MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Minuman Coklat Hangat


__ADS_3

Hendra lalu dengan lembut juga pelan melakukan tugasnya, Hendra ahirnya buka puasa setelah menunggu 2 bulan kurang berapa hari.


"Massss,,, "kata Dea saat Hendra terus saja bergerak di atas tubuhnya.


"Uuhhh,,, iyaa,, sayangg,, ini sangat enakkk,, "


"Aaahhhh,,, aaahhh,, "suara Dea setiap Hendra menusukan senjatanya ke dalam.


"Sayangg,, Mas udah mau keluar,, tahan yah,, "


"Mas,, jangan keluarin di dalam, Dea bellum KB,,, "


"Yah ngga enak dong Yang,, "Hendra lalu berhenti bergerak.


"Ya mau gimana lagi,, orang kembar masih kecil dan perut Dea juga jaitanya baru, ya kita harus jaga jaga lah mas,, takutnya Dea halil lagi kan bahaya, "Hendra Diam saja.


"Mau lanjut apa tidak ini Mas,, kok diam aja,? "


"Lanjut lah Yang,, udah nanggung begini,, "


"Tapi di luar ya Mas buangnya,, "


"Iyaaa,, "Hendra lalu bergerak lagi.


Setelah itu Hendra bergerak dengan sedikit cepat.


"Yanggg,, tahan Yanggg,,Mas mau ke luar,, "


"Aahh,, Mass,, aahhh,,,, "


"Aaaaahhhhhhhgggh,,,, "Henra mencabutnya dan langsung keluarlah lahar miliknya di atas perut Dea.


Setelah keluar semuanya, Hendra langsung ambruk di samping badan Dea.


"Makasih sayanggg,,, "dengan nafas yang masih ngos ngosan.


"Hemmmm,, "jawab Dea hanya deheman, rupanya Dea merasakan sakit di bekas jahitanya, cuman Dea ngga mau bilang.


Lalu Hendra bangun dan mengambil tisu untuk mengelap perut Dea.


"Yang,, besok kan kamu mau ke Dokter, sekalian KB yah,, "

__ADS_1


"Iya,,, "


"Kamu kenapa Yang,, apa ada yang sakut,, "


"Ngga kok Mas,Dea hanya lemas,, "


"Kalau ada yang sakit bilang yah,, "


"Iya Mas,,, "


Lalu Hendra setelah mengelap perut Dea ,Henda menuju kamar mandi untuk bersih bersih.


Sedang di ruang Tv Rizki mengajari Zara mengerjakan PR Matematika yang cukup sulit.


"Za,, ini Abang sudah bikin contohnya, kamu tinggal ngikutin seperti itu yah,, "


"Kenapa contohnya sih Bang, kenapa ngga sekalian kerjain kaya soalnya,, "


"Kalau Abang ngerjain kaya soalnya, enak kamu ngga ngerjain lagi, itu mah tinggal nyalin,, "Zara tersenyum sambil menganggukan kepalanya.


"Enak aja,, ngga boleh yah,, nanti kamu ngga puntar kalau begitu,, "


"Ya ngga papa Zara ngga pintar juga, yang penting calon suami Zara itu orangnya sudah pintar iya kan,, kan,,,, "sambil alis Zara turun naik.


"Ehhh,,, ngga,, belum,, belumm,, Zara belum mau pacaran, kalau bisa Zara nanti maunya langsung nikah aja, jadi pacaran halal kan enak dan bebas mau ngapa ngapain juga, "


"Wah,, sepertinya ngode ini,, ok Abang nanti langsung ngelamar kamu jadi istri Abang aja,biar jadi mau ngapa ngapain enak,, "sambil tersenyum mesum.


"Ihh,, kok kita jadi bahas ke situ sih Bang, kita kan lagi ngerjain PR,, udah ah ngga usah lanjutin obrolan ini lagi,, "


"Tapi Abang suka ngobrolinya,, kita jadi,, "


"Setop,, kalau Abang lanjutin, Zara akan masuk kamar nih yah,, "Rizki belum selesai bicara langsung di putus.


"Ok,, ok,, Abang ngga lanjutin, tapi jangan masuk kamar dulu yah,, kerjain PRnya di sini aja,, "Rizki rakut dengan ancaman Zara. Zara pun tersenyum melihat Rizki yang takut dengan ancamanya.


Lalu Rizki lanjut mengajari Zara PR matematikanya, setelah tinggal satu soal Rizki menyuruh Zara bikin minuman hangat untuknya, katanya biar semangat.


"Zara ngga bisa Bang,, Zara nyuruh mba yah yang bikinin,, "


"Ngga boleh,, Abang maunya buatan kamu, masa Abang dari tadi bantuin ngerjain PR kamu, kamu ngga kasih Abang minuman gitu, kan haus Abang,, "

__ADS_1


"Air putih aja ya Bang,, "


"Ngga mau, kalau itu Abang bisa ambil sendiri, Abang pengin munuman coklat hangat,, "


"Zara ngga bisa Bangg,, jangan yang aneh aneh gitu napa sih,, "


"Ya ampun bikin coklat hangat aja ngga bisa,, "Zara mengangguk. Rizki tepuk jidat langsung.


"Ya udah ayo Abang ajari, kita ke dapur sekarang,, "Zara pun menurut, lalu mendorong kursi roda Rizki menuju dapur.


Sampai di dapur Zara hanya bertanya pada mba untuk menujukan coklat yang suka di sedu untuk minuman coklat hangat.


Setelah Mba menujukanya Zara lalu di ajari Rizki gimana cara bikin minuman coklat hangat. Zara mendengarkan semua arahan yang Rizki ajarkan.


"Ahirnya jadi juga, minuman pertama yang Zara bikin selama ini belum pernah Zara membuatnya, "


"Gimana,, susah ngga,,? "


"Ngga,, gampang banget,, ini Zara kasih buat Abang,, makasih ya Bang relah mengajari Zara, ahirnya Zara jadi tau gimana caranya bikin minuman coklat hangat,, "Rizki mengambil gelas yang di acungkan oleh Zara.


"Coba Bang,, rasanya gimana,, enak ngga,,? "


"Abang coba dulu yah,, "Lalu Rizki mencoba meminumnya, dan Rizki tersenyum setelahnya.


"Sangat enak,, apa lagi minumanya ini yang buat calon istri,, sangat nikmat jadinya,, "


"Hemmm,, gombal aja terusss,,, "sambil Zara berjalan mau pergi.


"Ehh,, Abang kok di tinggal, ini yang dorong kursi roda siapaa,,? "


"Heheee,, Zara lupa,, "Zara lalu mendorong lagi kursi rodanya menuju ruang TV lagi, karena PR Zara belum selesai.


"Lanjutin yaBang,, ini tinggal satu,, "


"Ya udah ayo kita lanjut,, "


Lalu Rizki mengajari lagi, dan soal yang terahir ini memang yang paling sulit, Dan Rizki juga sedikit kesulitan, Zara dan Rizki sampai menghitung bersama juga sering salah aja.


Rizki lalu menyuruh Zara menulis rumusnya lagi, dan Rizki sambil membuka hpnya untuk mencari jawaban.


"Kalian sedang ngapain,,,? "

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih...


__ADS_2