MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Kak Hanan


__ADS_3

Sampai di apartemen Aku dan suamiku langsung menata baju baju serta yang lainya, untuk di masukan ke dalam koper.


Sebenarnya ngga banyak yang kita bawa, hanya Suamiku yang ngga ingin Aku terlalu cape katanya.


Saat ini Suamiku sedang menelfon Ibu mertuaku, mengabarinya tentang kita yang akan pindah ke rumah baru.


Tapi Ibu mertuaku tidak bisa datang karena sedang tidak enak badan, jadi kita pun memakluminya.


Suara bel berbunyi, dan Suamiku langsung membukakan pintu. Ternyata yang datang para pekerja jasa antar barang, Suamiku langsung menyuruh para pekerja membawa barang barang yang sudah kita tata di dalam kardus juga koper.


Setelah semua di angkut oleh jasa pengangkat barang,Aku dan Suamiku juga keluar dari apartemen untuk menuju rumah baru.


Saat di jalan menuju rumah baru, Suamiku berhenti di rumah makan,Suamiku memesan makanan untuk kita makan di rumah baru.


"Adek mau pesan apa untuk kita makan siang nanti,?"tanya Suamiku padaku saat kita sudah di depan rumah makan.


"Dinda mau makan ikan nila bakar sama sambel ya Mas, "kataku.


"Iya Sayang, kita pesen juga buat yang bantu kita pindahan, "jawab Suamiku dan Aku hanya menganggukan kepalaku.


"Mas pesan ikan nila bakar sepuluh porsi juga nasi dan sambalnya juga,"kata Suamiku kepada Mas pelayan warung makan.


Aku dan Suamiku menunggu di dalam mobil,karena warung makanya terlalu rame hingga tak ada tempat duduk yang kosong.


"Mas jadi besok hari senin dah mulai ke kerjanya,?"tanyaku.Saat ini kita sedang di dalam mobil.


"Iya jadi,, tadi setelah Mas telfon Ibu, pihak rumah sakit udah telfon Mas, dan pihak rumah sakit menerima pengajuan Mas,"jawab Suamiku.


"Sukur deh,, Dinda jadi lega dengernya, soalnya nanti kalau Mas krjanya kena sif Dinda takut di rumah sendiri dan ngga enak tidur sendirian, ngga ada yang peluk, "jawabku sambil Aku sandarkan kepalaku di pundak Suamiku.


"Iya Mas juga dah merasa lega.Adek bener ngga mau ada ART yang menginap, cukup yang pulang pergi aja, "kata Suamiku. Memang Aku maunya yang pulang pergi karena Aku ingin mengurus Suamiku sendiri.Tadinya Aku ngga mau ada ART, tapi Suamiku memaksanya, katanya takut Aku kecapean.


"Iya Mas,,,Dinda yakin, sekarang ini Dinda belum membutuhkan yang menginap, mungkin nanti kalau udah ada dedek bayi baru Dinda membutuhkan yang menginap, "jawabku.


"Amin,, semoga cepet ada dede bayinya ya Dek, "kata Suamiku sambil mengusap perutku.


Dan setelah menunggu 30 menit ahirnya pesanan kita sudah jadi, dan Mas pelayan rumah makan mengantarkan ke mobil Suamiku, setelah Suamiku membayarnya kita pun langsung pergi menuju rumah baru kita.


Sampai di rumah baru, Aku dan Suamiku langsung masuk, dan di dalam banyak orang orang yang sedang menata barang barang.


"Bapa Bapa berhenti dulu, kita sekarang makan siang dulu aja, nanti kita lanjutkan setelah makan siang, "kata Suamiku sambil memberikan kantong makanan kepada Bapa Bapa yang sedang bekerja.

__ADS_1


"Iya Pak, trimakasih.. "jawab Bapa Bapa satunya.


Mereka pun makan bersama, sedang Aku dan Suamiku sudah memisahkan makanan untuk kita, dan sekarang kita sedang di meja makan untuk makan siang.


Sekitar pukul 3Sore semuanya sudah beres, dan Bapa Bapa yang membantu kita semuanya sudah pulang, tinggal Aku dan Suamiku saja.


"Dek,, semoga kita betah tinggal di sini,dan kita juga cepat di beri momongan agar rumah ini menjadi ramai, "kata Suamiku. Sekarang kita sedang ada di dalam kamar .


"Amin Mas,,, "jawabku


.


.


.


Hari pun berlalu dan sekarang Aku dan Suamiku sedang sarapan, karena hari ini kita sudah memulai aktifitas lagi, Aku dengan kuliahku, Suamiku sibuk dengan orang sakit.


"Adek kalau berangkat bisa Mas antar, tapi kalau pulang harus naik taxsi yah Dek"kata Suamiku saat kita sedang sarapan.


"Iya Mas,, Mas udah ngomong kaya gitu dari kemaren, Dinda juga udah ngerti kok, "jawabku. karena kemaren Aku ngomng sama Suamiku kalau kuliah Aku akan naik ojek onlaine, biar bisa cepat sampai tapi Suamiku melarangku naik ojek, katanya harus naik taxsi padahal lebih mahal taxsi dari pada ojek.


"Ngga usah lah Mas, orang Adek juga udah di kasih uang kan semalam sama Mas, "jawabku. Karena semalam Suamiku sudah kasih uang,katanya buat beli keperluan dapur juga buat jajan ku, tapi uangnya terlalu banyak jadi cukup untuk membayar ongkos taxsi selama sebulan.


"Simpan saja Dek, Mas ngga mau kalau Adek sampai kekurangan uang nantinya, Adek sekarang tanggung jawab Mas, jadi Adek harus menurut sama Mas, "Aku hanya menganggukan kepalaku tanda setuju.


Selesai sarapan ,kita berdua langsung bersiap untuk pergi dan kita masuk ke mobil.


"Dek,,Mas lagi pengin makan bubur kacang ijo nih, Adek bisa bikin ngga,? "kata Suamiku. Sambil menyetir menuju kampusku.


"Tumben,, ahir ahir ini Mas pengin makanya yang aneh aneh.Dinda bisa kok bikin, nanti pulang kuliah Dinda bikinin deh, "jawabku.Dan Suamiku menganggukan kepala dan tersenyum.


Sampai di kampus Aku langsung turun, tapi sebelumnya aku cium tangan Suamiku, dan Suamiku mencium keningku.


Aku langsung masuk kampus dan menuju ke kelas langsung, karena sudah cukup lama Aku izin cuti kuliah.


BUUKK..


"Aaaawwww,,,,,"kataku saat Aku bertabrakan dengan seseorang. Untung ngga sampai jatuh hanya badanku terdorong ke belakang.


"Maaf,,, Aku buru buru, Maaf sekali lagi, "kata orang itu dan Aku hanya mengangguk dan langsung pergi.

__ADS_1


Orang itu melihatku sampai Aku berbelok menuju kelas, dan orang itu tersenyum padaku, karena sebelum masuk kelas Aku melihatnya sekilas.Aku lihat wajahnya ngga asing tapi Aku ngga tau siapa, Aku juga ngga berusaha mengingatnya karena menurutku ngga penting.


Di dalam kelas Aku langsung sibuk untuk melihat catatan teman sekelasku, sampai Dosen masuk Aku baru berhenti mencatat.


Setelah selesai kuliah, Aku langsung akan pulang karena teringat keinginan Suamiku yang ingin makan bubuk kacang ijo.


Karena Di kampus ini Aku belum ada teman yang dekat jadi sehabis kuliah Aku langsung pulang,dan Saat istirahat tadi Aku tidak ke kantin karena perutku rasanya ngga merasa lapar.


Aku menunggu taxsi di depan kampus, saat sedang duduk di halte ada motor berhenti di depanku.


"Haii,,, kamu Dinda Larasati kan,? "kata orang itu sambil melepas helem dari kepalanya.


"Iya,, kamu siapa ,?kok tau namaku"kataku.ini cowo kan yang tadi bertabrakan denganku, batinku.


"Masa lupa sih Din, Aku Hanan kaka kelas kamu waktu SMA, kita dulu kan petukas OSIS bareng, "jawabnya. Dan Aku sedang berusaha mengingatnya.


"Oh iya, Dinda sudah ingat sekarang, "jawabku sambil tersenyum.


Dulu Aku dan kak Hanan memang dekat, karena kita menjadi anggota osis, sampai banyak yang mengira kita pacaran, tapi Aku dan Kak Hanan hanya sebatas teman.Karena dulu Aku belum mau mempunyai pacar, karena bagiku hanya akan mengganggu pelajaran. Tapi kedekatan kita hanya satu tahun saja karena waktu Aku naik kelas 11 Kak Hanan lulus dan melanjutkan kuliah di kota. Ternyata kita justru satu kampus sekarang.


"Kamu mau pulang, Aku antar yuk, "ajak Kak Hanan.


"Iya Dinda mau pulang. Trimakasih Kak ,Dinda sedang nunggu taxsi, "jawaku.


"Oh,, Aku boleh minta no kamu ngga Din, "kata Kak Hanan.


Tapi sebelum Aku jawab ada taxsi lewat dan Aku langsung menyetopnya.


"Maaf Kak,Dinda buru buru lain kali aja kalau kita bertemu lagi, "jawabku sambil Aku masuk ke dalam taxsi.


Setelah turun dari taxsi Aku langsung menuju supermaket yang ada di depan komplek rumah, Aku membeli kajang ijo, gula merah dan santan.Biar makin harum Aku memcari daun pandan dan untungnya ada, aku juga membeli roti tawar buat pelengkap.


Setelah semua ku beli, Aku langsung pulang ke rumah dan langsung menuju dapur untuk merendam kajang ijo dulu.Setelah selesai Aku menuju kamar untuk menelfon Suamiku sambil tiduran di kasur.


**Aku cuman mau kasih bubu bubu rumah tangga, biar tambah kuat ikatan cita antara Dinda dan Agung. biar mereka tau arti dari mencintai dan di cintai harus ada saling percaya.


Trimakasih untuk dukungan dan semangat dari kaka kaka semua untuku.


semoga ceritaku tidak membosankan.


Dan jangan lupa like,komen dan votenya ya kak, biar aku tambah semangat nulis, kalau ada yang mau kasih hadiah aku mauuuuu😊😊😀😀**

__ADS_1


__ADS_2