MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Zara Ahirnya Tau Tentang Bumi


__ADS_3

Hari berlalu, sudah 1 bulan ini dari semenjak Rizki pulang ke jakarta, hari hari Zara tidak ada yang sepesial, hanya sibuk belajar dan belajar.


Beda dengan Bumi, Bumi selalu menghindari Zara kalau bertemu,Bumi tidak ingin perasaan cintanya makin menyiksanya karena sering bertemu Zara, seperti hari libur ini, Mamah mengajak Zara untuk pergi ke mall ,rencana Mamah mau berbelanja, sedangkan Bumi yang juga di ajak Mamah menolak untuk ikut,karena tidak ingin bertemu Zara.


"Adek kenapa ngga mau ikut,?"tanya Mamah pada Bumi.


"Adek mau ke toko buku Mah,, "


"Kan bisa cari bukunya di mall, jadi kita bisa pergi bersama,, "


"Ngga ah, Adek malas pergi ke mall, terlalu ramai, Adek mau cari di toko buku langganan Adek aja,, "


"Ya udah kalau ngga mau ikut, Mamah pergi dulu yah, Zara udah nunggu di loby soalnya, "Bumi hanya menjawab iya.


Mamah lalu keluar dari apartemenya dan naik lif menuju loby, sampai di loby Mamah langsung bertemu Zara.


"Maaf ya sayang nunggu lama,"


"Ngga kok Tan,"sambil cipika cipiki.

__ADS_1


"Ya udah ayo berangkat,, "Zara menjawab Iya dan mereka berdua langsung menuju mobil.


"Tadi Bumi Tante ajak, tapi katanya ngga mau, padahal kalau dia ikut bisa bantuin kita bawa barang belanjaan nanti,, "kata Mamah saat ada di dalam mobil yang sudah melaju.


"Mungkin kak Bumi sudah tau kalau mau di manfaatkan Tante, hehee,, "jawab Zara sambil senyum.


"Iya mukin kali ya Za,, soalnya Bumi tuh kalau Tante bilang mau belanja suka ngga mau ikut, tapi kalau tante bilang mau jalan jalan ke mall baru Bumi mau,, "Zara hanya tersenyum.


"Za, kamu sama Rizki hubunganya sudah sejauh mana,itu kalau tante boleh tau sih,, "


"Zara sama Abang sih komitmen mau serius, dan kalau di tanya hubungan kita sudah sejauh mananya, Zara aja belum tau ,karena Zara ingin menyelesaikan kuliah dulu Tan, "


"Ngga papa Tan, Abang walau tua tetap ganteng kok,, "Mamah mendengar jawaban Zara pun tersenyum dan Zara juga ikut tersenyum.


"Abang sangat beruntung yah punya pacar seperti kamu, Tante doain semoga hubungan kalian langgeng sampai nanti menikah, soalnya Tante sudah cocok sama kamu Za,, "


"Amin,,,makasih Tan,, "


"Tapi keberuntungan Abang beda dengan adeknya si Bumi, "

__ADS_1


"Emangnya kak Bumi ngga beruntung gimana Tan maksudnya,, "


"Iya dari soal pacar dan kesehatanya, Bumi tidak seberuntung Abangnya,, "Zara yang tidak mengerti dengan perkataan Mamah hanya diam menunggu Mamah berkata lagi.


"Ini memang salah Tante yang selalu sibuk kerja, dan membiarkan kedua anak tante hidup tanpa pengawasan tante, Abang sebagai kaka dia sangat memanjakan adeknya, dan sampai adeknya minta apapun di belikanya juga di kasihnya kalau Abang ada, karena Abang sangat menyayangi adek.tapi Adek rupanya terjerumus ke pergaulan yang cukup tidak baik di lingkungan sekolahnya, adek suka merokok dan minuman keras, bahkan suka main taruhan, Tante baru tau saat Adek tiba tiba terkena serangan jantung, Tante yang sedang bekerja di Bali langsung ke jakarta, untuk melihat keadaan adek, ternyata Dokter memfonis kalau jantung adek ada masalah, dan harus di oprasi, Tante saat itu sangat bingung dan takut, begitu juga dengan abang yang ikut takut, lalu Tante memutuskan untuk membawa Adek ke Amerika untuk oprasi di sana, dan Tante juga minta pada kantor tempat Tante kerja untuk memindahkan Tante di kantor cabang yang di Amerika, "Zara pun mendengarkan setiap perkataan Mamah.


"Tante juga menyita hp adek karena isinya hanya tentang taruhan saja, pernah sekali adek meminta hpnya pada Tante, tapi Tante ngga kasih, karena Tante takut kalau Adek macam macam lagi, karena saat itu adek baru saja selesai oprasi,,adek bilang ingin menelfon seorang teman perempuanya, katanya Adek ingin menjelaskan sesuatu, tapi Tante tetap ngga kasih, karena Tante benar benar takut,, "


"Kalau boleh Zara tau Kak Bumi suka taruhan apa ya Tan,, "


"Taruhanya itu sangat tidak masuk akal Za, Adek dan teman temanya taruhan untuk menembak cewe, kalau di terima jadi pacarnya itu dia yang menang, dan adek juga pernah di tendang di bagian buah salaknya, itu mengakibatkan buah salak adek bengkak, dan untungnya tidak fatal, dan temanya bilang buah salak adek di tendang ceweknya yang tau kalau adek selingkuh, padahal adek sedang taruhan dengan teman temanya,, "Zara yang mendengar cerita Mamah diam seketika.


"Tapi sekarang Adek sudah sembuh kok, cuman masih suka minum obat jantungnya kalau tiba tiba adek merasakan sakit aja, jadi Tante dan Abang ngga begitu takut lagi, makanya Tante ngga mau pulang ke jakarta karena takut Adek bertemu dengan teman temanya yang tidak baik itu lagi,, "


"Maaf ya Za, Tante jadi curhat, kamu pasti merasa bosan yah,, "


"Ngga kok Tan, Zara malah seneng jadi teman ngobrol Tante,, "sambil tersenyum tipis Zara berkata, rupanya Zara merasakan sakit juga saat mendengar apa yang terjadi pada Bumi.


Ahirnya mereka sampai di mall, dan Mamah langsung mengajak Zara untuk berbelanja, Zara hanya jadi pengikut Mamah sambil mendorong troli, sedang Mamah sibuk memilih.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih...


__ADS_2