
POV Agung Pamuji
Siang ini setelah istirahat aku akan ke rumah Doni ayahnya Dinda, sehabis makan siang aku langsung saja berangkat.
Saat sedang dalam perjalanan, ternyata terjadu kecelakaan yang membuat macet jalan.Karena mobil tidak gerak sama sekali aku pun penasaran separah apakah kecelakaanya, ahinya aku turun dan mendekat ke tempat kejadian.
Saat aku sudah mendekat ternyata mobil menabrak sepeda motor ,dan motornya sampai masuk ke kolong mobil, sedangkan orang yang menaiki motor itu terpental dan sedang sedang di pinggir jalan karena menunggu mobil dari rumah sakit.
Aku mendekat ke orang yang membawa motor, untung orangnya memakai helem dan helemnya tidak terlepas, jadi kepalanya terlindungi, cuman sepertinya kakinya yang sebelah kiri terluka sangat parah karena celananya yang sobek dan banyak darah.
"Pak itu tolong helemnya di lepasin dari kepala korban ,"kataku. aku pun memeriksa nadinya, orangnya masih sadar karena masih bisa menggerakan tanganya, saat di buka helemnya ternyata dia adalah Doni.
"Donii,,,, "kataku kaget.
"Apa bapa mengenalnya"tanya bapak yang membukakakn helem dari kepala Doni.
"Iya,, saya kenal ini adalah teman saya, "jawabku yang langsung aku beralih memangku ke palanya.
"Ji,,,, "
"Iya,,, ini aku kamu jangan banyak gerak dan bicara, kita akan ke rumah sakit sekarang, "kataku.
"Pak udah telfon rumah sakit belum,minta kirimin mobil rumah sakitnya, ?"tanyaku ke bapa bapa di situ.
"Sudah pak, tapi kok lama yah, "
"Saya bawa mobil,pake mobil saya aja pak, tolong pak bisa saya minta tolong bantu angkat ke mobil saya, "
__ADS_1
Aku dan bapa bapa di situ membantuku mengangkat Doni untuk di bawa ke mobilku, aku langsung membuka pintu belakang dan setelah Doni masuk aku langsung membawanya menuju rumah sakit, untung ada yang membantu untuk mengurai kemacetan agar mobilku bisa jalan.
Sampai di rumah sakit aku memanggil perawat untuk mengangkat Doni, setelah itu Doni langsung di tangani dokter, aku menunggu di luar ruangan, saat ku lihat hpku ternyata mati, aku lupa untuk mengecasnya,lalu aku menitip mengecas hpku di tempat suster yang ada di depan, setelah menitipkanya aku menuju ruangan yang sedang memeriksa Doni, hampir sejam setengah ahirnya dokter keluar, dan mengatakan kalau Doni sudah melewati masa kritisnya, sekarang aku tinggal mengurus ruang rawat untuk Doni, tapi sebelum mengurusnya aku mengambil hpku, saat ku lihat banyak sekali panggilan juga pesan dari Dinda, ahirnya aku menelfon balik agar Dinda tidak kuatir.
📲......
"Ituuuu,,, ay,, ah kecelakaan, "kataku setelah Dinda yang menanyakan kenapa aku tidak ada kabar karena sepertinya Dinda sangat cemas.
"Apa,,, ! Terus gimana keadaan ayah sekarang hik.. hik..."
"Adek tenang dulu yah. Ayah sudah melewati masa kritis, sekarang ayah tinggal di pindahkan ke kamar inap,"
"Hik.. hik...Dinda mau ke situ sekarang,! "
"Adek,,,, tenang dulu, jangan buru buru adek harus pesan tiket dulu kan dan adek juga berangkatnya bisanya nanti sore,jadi adek ngga boleh panik, di sini ada Mamas yang menjaga ayah jadi jangan panik harus tenang ok sayang...,sekarang Mamas mau mindahin ayah ke kamar rawat dulu yah, nanti kita sambung lagi, "
Setelah ku matikan panggilan aku langsung mengurus kamar untuk Doni, setelah dapat kamar aku meminta suster langsung memindahkan Doni.
"Minum,,,, "kata Doni dengan suara pelan.
Aku mengambilkan minum untuk Doni yang sudah r tersedia di meja.
"Terima kasih dah menolong aku Ji, "kata Doni.
"Iya,,, bukan aku aja kok yang nolongin kamu, banyak orang orang di sana yang juga menolongmu, "jawabku.
kita pun ahirnya mengobrol,Doni menceritakan kenapa dia bisa tertabrak mobil, aku juga menceritakan tentang aku yang tidak sengaja melihat kecelakaan lalu ingin melihatnya, aku tidak mengatakan kalau tujuan ku ke kota ini ingin menemuinya, aku takutnya Doni akan kaget dan memperlambat kesembuhanya.
__ADS_1
Untungnya luka Doni tidak terlalu serius, hanya bagian kaki yang terbentur membuat tulang kakinya sedikit retak, yang lainya hanya luka luka kecil aja.
"Ini udah malam, kamu tidur aja Don, aku akan menemanimu di sini, "kataku.
"Apa adiku sudah tau aku di sini, ?"
"Sudah,tadi waktu kamu belum sadar dia menelfonmu, lalu aku angkat dan memeberi tau kondisimu, aku menyuruhnya untuk datang besok saja karena sekarang sudah malam dan ada aku di sini jadi aku menyuruhnya jangan kuatir, "jawabku.
"Makasih sekali lagi Ji, "
"Udah jangan sungkan begitu, istirahatlah aku mau ke luar dulu bentar, "kataku.
Ahirnya aku keluar dari kamar rawat Doni, aku duduk di kursi tunggu dan langsung menelfon Dinda, karena dari tadi Dinda ngga ada kabar.
📲....
"Asalamua'aikum dek,,,,,"
"Wa'laikumsalam ,,,Mamas gimana kondisi ayah."
"Ayahmu sudah sadar, tadi juga habis ngobrol dengan Mamas, dan sekarang ayah sedang tidur, adek jadi berangkat ke sini,"
"Sukur deh kalau ayah sudah sadar.Ini Dinda sudah di kereta dan sudah jalan, mungkin nanti subuh sudah sampai. Mamas kirimin alamat rumah sakit dan no kamarnya yah biar Dinda nanti langsung kesono."
"Iya nanti Mamas kirimin, Adek hati hati yah.Ya udah dulu Mamas mau masuk takutnya ayah nyariin."
Setelah telfon di matikan, aku langsung masuk kamar rawat Doni, aku langsung menuju sofa dan aku langsung tidur.
__ADS_1
Selamat idul fitri mohon maaf lahir batin 🙏🙏🙏🙏
Buat besok aku libur dulu ya kaka kaka semuanya,jangan lupa like, komen dan votenya, makasih.....