulang,,?"tanya Sila saat Akbar duduk di sofa.


"Ngga,,Aku mau tungguin kamu,"


"Adik adikmu kasihan di rumah,takutnya mereka nyariin,,"


"Nanti Aku kirim pesanpada mereka,"


Akbar mengambil kertas juga pensil di dalam tasnya,sedang Sila sibuk dengan kerjaanya.


Satu jam lamanya mereka sibuk dengan kegiatanya masing masing.Sila lalu melihat ke arah Akbar,Sila melihat Akbar yang sepertinya sedang menggambar,Sila yang penasaran lalu bangun dari duduknya dan mendekati Akbar.


"Kamu lagi nggambar apa,,?"tanya Sila yang berdiri di samping Akbar.


"Oh ini,,sinih duduklah dulu,,"Sila lalu duduk dan Akbar langsung menujukan gambar gambar kartun gitu.


"Bagus ngga,,?"


"Bagus,,ini buat apaan,,kok nggambar kartun gini kaya anak SD aja,,"


"Aku lagi ada pesanan dari jepang lima gambar bentuk monter ,,ini Aku baru bikin coretanya aja,kalau kira kira udah pas nanti Aku masukin ke kompuer untuk di spurnakan,"Sila yang ngga pernah tau tentang itu hanya diam sesaat.

__ADS_1


"Dari kapan suka gambar kaya gini,,?"


"Dah lama,dari SMA.tapi Aku buatnya kalau lagi ada pesanan,,"


"Kalau boleh tau satu gambar di hargain berapa,,?"


"Eemmm,,beda beda sih,kadang kalau sedikit rumit bisa 150 dan kalau biasa aja bisa 50 apa 70 gitu,,"sambil Akbar lanjut gambar.


"150 rbu apa juta,,?"


"Juta,,,"


"Apaa,,,,"Sila teriak kencang karena kaget,sedang Akbar langsung mengusap telinganya.


"Aduh sakit telingaku,,"


"Eehhh,maaf.kamu banyak uang dong,,?"


"Belum banyak,,Aku lagi ngumpulin buat nanti buka usaha setelah lulus kuliah,,"


"Usaha apa,,bukanya kamu mau jadi pengacara,,"


"Ya pengacara mah iya,tapi Aku mau buat usaha gambar kartun gini,jadi Aku nanti penginya nyari orang yang hobi nggambar,lalu suruh buat gambar kartun dan Aku yang jual ke luar negri,,"Sila hanya mengangguk.


"Masih dikit,,"


"Iyaberapa,,di atas1 M apa dibawahnya,?"Akbar sambil tersenyum mendengarnya.


"Iihh,,kenapa tertawa sih,ayo jawab berapa,"


"Kenapa pengin tau,,"


"Biar nanti kalau papahku menghinamu lagi, Aku punya senjata agar tidak lagi menghinamu,,ayo jawab,,"


"Di atasnya,,"


"Di atasnya banyak apa dikit,,"


"Kamu tuh apaan sih,,kenapa terus aja,,"


"Iihh,,buruan jawab ngga,,?"


"Tunggu dulu,Aku tunjukan aja sekalian saldoku yah,,"Akbar lalu membuka hpnya,dan menujukan saldo di rekeningnya.


Sila saat melihat saldo milik Akbar langsung melotot dan menutup mulutnya yang terbuka lebar dengan tanganya.

__ADS_1


"Serius ini saldo rekening milikmu,"


"Ya iya punya ku lah,,"


"Wahhh,,ternyata beondongku kaya yah,"


Pletakkk...


"Aduh sakutt,,"teriak Sila saat keningnya di sentil oleh Akbar.


"'Udah sanah lanjut kerja,,"Sila sambil mukutnya manyun dan mengusap keningnya,lalu jalan menuju meja kerjanya.


Keduanya lalu sibuk dengan kerjaanya masing masing.sekitar jam setengah 5 Sila bersiap untuk pulang,begitu juga denganAkbar merapikan semua gambar dan alat tulisnya.


Keduanya lalu menuju parkiran dan akan pulang.


"Bar,,Mamah sama papah kamu tau tentang kerjaanmu ini,,?"


"Tau,,mereka awalnya yang terus dukung,"


"Tentang saldo tabunganmu tau,,"


"Tau juga,,"


"Terus mereka ngga minta gitu,,"


"Ngga,,ya mereka juga kan kerja Sil,jadi mereka ya punya uang,,orang kuliah Aku aja mereka yang bayarin kok,"


"Masa sih,,"Akbar hanya mengangguk.


"Wah pacarku ternyata kaya,,kalau gitu boleh dong pinjemin buat DP mobil,,"


"Kamu pengin mobil,,"


"Iya lah,,Aku pengin punya mobil,kan buat kerja jadi ngga naik Taxsi apa ojek,Aku kan udah kerja jadi bisa bayar setoranya gitu perbulan,"


Akbar hanya mengangguk dan tersenyum,karena mereka sambil mengobrol,jadi tidak terasa sudah sampai rumah Sila.


"Makasih ya sayang,,Aku turun dulu,nanti hati hati di jalan,jangan ngebut,,"


"Iya,,kamu juga ngga boleh berantem terus sama Papahmu yah,kalau dia sedang bicara kamu dengerin aja,dan jangan ikut bicara yang membuatnya marah,,coba lah kamu lebih sabar dan tahan emosi,,pasti nanti papahmu juga ngga akan marah marah terus,"


"Iya cintaku,,iya sayangku,,dahhhh,,,"Sila pun turun dari mobil Akbar dan Akbar langsung pulang setelah sila masuk ke dalam rumahnya.


Jangan lupalike komen dan votenya,trimakasih...

__ADS_1


__ADS_2