
Jam 7 Torik akan berangkat ke ulang tahun si kembar,Torik lalu keluar dari kamarnya.
"Mah,,Pah,,Torik berangkat dulu yah,"sambil mencium kedua tangan orang tuanya.
"Kamu mau ke ulang tahun kembar,,?"tanya mamah.
"Iya Mah,,"
"Hati hati di jalan yah,,"Torik mengangguk.
"Mau pakai motor apa mobil,?"tanya Aldo.
"Motor Pah,,"
"Hati hati,jangan ngebut,,"
"Siap,,,"
Torik pun berangkat sambil membawa motor besarnya,kado untuk kembar karena bungkusnya kecil jadi Torik bisa di taro di tas kecilnya yang dia gendong di dadanya.
Torik membawa motornya dengan kecepatan sedang,saat sudah setengah perjalanan,tiba tiba dari arah yang berlawanan ada truk yang oleng,dan ahirnya Truk itu ke luar jalur.
Truk itu menabrak pengendara motor juga mobil,dan Torik salah satu motor yang tertabrak.
Torik terpental dari motornya,dan terlempar ke mobil.
"Mah,,anak Aldo,,dia kecelakaan saat mau ke sini,"
"Apa Pah,,ya Tuhan,,apa parah,,?"
"Aldo belum tau seberapa parahnya,karena anaknya masih ada di UGD,"
"Mah,,apa kita akan bilang ke kembar,?Dinda diam sambil berfikir.
"Sepertinya kita harus bilang sih Pah,"
__ADS_1
"Kita ke kamar mereka sekarang,"Dinda mengangguk lalu naik ke atas.
Dinda lalu mengetuk kamar Tiya dan Iza,keduanya lalu keluar.
"Ada apa Mah Pah,,?"Tanya keduanya.
"Eemm,,ini tadi Papah telfon om Aldo,dan om Aldo bilang kalau anaknya Torik kecelakaan saat perjalanan mau ke sini ,"Iza dan Tiya saling pandang dan sama sama kaget mendengarnya.
"Mamah sama Papah mau ke rumah sakit,apa kalian mau ikut,,?"
"Ikut,,"keduanya kompak.
Agung dan Dinda juga kembar lalu turun bersama dan menuju mobil,Iza lebih ngga bisa tenang,Iza terlihat takut dan gelisah,sedang Tiya walau di hatinya merasa takut tapi Tiya bisa terlihat tenang.
Sampai di rumah sakit Semuanya menuju ruang UGD,dan terlihat Aldo dengan istrinya.
"Gimana keadaan Torik,,?"tanya Agung.
"Dokter belum keluar,"
Pas kecelakaan Torik terpental ke mobil dan kedua lutut nya yang pertama menghantam mobil.
Semua yang mendengar sangat sedih,apa lagi Torik jadi ngga bisa bermain basket lagi.
Mamah Torik langsung menangis,mendengar anaknya mengalami keretakan pada lututnya.
"Apa retaknya parah Dok,?"
"Cukup parah,dan harus di operasi segera,"
"Lakukan yang terbaik buat anak saya Dok,jika operasi bisa membuatnya sembuh,"
"Kalau begitu silakan bapa tandatangan untuk persetujuan operasinya,"
"Baik Dok saya akan tandatangan,"
__ADS_1
Aldo lalu mengikuti suster,dan Dokter mempersiapkan untuk operasi.
Satu jam kemudian Torik di bawa ke ruang oprasi,semua menunggu di luar.
Agung dan Dinda melihat jam yang sudah pukul 12 malam,Agung mendekati Aldo.
"Maaf Al saya mau pamit pulang,maaf ngga bisa menemani sampai selesai oprasi,ini sudah malam kasihan anak anak,karena oprasi seperti ini akan sangat lama,besok kita akan kesini lagi ,saya dan keluarga akan mendoakan agar oprasi berjalan dengan lancar,"
"Iya ngga papa Pak,makasih karena sudah datang,dan makasih doanya,"
Dinda dan kembar berpamitan pada istri Aldo,setelah itu mereka pun pulang.
Di mobil Iza banyak bertanya tentang efek oprasi yang di jalani Torik sekarang.
"Ya Torik ngga bisa lagi main Basket,karena tulang lutut kan itu kan sangat penting,karena Torik sudah di oprasi begini jadi tulang lututnya ngga sekuat sebelum kecelakaan,"kata Agung saat Iza bertanya.
"Kasihan banget sih kak Torik,padahal dia itu ketua tim loh Pah,dan dia sangat pintar,pasti nanti kak Torik akan sangat sedih,"
"Ya mau gimana lagi,mungkin Tuhan punya rencana yang indah buat Torik dengan kejadian ini,kita hanya bisa mendoakan saja kan,,"Semuanya menjawab iya.
Sampai rumah semua masuk kamar masing masing,Tiya di kamarnya belum bisa tidur,padahal hari sangat capek,Tiya rupanya memikirkan Torik.
"Kasian banget dia,pasti akan sedih kalau ngga bisa main basket lagi,"
Lama lama mata Tiya pun terpejam dan tidur,Esok paginya Kembar bangun kesiangan,jam 10 pagi baru bangun.
Tiya dan Iza turun ke bawah dan mencari orang tuanya.
"Mba,,mamah sama Papah kemana,?"
"Ibu sama Bapa pergi ke rumah sakit non,tadi saat sedang sarapan ada teman bapa yang telfon ,katanya anak teman bapa ada yang meninggal,jadi,,"
"Apa,,,Meninggal,,anak teman Papah,,"kata Kembar barengan.
***Maaf dikit,Lagi repot pagi ini,,
__ADS_1
Jangan lupa like,komen dan votenya, trimakasih***...