MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
DEDI


__ADS_3

"Selamat ya Mas,,, kamu sudah resmi bercerai dengan wanita mandul itu,, "kata Susi istri siri Dedi.


"Iya sayang,, ahirnya sudah ketok palu juga,, "sambil mereka saling peluk di atas kasur, dan Dedi sambil memegang kertas yang bertuliskan Akte cerai.


"Trus kapan dong kita nikah resminya Mas,,? "


"Secepatnya dong,, "kata Dedi sambil meletakan kertas akte di meja samping kasur.


"Sekarang kita bikin dede aja yuk buat kezo,, gimana,,, "sambil Dedi menarik badan Susi agar berada di atas badanya.


"Emangnya Mas ngga cape apa,, "kata susi.


"Kalau yang kaya gitu mah ngga ada capenya lah,, "


Lalu Dedi pun mencium bibir susi dengan rakusnya, mereka lalu sama sama sudah tak pakai baju, setelah pemanasan 20 menit, Dedi pun mempoaisikan miliknya di inti Susi, dan dedi langsung menggerakan pinggulnya.


Saat Susi sedang menikmati genjotan Dedi dan baru 3 menit, Dedi sudah teriak pelepasan, dan langsung ambruk di atas badan Susi.


Susi yang belum merasakan kenikmatan. seperti biasa, susi langsung mendorong badan Dedi, dan langsung masuk di kamar mandi.


"Ya Tuhan,, kalau kaya gini bisa gila Aku, baru main tiga menit udah keluar, dan Aku aja belum merasakan kenikmatan, dasar Dedi brrngsek, kalau aja Aku ngga butuh kamu untuk nutupin perselingkuhanku, Aku ogahh nikah sama kamu,, laki laki mandul dasar,, "kata Susi mengumpat di dalam kamar mandi, dan Susi langsung duduk di toilet, Susi langsung main semdiri menyelesaikan hasratnya yang belum selesai.


"Gimana mau punya anak, orang se***manya aja encer gini,, "saat jari Susi memainkan inti tubuhnya, jarinya terkena lahar kepunyaan Dedi yang tadi masuk.


Lalu Susi pun menyelesaikanya di kamar mandi dengan cepat, setelah pelepasan Susi pun membersihkanya dan setelah itu keluar dari kamar mandi.


Dedi rupanya sudah tertidur dengan pulasnya, membuat susi makin kesal aja.


Pagi harinya Susi dan Dedi pun berangkat kerja, dan Kenzo anak mereka ada yang mengasuhnya, sekarang Dedi tinggal di rumah Susi yang besar juga bagus.


"Sayang,, bawa mobilnya pelan pelan yah,, "kata Dedi membukakan pintu mobil kemudi untuk Susi.


"Iya,, kamu juga hati hati bawa motornya,, sampai jumpa nanti sore yah,, "sambil cipika cipiki.


Lalu mereka pun berangkat kerja sendiri sendiri, Dedi membawa motornya dengan kecepatan sedang karena jalanan cukup rame.


Sampai di kerjaan, Dedi pun mulai kerja seperti biasa.Dedi itu hanya setaf biasa di sebuah kantor di kotanya.

__ADS_1


"Ded,,, kita makan di luar yuk,, "kata teman Dedi.


"Ngga deh,, Aku bawa bekal soalnya,, "jawab Dedi.


"Sekarang kamu jadi ngirit amat sih Ded, tumben,, "


"Sekarang Aku punya anak ,jadi harus ngirit, kalau boros nanti beli susu sama popoknya gimana, kamu mau utangin,, "


"Ngga mau lah,,, ya udah Aku tlaktir yuk, kita makan di luar,, "


"Lah nanti bekalku gimana,, ?"


"Kasih OB aja sih, kok bingung. Udah ayoo,, "sambil Dedi di tarik agar ikut pergi.


Dedi pun ahirnya ikut juga, karena temanya punya mobil, jadi mereka pun cari makan siangnya menaiki mobil.


Mobil pun melaju dengan pelan, karena sedikit macet.saat di lampu merah Dedi seperti melihat Susi yang kepalanya sedang bersandar ke pundak yang menyetir, Dedi melihatnya karena saat di lampu merah si supir membuang tisu ke luar dari kaca pintu yang di turunkan, sedang Susi dengan nyamanya masih bersender.


Dedi yang penasaran dengan apa yang di lihat itu Susi istrinya atau hanya orang yang mirip, meminta temenya untuk membuntuti mobil yang tadi menyelipnya.


"Udah pokoknya kamu ikutin aja,, jangan sampai ngga yah,, "Teman Dedi lalu menurutinya, dan mengikuti mobil yang cukup mewah itu.


Rupanya mobil itu belok di sebiah hotel berbintang, lalu Dedi pun menyuruh temanya ikut masuk sampai loby.


Orang yang ada di dalam mobil mewah yang Dedi ikuti pun keluar, dengan saling gandeng tangan mereka masuk ke hotel. Dedi hanya menatapnya tanpa berkedip.


"Siapa sih mereka, kamu kenal,,? "tanya temenya. Dedi hanya diam.


"Kita jadi pergi cari makan kan, ngga ngikutin mereka masuk ke dalam,, "


"Iya ayo kita pergi,, "kata Dedi dengan lemas.


Lalu mobil pun keluar dari parkiran hotel, dan. mencari restoran untuk makan, mereka berdua makan dengan cepat karena waktu jam kerja tinggal sebentar lagi.Dedi tidak bersemangat untuk makan beda dengan temanya yang sangat lahap.


Sampai di kantor Dedi pun tidak kosentrasi untuk bekerja, dia tadi menelfon Susi tapi sampai 5 panggilan susi tak kunjung mengangkatnya.


Walau tanpak lemas tapi Dedi tetap melanjutkan pekerjaanya. sampai ahirnya jam pulang kerja pun tiba.

__ADS_1


Setelah sampai di rumah, Dedi langsung masuk kamar dan. langsung mandi, Dedi merasakan kepalanya terasa panas, karena terlalu banyak kecurigaan terhadap Susi.


Sekitar pukul 7 malam Susi pun pulang, Dedi sedang bermain dengan Kenzo di ruang keluarga sambil menonton tv.


"Malam sayang,,, "sambil mencium pipi Dedi dan Pipi Kenzo.


"Kok baru pulang, tumben telat. Tadi Aku telfonin kamu sampai berapa kali kamu ngga angkat aja, kenapa,,, ?"kata Dedi.


"Masa sih,, tapi ngga ada suara telfon loh,, "sambil mengambil hpnya dari dalam tas.


Dan Susi pun melihat banyak panggilan dan pesan dari Dedi, juga ada dari temanya.


"Maaf sayang,, rulanya Aku kasih mode senyap, jadi ngga denger deh,,, "pura pura nya, padahal Susi sengaja biar ngga ada yang ganggu.


"Kamu dah makan Mas,,? "


"Sudah,,, "jawabnya hanya seperlunya aja.


"Oh,, ya udah Aku mau mandi dulu kalau gitu, Aku aja dah makan barusan,,, "sambil masuk ke dalam kamar, hati Dedi rasanya sakit saat mengingat Susi yang masuk ke hotel berbintang sambil bergandengan.


Dedi mengusap wajahnya dengan kasar, dan kepalnya makin pusing.Dedi mau bertanya tentang kejadian tadi, tapi tunggu waktu yang tepat, mungkin nanti saat akan tidur.


Sekitar jam 9 malam Dedi dan Susi sudah bersiap akan tidur, lalu Dedi pun bertanya pada Susi.


"Sayang,,, tadi siang Aku seperti lihat kamu loh,,?"


"Lihat di mana Mas,, "sambil memiringkan badanya agar menghadap Dedi.


"Aku seperti lihat kamu masuk Hotel dengan pria tua sambil bergandengan tangan,,! "Susi badanya langsung kaku.


"Ma,,, masa sih Mas. ha,, hari ini Susi hanya di kantor saja kok ngga tugas keluar,,, "


**Besok lagi..


Jangan lupa like komen dan votenya trimakasih


Jangan. lupa mampir ke cerita baruku, MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH**.

__ADS_1


__ADS_2