MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Ada Yang Memanggilku


__ADS_3

Hari ini Aku sedang bersoap untuk nanti sore kita akan ke rumah kak Doni dan Kak Dian.Aku sedang menata baju yang di masuken ke koper, karena Aku dan Mas Hendra berencana akan sedikit lama, jadi butuh membawa baju sedikit banyak.


Mamah pun akan ikut, karena Mamah belum pernah ke kampung tempat Zara di besarkan.


"Sudah selesai belum Sayang,,,? "tanya Mas Hendra yang baru keluar dari kamar mandi.


"Udah ini tinggal di bawa ke bawah,, "


"Biar taro situ aja,nanti Mas yang bawa turun,"


"Jangan Mas ah yang bawa,, inget kaki Mas aja belum sembuh banget loh,, biar nanti Dea suruh pak sopir aja,, "kataku.


"Iya Sayang,, "sambil mencium pipiku lalu menuju lemari untuk mengamil baju.


Setelah kita siap semua, Aku dan Mas Hendra turun ke bawah, di bawah Mamah juga sudah siap. Lalu Mas Hendra memanggil supir untuk menganggkat koper kita di atas.


"De,, kira kira berapa jam kita di perjalanan nanti,,? "tanya Mamah saat kita sudah di dalam mobil.


"Kalau ngga macet sekitar 3 atou 4 jaman lah Mah,, "jawabku.


"Mas,,, kamu duduk di depan sanah,, masa di tengah sih,, sempit tau,, "kataku saat Mas Hendra duduk di sebelah ku.


"Ngga mau,, Mas ingin deket kamu,, "jawabnya.


"Kamu tuh Hen,, mentang mentang pengantin baru maunya nempel aja,, udah kalau gitu Mamah yang pindah ke belakang aja,,"sambil mamah menekuk bangku tengah.


"Mamah kaya ngga pernah muda sama ngrasain pengantin baru aja sih,,, "kata Mas Hendra.


"Pak,, udah kita jalan sekarang yah,, "kataku dan Pak supir pun mengngguk.


Mobil pun berjalan dengan kecepatan sedang,dan Mas Hendra seperti biasa selalu menempel padaku,dengan duduk ngga mau berjauhan.


"Sayang,, kamu dah ngantuk,,? "tanya Mas Hendra padaku.


"Iya,,, "jawabku.


"Ya udah sini,, bersandar pada pundak Mas,, "sambil menarik kepalaku untuk bersandar.


Sedang Mamah di belakang juga sudah tidur. tadi saat Aku melihat jam, rupanya sudah jam 9 malam, berarti kita sudah satu jam perjalanan.

__ADS_1


Aku memejamkan mataku untuk tidur, sedang Mas Hendra memangku laptopnya sambil memeriksa kerjaan.


Saat di pom bensin mobil pun berhenti, untuk mengisi bahan bakar, sedang Aku dan Mamah pun bangun.


"Mah,, Dea mau ke toilet,Mamah mau ikut ngga,,? "tanyaku.


"Iya,, Mamah ikut,, "lalu Aku dan Mamah pun turun dari mobil, sedang Mas Hendra menitip minta belikan kopi.


Setelah dari toilet, Aku membeli kopi sedang mamah memesan teh manis hangat,kalau Aku air mineral.


"Mamah mau beli makanan ngga,,? "tanyaku.


"Ngga usah,, nanti aja pas kita sampai di hotel baru makan,, "Aku pun mengangguk.


Lalu kita menuju mobil yang sudah terparkir.


"Ini Mas kopi kamu,, "sambil ku berikan cap kopinya.


"Makasih sayang,, "


Setelah itu kita pun lanjut untuk berangkat lagi. ahirnya setengah dua belas kita sampai di kotaku, dan kita mencari hotel untuk menginap.


Soal pak sopir, malam ini dia tidur di hotel, sedang kan besok pagi dia pulang ke kota naik kereta, karena kita akan lama di sini, jadi pak sopir di suruh pulang dulu dan nanti saat kita akan pulang ke kota Pak sopir datang ke kotaku lagi.


"Pak,, ini kunci mobilnya, biar besok pagi Saya tidak mengganggu Bapa untuk bangun, "kata Pak supir ke Mas Hendra.


"Oh iya,, kamu dah pesan tiketnya kan,,? "


"Sudah Pak,, "jawabnya, lalu Mas Hendra memberinya 5 lembar uang warna merah.


Setelah pak Supir pergi, kita pun masuk kamar, Mas Hendra menarik koper sedang Aku membuka pintu dan langsung menjatuhkan badanku ke kasur.


"Ahhh,,, nyamanya,, "kataku sambil berguling guling di kasur. sedang Mas Hendra hanya geleng geleng kepala.


"Ganti baju dan bersih bersih dulu sayang,, nanti baru tidur,, "


"Iya,, tunggu sebentar lagi,, "jawabku.


Lalu sekitar 10 menit Aku pun bangun dan menuju kamar mandi, untuk ganti baju dan bersih bersih.

__ADS_1


"Segernya Mas,,, di sini tuh dingin banget ya Mas,, "kataku sambil naik kasur.


"Iya,,suasananya cocok untuk kita ,"


"Ngga usah macam macam yah Mas,, inget kata dokter kemarin, ngga boleh terlalu cape dan ngga boleh di paksakan bergerak,, "kataku.


"Ya kan kamu bisa yang kerja,, "sambil Alisnya di naik turun kan.


"Dea cape Mas,, udah deh ini udah malam, kita iatirahat aja sih,,, "


"Ya udah,, malam ini kita tidur dengan tenang, tapi tidak janji dengan besok malam selanjutnya,, "sambil memeluku. dan Aku pun tersenyum.


Lalu kita tidur dengan saling berpelukan, rasanya sangat nyaman karena tadi habis melakukan perjalanan. Dan sekarang juga sudah malam jadi sudah mengantuk.


Pagi harinya sekitar jam 7 mamah mengetuk pintu kamar kita, dan kita masih dengan nyamanya tidur saling berpelukan.


"Pagi Mah,,,ayo masuk, "kataku saat membuka pintu.


"Kalian belum bangun,, "sambil duduk di sofa.


"Belum Mah,, "jawabku.


"Mas,,, bangun, udah pagi,,,,, "kataku sambil mengusap lenganya. sedang Mas Hendra hanya berdehem.


"Mah,, Dea tinggal mandi dulu yah,,"kataku.


"Ya udah kamu mandi sanah,, kayanya Mamah mau turun aja dulu yah,, Mamah sudah lapar soalnya, kalau nunggu kalian pasti lama, Hendra aja masih tidur gitu,, "sambil bangun dari duduknya.


"Oh ya udah kalau gitu, nanti kalau Dea sama Mas Hendra sudah mandi, kita nyusul Mamih,, "kataku.


Lalu setelah Mamah pergi Aku langsung masuk kamar mandi untuk mandi.


"Mas,, bangun gih, kasian Mamah loh udah nungguin kita di bawah, "sambil Aku memakai baju.


"Hemmm,,, iya, "sambil mengucek matanya lalu bangun dan langsung ke kamar mandi.


Setelah Aku dan Mas Hedra rapi, kita berdua menuju ke bawah untuk sarapan, Mas Hendra menggandeng tanganku dan kita berjalan menuju lif.


Sampai di bawah Aku dan Mas Hendra mencari Mamah, saat kita sudah melihat Mamah kita berjalan mendekatinya,, hingga tiba tiba ada yang memanggilku.

__ADS_1


"Dea,,,,,,, "


Besok lagi,, jangan lupa like komen dan vote, trimakasih..


__ADS_2