
Rizki tersenyum saat Zara kaget memegang miliknya,dan Zara bilang miliknya gede.
"Masa sih,,gede ,ini yang bikin enak loh Yang,"tangan Zara masih hanya menggenggamnya.
"Sayang,,tanganmu coba gerakin seperti ini yah,ayo terus ,,iya gitu,,"Rizki mengajarkan Zara agar tanganya bergerak keatas dan ke bawah,Zara pun menurut.
"Sayang,,jangan kenceng kenceng santai aja gerakinya,biar enak,,"
"Zara lama lama gemes Bang,malah pengin Zara gigit rasanya,,"
"Gigit aja ngga papa,,mau coba,?"
"Ngga ah,,nanti Abang kesakitan lagi,"
"Ya gigitnya yang benar biar enak,,coba yah,"Rizki langsung bangun dan berdiri,sedang Zara duduk di pinggir kasur.
"Coba buka mulutnya,,"Zara menurut aja.
Rizki lalu memasukanya,dengan pelan Zara pun menggigitnya,Rizki sedikit kesakitan.
"Sayang sudah yah jangan di gigit lagi,udah sakit,sekarang diamlah Abang akan gerakan,"Rizki lalu mengerakanya,Zara yang baru merasakan seperti ini antara geli,jiji dan aneh.bedang dengan Rizki,dia mah sudah merem melek.mulut Rizki sudah terdengar rinti*han kenikmatan.
"Sayang coba kamu jilat*in seperti kamu makan eskrim ,,"Zara lalu melakukanya.
Mulut Rizki sudah tidak bisa diam,mulutnya keluarin suara terus.
"Sekarang mut ininya seperti kamu makan permen lolipop,,"mengarahkan gundulnya.
Zara pun memainkanya dengan cukup lama,dari kaya makan es krim,makan permen lolipop, di gigit dan memainkanya di mulut.
__ADS_1
Rizki benar benar mengajari Zara bagai mana bermain dengan miliknya itu.Rizki lalu menyudahinya,sekarang Rizki menyuruh Zara tiduran.
Rizki lalu menarik kain segitiga yang masih menempel di badan Zara,Rizki membukanya,saat kain itu terlepas Rizki tersenyum senang,Zara yang malu langsung menutupinya dengan tanganya.
"Kenapa di tutup gitu,,"
"Malu,,,"jawab Zara pelan.
"Ngga usah malu,,lepas,,"Rizki menyingkirkan tangan Zara.
Rupanya Zara sudah basah,Zara ternyata tipikal yang cepet basah.
"Sayang kamu sudah basah,"saat Rizki mengusap milik Zara,Zara langsung merasa malu.Zara langsung menutup wajahnya dengan bantal.
Rizki tersenyum saat melihat tanganya basah saat mengusapnya,jari Rizki ngga tinggal diam,jarinya bermain di sana sampai Zara kelojotan seperti cacing kepanasan,dan mulutnya menggigit bantal agar tidak mengeluarkan suara,apa lagi saat lidah Rizki sudah bermain di sana.
Rizki sangat menikmati dan menyukainya,sampai bermain di sana cukup lama,sedang Zara yang merasakan nikmat,tiba tiba dari mulutnya berteriak sambil di tahan,rupanya Zara baru saja merasakan kenikmatan .
Sedang Rizki sibuk membersihkan air yang mengalir,setelah bersih Rizki lalu bangun dan melihat Zara yang seperti menahan sakit.
"Sayang,,,kamu kenapa,apa ada yang sakit,,?"Zara menggeleng.
"Tapi kamu seperti kesakitan,,"
"Ngga kok Bang,Zara hanya lemas,,"
"Kita ngga usah lanjut ,kita istirahat aja yah,"Rizki lalu menarik slimut untuk menutupi badan Zara.
"Kenapa ngga di lanjut,,?"
__ADS_1
"Abang ngga tega lihat kamu seperti kesakitan gitu,,"
"Zara ngga sakit kok Bang,,di lanjut aja,"sambil memegang tangan Rizki.
"Kita masih banyak waktu kok,besok pagi apa besok sore dan seterusnya kita bebas melakukanya,sekarang istirahat aja yah,,"Rizki lalu memakai kolo*rnya.setelah itu ikut tiduran di samping Zara.
Mereka lalu berpelukan,ahirnya Zara tertidur,karena merasa lemas dan sakit juga punggingnya.
Pagi harinya Rizki bangun duluan,karena semalam sebenernya Rizki tuh sudah kepengin banget,tapi melihat Zara seperti kesakitan Rizki memutuskan tidak melanjutkanya,padahal kepala bawah miliknya sudah kedutan ngga karuan.
Rizki melihat Zara tertidur dengan nyenyaknya di pelukanya.lalu Rizki mengusap wajahnya Zara dengan sayang.
Zara lalu bergerak badanya,dan jadi terlentang,Zara masih polos hanya di tutupi selimut,Rizki lalu mengangkat selimutnya sedikit dan terlihat badan Zara yang sangat mulus,putih dan berisi ada di depan matanya.
Kepala Rizki atas bawah sudah kedutan dan sambil geleng geleng kepala bingung mau gimana,masa orang tidur mau di garap.
Ahirnya otak dan badan tidak bisa di ajak kompromi,otak berfikir untuk menahanya,tapi tangan Rizki tidak mau ,tangan Rizki sudah ada di dada Zara.tangan Rizki memainkan di daging kecil ujung Dada Zara ,Rizki memainkanya dengan jarinya,sampai Zara merasa kegelian.karena badanya bergerak gerak.
Lalu Rizki mengangkat selimut yang menutupi badan Zara,da. Rizki langsung mengungkung badan Zara.
Rizki memainkan dada Zara,sedang celana Rizki di lepasnya,lalu di gesekan dengan milik Zara.Zara ahirnya bangun karena merasakan geli tapi nikmat.
"Abanggg,,,"
"Iya sayang,,Abang sudah tidak bisa menahanya,Abang akan melakukanya sekarang,,,"
**Jangan lupa like komen dan votenya,trimakasih...
Terimakasih yang kemarin sudah komen,dan Aku akan pindahkan cerita Zara dan Rizki di judul berbeda,dan cerita Dinda akan lanjut dengan season kedua,tapi aku akan tamatin dulu cerita ini,nantinya akan tetap di lanjut di sini nantinya.
__ADS_1
Dan Aku jg minta maaf kl cerita MP nya zara dan Rizki kurang mantep,Aku sekrng lebih hati hati untuk menulis,takut hilang kaya waktu dinda sama agung,dan takut juga ngga lolos.