
Ahirnya makanan yang papah pesanan sudah datang, aku dan papah langsung makan bersama, selesai makan lalu aku minta izin untuk pulang karena hari sudah sore.
"Ayy,, Dinda pulang dulu yah, udah sore nih, "kataku, lalu duduk di sebelah papah.
"Aku anterin ya dek, "
"Ngga usah, Dinda naik taxsi aja, katanya Ayy mau kerja, nanti cape karena arahnya berlawanan, "karena nanti jam 7 malam papah kerja sif malam di rumah sakit.
"Ya udah adek hati2 di jalan, sampai rumah kabarin ya, "aku hanya menganggukan kepala.
Saat aku mau bangun dari duduku papah menahan tanganku, saat aku tanya ada apa, papah menujuk pipinya, aku tersenyum melihat tingkah papah.
Aku menundukan wajahku untuk mencium pipi papah, tapi papah malah memegang tengkuk leherku, jadi ternyata papah tuh modus, menujuk pipi tapi malah nyosornya bibir.
Papah mencium bibirku lalu me*umatnya,dan ahirnya aku pun membalasnya, lalu tanpa melepaskan ciuman si papah menarik badanku agar aku duduk di pangkuanya.
Aku menikmati ciuman ini, tidak seperti tadi siang saat papah melakukanya dengan kasar, sekarang papah melakukanya dengan sangat lembut, ku kalungkan tanganku di leher papah, kita saling bertukar salvina, tiba2 aku merasakan tangan papah sudah mendarat di daging kenyalku, dan oh,,, rasanya gila.tapi tangan papah masih di luar baju loh 😁😁
__ADS_1
Karena aku duduk di pangkuan papah,aku sudah merasakan ada benda keras di bawah,aku sengaja duduku sedikit ku goyangkan,aku ingin melihat papah tersiksa dan aku merasakan papah yang sudah semakin menegang. aku tertawa senang telah membuatnya tersiksa.
"Hemmm.. "Aku melepas ciuman papah dan mendorongnya pelan, karena aku sudah kehabisan nafas.
Kita saling tatap dan melempar senyum, di usapnya bibirku yang basah,"Nakal kamu yah sekarang, "lalu sambil menoel hidungku, sedang aku tersenyum puas dan langsung berdiri lalu berjalan ke arah pintu untuk keluar.
Ke esokan harinya aku berangkat kuliah dengan perasaan malas, karena tadi pagi aku mendapat pesan dari papah, katanya hari ini dia tidak mengajar, karena ada seminar di luar kota, dan sebalnya papah tidak memberi tau ku berapa harinya di luar kota.
Sampai kelas aku melihat Sisi yang sudah duduk di bangkunya dengan memainkan henfonya.
"Kenapa mukanya di tekuk gitu, lagi ngga sehat apa, "tanya Sisi padaku setelah aku sudah duduk di bangku.
Aku merasa sepertinya kak Aldo sering menatapku saat menjelaskan materi, tapi mungkin hanya pikiranku saja kali yang ke GR an, dan sampai lah pada jam istirahat, kak Aldo pun mengahiri pertemuanya dengan senyuman,sepertinya banyak anak2 perempuan yang senang kak Aldo yang mengajar, karena anak2 perempuan hari ini sepertinya sangat ceria beda saat papah yang mengajar, mungkin pembawaanya kali yah, papah terkesan cuek dan tegas sedang kak Aldo sudahmah keren ,masih muda dan banyak senyum kalau sedang mengajar.
Saat aku mau ke luar kelas, kak Aldo memanggil aku juga Sisi.
"Dinda,Sisi tunggu.. "aku dan Sisi lalu berhenti dan berbalik.
__ADS_1
"Nanti pulang kuliah jalan yuk, kita dah lama ngga jalan bareng, gimana.. "tanya kak Aldo, aku dan Sisi pun tersenyum dan bilang "Ok"
Lalu aku dan Sisi menuju kantin untuk makan siang. waktu cepat berlalu dan sekarang kita sedang menuju parkiran untuk mencari mobil kak Aldo, saat sudah ketemu kita langsung berangkat, seperti biasa kak Aldo juga mengajak temanya jadi kita ber4.
Tenyata kak Aldo mengajak ita ke pantai, sampainya di pantai kita mencari tempat yang nyaman untuk menikmati matahari terbenam, setelah menunggu 1,5 jam, matahari pun terbenam dengan indahnya. kita pun berfoto ria, tiba2 kak Aldo mengajaku berselfi, karena aku tidak enak untuk menolak kita pun berfoto berdua.
Setelah puas melihat matahari terbenam kita pun lanjut makan,kita makan yang menyediakan menu berbagai olahan hasil laut, kita makan sambil mengobrol, dan lagi2 kak Aldo memfotoku.
Saat makanan telah habis kita pun memutuskan untuk pulang, saat kita pulang kak Aldo mengantar satu persatu dari kita, dan yang terahir ternyata aku.
Saat sampai dirumahku, aku berterimakasih atas hari ini.
"Makasih ya kak, untuk hari ini, "kataku.
"Apa kamu senang, "aku hanya menganggukan kepala dan tersenyum.
Saat aku akan membukak pintu mobil kak Aldo tiba2 menarik tanganku, dan mencium tanganku sambil berkata, "Selamat malam, selamat istirahat dan mimpi yang indah, "aku yang kaget dengan perlakuan kak Erlan hanya bisa tersenyum canggung.
__ADS_1
Sampai kamar aku langsung menuju kamar mandi, rasanya tubuhku lelah dan lengket, mungkin karena tadi di pantai aku bermain air laut,aku isi air hangat di bak lalu aku kasih sabun aroma terapi, setelah air penuh aku merendam tubuhku, setelah setengah jam aku berendam sekarang aku membilasnya, setelah selesai aku memakai handuk dan menuju kamar, setelah selesai melakukan ritual sehabis mandi aku pun bersiap untuk tidur, tapi henfonku berbunyi tanda panggilan.
Aku lihat ternyata papah yang menelfon, lalu aku angkat, "ADEKK..TADI HABIS PERGI KEMANA,,?KENAPA ADEK FOTO BERSAMA ALDO HAH... !"aku langsung menjauhkan henfonku dari telinga karena mendengar suara papah yang sepertinya sedang marah.