MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Bumi Merasakan Sakit


__ADS_3

Rizki yang mendengar pertanyaan Bumi langsung melebarkan matanya.


"Kenapa kamu tanya seperti itu,,? "


"Ng,, ngga kenapa kenapa, cuman mau tanya aja,,kalau Abang ngga mau jawab juga ngga papa,, "


"Bukanya ngga mau jawab, tapi pertanyaan kamu tuh aneh,, "Bumi tersenyum tipis, lalu memiringkan badanya untuk memunggungi Rizki.


"Abang dengan Zara belum pernah melakukan hal seperti itu, walau Abang sering berduaan dengan Zara,tapi Abang masih bisa menahanya, Abang ingin melakukanya nanti saat kita berdua sudah halal, jadi lebih bebas melakukanya,, "Sambil Rizki matanya melihat ke langit langit kamar. sedang Bumi masih tetap membelakangi Rizki tapi mendengar apa yang Rizki katakan.


"Semoga yang di katakan Abang benar adanya,tapi kemarin yang Aku dengar mereka sedang ngapain,, "Bumi berkata dalam hatinya.


Lalu mereka berdua pun tertidur, karena memang sudah malam.


Pagi hari Mamah membuatkan sarapan untuk kedua anaknya. dan setelah selesai Mamah bersiap untuk pergi ke kantor.


Saat Mamah sudah selesai, Mamah lalu mengajak Bumi dan Rizki untuk sarapan.


"Sayang,, kita sarapan yuk,, "kata Mamah sambil membuka pintu kamar.


"Iya Mah,, "jawab keduanya. Lalu Mamah menutup pintu lagi dan menuju meja makan.


"Bang Adek keluar dulu yah,,"


"Iya sanah keluar dulu,, Abang nanti nyusul,, "Bumi pun keluar dulu dan Rizki sedang menata bajunya di koper tapi tinggal sedikit lagi.

__ADS_1


Mamah dan Bumi sedang sarapan, dan bunyi bel pintu terdengar, lalu Bumi yang membukakan pintunya.


"Kamu Za,, ayo masuk,, "Zara tersenyum tipis lalu masuk.


"Mamah lagi sarapan, kalau Abang sedang siap siap,, kamu duduk dulu aja,, "


"Iya Makasih Kak,, "jawab Zara pelan. lalu Zara duduk.


"Siapa yang datang sayang,,,? "tanya Mamah yang keluar dari dapur.


"Eh Zara,, "


"Iya Tan,, "


"Sudah sarapan belum,, tante bikin nasi goreng loh, ikut sarapan yuk,, "


"Roti mana kenyang, udah yuk,, kita sarapan bareng,, "Sambil Mamah mengajak Zara untuk ke meja makan.


Ahirnya Zara pun mau dan mereka bertiga sarapan bersama. Zara langsung di ambilkan nasi goreng oleh Mamah. Bumi dari tadi melihat ke arah Zara, dan Zara yang sadar sedang di pandang Bumi hanya menunduk, dan makan pun sedikit sungkan.


"Kenapa kamu semakin cantik sih Za,, dan Mamahku sangat menyukaimu,, "dalam hati Bumi berkata dan sambil menatap Zara.


"Sayang,, kok kamu sudah datang ngga bilang bilang,, "kata Rizki yang baru datang, Zara langsung merasa senang karena ada Rizki jadi Bumi tidak lagi melihatinya terus.


"Zara baru datang kok Bang,, "Jawab Mamah, Rizki langsung duduk di dekat Zara dan tanpa malu langsung mencium rambut Zara.

__ADS_1


Bumi melihatnya sedikit kurang suka, dan. langsung sibuk mengunyah makananya.


Saat Abng mau mengambil makanan, Zara melarangnya.


"Bang, kita makan berdua aja yah, soalnya ini kebanyakan,, "kata Zara.


"Ngga enak yah sayang nasi gorengnya,, ?"tanya Mamah.


"Enak kok Tan, cuman Zara masih kenyang, ini Tante ambilinya kebanyakan, takut ngga abis nanti malah mubazir,, "


"Oh gitu,, "sambil Mamah mengangguk.


"Ya udah kita makan sepiring berdua, biar tambah romantis Abang suapin yah,, "


"Iihh,, ngga ah Bang, Malu,, "Zara dengan pelan menjawabnya.


"Udah ngga usah malu,, kan cuma ada Mamah sama Bumi,, Aaa,,,, "Rizki. membula mulutnya untuk Zara suapi, ahirnya Zara pun menyuapinya.


Bumi yang melihatnya langsung bangun dari duduknya, lalu berjalan masuk ke kamar untuk mengambil tasnya.


Di kamar Bumi cukup lama ,karena rupanya Bumi merasakn sakit di dadanya, dan Bumi juga langsung meminum obatnya.


"Kenapa rasanya sesakit ini melihatmu Za,, "


**Maaf sedikit, Aku mau siap siap pulang ke cikarang,, kembali lagi merantau..

__ADS_1


semoga besok kalau sampai cikarang nulis nya sudah bisa normal kembali, selalu up di setiap cerita.


Jangan lupa like komen dan Votenya, trimakasih**..


__ADS_2