
Sampai di restoran Rizki dan Zara memesan makanan, Rizki memesan ayam bakar serta tahu tempe, kalau Zara paket komplit, ya itu ayam bakar, tahu tempe, sambal dan lalapan.
Rizki rupanya benar benar ngga suka pedas, sambil menunggu pesanan ,mereka berdua sambil mengobrol.
"Za,, Abang serius dengan perasaan Abang buat Kamu, Abang tidak main main dengan perasaan Abang buat Kamu,dan Abang inginya kamu yang akan menjadi istri Abang nantinya, Abang sudah cukup umur dan tidak ingin main main dalam hal cina, jadi kalau suatu hari nanti kamu sudah siap untuk menikah, bilang pada Abang.karena Abang akan menunggumu sampai Kamu siap, "
"Bang,,tapi Zara benar benar minta maaf saat ini Zara belum bisa untuk menerima Abang, jika nanti Abang menunggu Zara terlalu lama,dan Abang ingin segera menikah cari lah wanita lain,karena Zara tidak ingin membuat Abang terlalu lama menunggu, "
"Ngga,, Abang ngga mau, Abang akan menunggu kamu sampai kamu siap Za,, "
"Tapi Bang,, "
"Ngga ada tapi tapian, Abang akan menunggu kamu dan jagain kamu sampai kamu siap untuk jadi istri Abang,, "
"Terserah Abang lah, tapi Zara juga berdoa sih semoga kita berjodoh nantinya,, "Rizki yang mendengar perkataan Zara langsung tersenyum dan langsung menggenggam tangan Zara yang ada di meja.
"Sama ,,Abang juga akan selalu berdoa kalau kamu adalah jodoh Abang nantinya,, "lalu tangan Zara di ciumnya. Zara langsung menriknya karena malu.
Zara sebenarnya juga suka pada Rizki, tapi karena Zara belum bisa melupakan rasa sakitnya saat Bumi menyakitinya dengan berselingkuh, membuat Zara seperti troma. Dan juga karena Zara takut kalau sampai papahnya tau Zara dengan Rizki pacaran, pasyi Papahnya akan sangat tidak suka, dan Zara tidak mau kalau sampai Rizki di pecat gara gara dirinya.
Sebenarnya Zara sangat senang saat Rizki berkata akan menunggunya sampai Zara siap untuk menikah, berarti Rizki benar benar menyukainya, makanya Zara berkata kalau dia juga berdoa semoga Rizki adalah jodohnya ,itu sebenarnya kode pada Rozki bahwa sebenarnya Zara juga suka, ternyata jawaban Rizki pun sama, bahwa Rizki juga berdoa semoga Zara jodohnya nanti.dan itu membuat Zara sangat senang.
Makanan pun datang, mereka berdua makan dengan sangat lahap, karena memang waktunya sudah lewat dari jam makan siang.
Zara sekarang makanya sedikit pelan, karena takut belepotan lagi seperti tadi makan durian. selesai makan Rizki bertanya pada Zara mau ke mana lagi, dan Zara bilang ingin pulang aja,kata Zara sudah cape.
Lalu Rizki pun mengiyakan, selesai makan mereka berdua menuju mobil dan langsung pulang.
"Ngantuk,,? "tanya Rizki pada Zara saat melihat Zara menguap.
"Hemmm,,, "jawab Zara hanya berdehem.
"Tidurlah,, nanti kalau sampai Abang bangunin,, "
__ADS_1
"Tapi nanti Abang ngga ada temen ngobrol,, "
"Ngga papa,, asal ada kamu di samping Abang, Abang sudah cukup senang dan tidak akan ngantuk,, "sambil tersenyum,dan tanganya mengusap kepala Zara.
"Iya lah terserah Abang aja,, "sambil memejamkan matanya.
Rizki sebenarnya juga ngantuk dan butuh teman untuk mengobrol, tapi Rizki juga ngga mau memaksa Zara untuk menemaninya.Zara juga mengantuk karena semalam sampai jam 11 malam belum tidur, karena selalu menunggu telfon apa pesan dari Rizki.
Sekitar satu jam Rizki sampai, mata Rizki sudah sangat merah karena mengantuk, Saat Rizki akan membangunkan Zara, rupanya Zara sudah bangun duluan.
"Sudah sampai ya Bang,,? "sambil mengucek matanya.
"Udah,, ayo turun. Eh tunggu jangan turun dulu, itu iler di lap dulu baru turun,, "kata Rizki sambil membuka pintu mobil.
Zara yang denger kata iler langsung buru buru ngaca, dan ternyata ngga ada, Zara lalu sadar ternyata Rizki mengerjainya.
"Abanggg,,, rese banget sih,, "Zara berteriak kesal, Rizki yang sudah di luar mobil tertawa senang karena telah berhasil mengerjai Zara.
Zara turun dari mobil langsung cemberut, Rizki langsung mengusap kepalanya sambil bilang maaf.
"Bodo ah,, "sambil berjalan masuk ke dalam rumah.
"Sore kek,, "kata Zara saat Kake ada di ruang tamu sedang bermain dengan Aditiya.
"Sore kalian baru pulang, ehh,, Zara tanganya kotor jangan pegang adek dulu, sanah cuci tangan,, "saat Zara mau pegang pipi adeknya.
"iya kakek,, "jawab Zara sambil masuk ke dapur.
"Kek,, saya mau ke kamar juga yah, pengin mandi soalnya udah gerah banget,, "
"Iya,, silakan,, "jawab Kakek, Rizki lalu pergi ke kamarnya.
Di kamar Rizki yang merasa sangat lelah langsung menjatuhkan badanya di kasur, Ruzki tidak jadi mandi tapi langsung tertidur. gimana tidak mengantuk semalaman nyetir, dan baru tidur dua jam sudah di bangunkan untuk sarapan.
__ADS_1
Zara sudah dua kali membangunkan Rizki, tapi Rizki belum juga bangun.Mamah Dian dan Kakek menyuruhnya untuk makan malam, tapi Rizki belum bangun juga. Sampai ahirnya Rizki di tinggal untuk makan malam.
"Za,, kamarnya di kunci ngga,,? "tanya Mamah.
"Ngga sih Mah,, "Zara dan Mamah sedang merapikan meja makan,karena mereka baru selesai makan malam.
"Kenapa kamu ngga bangunin masuk ke dalam aja,,? "
"Ngga enak lah Mah,, "
"Apa Mamah yang harus bangunin,, "
"Ehh,, ngga usah, nanti kalau Rizki merasa laper juga bangun sendiri kok,, "Ayah Doni sambil menggendong Aditiya langsung melarangnya.
"Iya,iyaa,,"sambil tersenyum ke arah Zara, Dian menjawab Ayah.
Kakek masuk ke kamar, begitu juga dengan Mamah dan Ayah, adek yang mau tidur dan Ayah yang baru pulang dari toko,jadi semuanya masuk.
Zara menunggu Rizki bangun sambil nonton Tv. sampai jam 9 malam Rizki belum juga bangun, Zara karena sudah mengantuk sampai ketiduran di sofa.
Sekitar jam 10 Rizki terbangun, lalu Rizki ganti baju, dan cuci muka, Rizki ngga mandi karena sudah malam takut masuk angin.
Saat Rizki keluar dari kamar, Rizki melihat Zara yang sedang meringkuk di atas sofa. Rizki mendekatinya dan ternyata Zara teridur.
Rizki lalu membangunkanya, sambil mengusap tanganya,Zara pun bangun.
"Kamu ngapain tidur di sini Za,,? "
"Zara tuh Nungguin Abang bangun tau,, dari tadi di bangunin suruh makan malam ngga bangun bangun, ih bikin sebel,, "sambil mengucek matanya Zara sedikit ngomel.
"Maaf,, Abang soalnya ngantuk banget, jadi tidurnya kenyenyakan, jangan marah yah,, "sambil menggenggam tangan Zara.
"Iya,, ya udah sekarang ayo Abang makan malam dulu, biar Zara siapkan,, "sambil Zara menarik tangan Rizki untuk ke dapur.
__ADS_1
"Iya calon istri ,,"Zara yang mendengar kata Calon Istri langsung melepaskan tangan Rizki dan berjalan cepat karena merasa malu.
Jangan lupa like, komen dan Votenya, trimakasih...