MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Torik Minta Maaf Secara Langsung


__ADS_3

Esok harinya Tiya ngga boleh sekolah dulu oleh Dinda,tapi Tiya tetap memaksa dan ingin pergi sekolah saja.


"Mah,,Kaka udah baikan,ini udah ngga sakit kok,,"kata Tiya.


"Tapi Mamah takut kamu masih pusing sayang,"


"Kaka udah ngga pusing kok,serius,,kan udah minum obat nya,"sekarang Dinda ada di kamar kembar,dan melihat keadaan Tiya,tapi ternyata kedua putrinya sudah bersiap untuk berangkat ke sekolah.


"Ya udah Mamah izinkan sekolah,tapi kalian pulang sekolah harus langsung pulang,dan ngga boleh lihat pertandingan basket atau yang lainya,ngerti,,"


"Iya Mah,kita akan langsung pulang,"


"Ya udah ayo kita turun dan sarapan,"


Ketiganya lalu turun kebawah bersama,dan langsung menuju meja makan.


"Loh Kaka mau sekolah,emangnya udah sembuh,?"


"Udah kok Pah,Kaka dah sembuh,"sambil duduk.


"Tapi keningnya kan masih biru gitu,,"


"Tapi Kaka dah ngga pusing Pah,hari ini ada ulangan soalnya,,"


"Biar saja Pah,Mamah tadi dah bilangin,tapi Kaka maunya sekolah,"


"Ya udah kalau mau sekolah,sekarang sarapan dulu,,"


Mereka berempat sarapan bersama,"Pah,,Kaka kan sudah ngga sakit,nanti sore Adik pindah ke kamar sendiri yah,"


"Iya,,nanti Papah bantu,,"


Selesai sarapan kembar lalu berangkat ke sekolah di antar Supir.


Tiya melihat ke hpnya,dan melihat ada pesan masuk,ternyata dari Zee.


"Tiya,,Kamu masuk sekolah ngga,apa masih sakit,,?"


"Aku dah sembuh,ini lagi berangkat ke sekolah,"Tiya membalas pesan Zee.


Setelah itu Zee ngga lagi kirim pesan,sampai di sekolahan Tiya dan Iza masuk ke sekolah.


Sampai kelas Zee langsung bertanya ke arah Tiya.


"Tiya,,Bener kamu udah sembuh,"


"Udah,,ini tinggal biru saja kok,udah ngga pusing lagi,"


"Sukur lah,soalnya hari ini kan ulangan,"


Tidak lama guru pun datang,dan langsung memberi soal ulangan,semua mengerjakan ulangan dengan tenang.

__ADS_1


Jam istirahat,Iza mengajak Tiya ke kantin ,tapi Tiya ngga mau,Tiya hanya menitip belikan makanan,ahirnya Iza dan Zee pergi berdua.


Sampai di kantin Zee dan Iza memesan somay dan minumannya,saat mau mencari tempat duduk,Iwan memanggil Zee.


"Zee,,kesini,,"Zee yang mendengar Iwan memanggil lalu menengok.


"Iza kita duduk di sana yah,"


"Terserah kamu aja,,"


"Ya udah yuk,,"


Keduanya berjalan mendekat ke Iwan,dan Iwan tidak sendiri,dia ada satu temanya cowok.


"Duduklah,"kata Iwan.


"Iya,makasih,,"


Lalu ada yang datang lagi dua cowok ke meja Iwan ,ternyata Torik dan temanya.Torik melihat ke Iza sambil tersenyum.


"Kamu yang kemarin kena bola,?"Iza menggeleng.


"Bukan Dia orangnya Kak,tapi Kaka nya dia,"kata Zee.Zee sudah kenal dengan Torik juga temen Torik lainya,karena Iwan sering ngajak main bareng mereka.


"Mereka kembar Rik,"Kata Iwan.Torik mengangguk.


"Kalian kembar identik yah,?"satu teman Iwan bertanya pada Iza,Iza mengangguk,Iza sedikit grogi rupanya,karena ada Torik.


"Tumben kamu mau gabung sama kita,biasanya kamu sama kakakmu ngga mau gabung orangnya,?"


"Jadi Ini yang Iza dan yang kena bola kemarin Tiya yah,"Zee menjawab Iya.


Torik dari tadi hanya mendengarkan nya saja,tapi Torik mengerti,Torik sudah sering dengar tentang mereka,Si kembar yang pintar dan juga cantik,karena teman teman sekelasnya banyak yang membicarakan nya.


Iza sedikit melirik pada Torik,karena dia selalu diam dan sibuk dengan hpnya.


Dan tidak sengaja pas Iza melirik Torik juga pas melihat ke arahnya,mata mereka pun bertemu.


"Ada apa,,,?"tanya Torik.Iza langsung menggeleng dan menunduk malu.


Torik orangnya cuek tapi baik,dan ngga suka banyak ngobrol.Torik sebenarnya mengakui kalau Iza tuh cantik dan enak di pandang,cuman Torik orangnya ngga ke kepo.


Zee dan Iza sudah selesai Makan,saat mereka mau bangun Torik bertanya dulu.


" Kaka mu sekolah ngga,,?"


"Sekolah,dia ada di kelas,,"jawab Iza pelan.


"Bilang padanya yah,Wa ku tolong di balas,"Iza hanya mengangguk.


Lalu keduanya pergi ke kelas tapi sebelum pergi Iza mengambil somay buat Tiya dulu,"Zee kok kak Torik punya no WA nya kak Tiya,?" sambil keduanya jalan menuju kelas.

__ADS_1


"Kemarin Kak Torik minta padaku,katanya dia mau minta maaf tentang kejadian bola,ya Aku kasih lah,"


"Oh gitu,,"Zee mengangguk.


Sampai kelas Iza memberikan somaynya pada Tiya,dan Iza langsung bertanya.


"Kak,,tadi Adik ketemu kak Torik,dia titip pesan buat kaka,katanya WA nya suruh di jawab,"Tiya hanya sibuk memakan Somay.


"Kak,,kamu denger ngga sih,"Iza bicaranya cukup keras,karena Iza merasa di cuekin.


"Apa sih Dek,Kaka ngga tuli tau,"


"Ya makanya jawab,"


"Udah lah Dek ngga penting itu,"Iza hanya membuang nafasnya.


Waktu pulang sekolah pun tiba,Tiya dan Iza juga Zee berjalan menuju parkiran,saat mau sampai,ternyata ada Torik yang sedang berdiri.


"Aku mau bicara padamu ,sebentar saja,"kata Torik langsung jentel kehadapan Tiya.sedang Iza dan Zee sedikit menyingkir.


"Ada apa,,?"kata Tiya dengan juteknya.


"Ya Tuhan Tiya kenapa jutek gitu sih,"kata Zee pelan pada Iza.


"Iya tau ih,,"Jawab Iza.


"Kenapa WA ku ngga di balas,kamu marah padaku,?"


"Ngga,Aku ngga marah,,ini kan musibah,kamu ngga sengaja kan,?"


"Terus kenapa kamu ngga balas pesanku,"


"Ngga papa,malas aja ,ngga penting soalnya,"


"Ya Tuhan,,katamu ngga penting,Aku tuh serius minta maaf loh yah,Aku sampai kepikiran karena takut kamu kenapa kenapa,"


"Ya udah kan,kamu udah lihat Aku ngga kenapa kenapa,Aku baik baik saja,jadi kamu ngga perlu kuatirin Aku,soal maaf Aku terima maaf kamu,karena kamu juga ngga sengaja melakukanya,"Tiya lalu berjalan menuju mobilnya.


Zee dan Iza merasa ngga enak pada Torik,lalu mendekatinya.


"Kak maafin Kakakku yah,memang dia orangnya gitu,ke cowok jutek banget,"Iza yang berkata,Torik hanya mengangguk.


Iza dan Zee pun pergi,sedang Torik melihat kearah Tiya yang masuk ke dalam mobil.


"Cantik dan sangat menarik,kamu membuatku penasaran,sejutek apa sih kamu ,Aku jadi penasaran ,"kata hati Torik berkata.


"Kak,kenapa sih Kaka kok tadi jutek gitu sama Kak Torik,ngga baik tau ngga sih kak,"saat ini mereka sudah ada di dalam mobil yang melaju untuk pulang.


"Jutek gimana sih Dek,menurut Kaka biasa aja kok,"


"Biasa apanya sih kak,Kaka kan di WA,kenapa ngga di balas,tinggal di balas kan enak,jadi orang ngga kepikiran,"

__ADS_1


"Kok kamu jadi peduli sama dia sih Dek,kita masih sekolah ya Dek jangan terlalu dekat dekat dengan Cowo takutnya ganggu kita belajar nanti,kamu masih pengin jadi Dokter kan,jadi harus serius belajar,jangan kecewakan Mamah dan Papah,"Iza hanya memanyunkan bibirnya.


Jangan lupa like,komen dan vote nya,trimakasih..


__ADS_2