MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Rizki Curhat Ke Mamah


__ADS_3

Zara langsung sadar Rizki ngga pakai pengaman langsung mendorongnya.


"Aduh Yang,,kenapa di dorong,ini belum selesai keluarnya,,"Rizki yang terdorong langsung bangun karena Zara rupanya mendorongnya dengan kuat,sampai sampai punya Rizki menetes brantakan ke kasur,ke paha Zara, karena belum tuntas keluar semua.


"Abang,,, kamu ngga pakai pengaman,,?"Rizki langsung sadar .


"Iya,,Abang lupa,,"


"Trus ini gimana kalau Zara hamil,,"Rizki langsung menggendong Zara ke kamar mandi.


"Awww,,sakit ,,Abang mau ngapain,,"


"Diam lah jangan gerak gerak,nanti kamu jatuh,kita ke kamar mandi untuk di bersihkan ,biar yang tadi sudah masuk keluar,"Kata Rizki dan masuk ke kamar mandi.


Zara di suruh jongkok,tapi karena milik Zara luka ,Zara pun kesakitan saat jongkok.


"Abangg,,sakittt,,,ininya Zara sakit bangettt,,perihhh,,huhuuu,,,"Zara menangis karena kesakitan.dan ada tetesan darah juga.


"Iya sayang,,tahan yah,,maaf,,udah jangan nangis,,,nanti sembuh kok,nanti Abang salepin yah,,"Rizki seperti seorang kaka yang menyuruh adeknya diam karena merasa kesakitan.


Zara jongkok sekitar 10 menit,itu sudah cukup lama,dan Zara pun sampai kencing,lalu Rizki membantunya duduk di closet.


"Sudah jangan nangis,,semoga tidak hamil karena masuknya aja ngga semua,,"Rizki terus saja menenangkan Zara.padahal Rizki tau kalau dasarnya mau jadi mau banyak atau dikit yang masuk,tetep aja bisa bikin hamil.


Rizki lalu membantu Zara mandi,Rizki sebenernya sangat terang*sang saat membantu memandikan Zara,tapi Rizki menahanya,mengingat tadi dirinya habis bikin kesalahan juga karena melihat Zara yang tadi menangis karena kesakitan.


Selesai Zara mandi,Rizki juga mandi sekalian,dan Zara belum keluar dari kamar mandi karena menunggu Rizki selesai,Rizki akan menggendongnya lagi karena Zara kesakitan untuk jalan.


Setelah Rizki selesai mandi,mereka lalu keluar dari kamar mandi,Rizki juga memakaikan baju ke pada Zara,dan menyisir rambutnya,Zara yang sudah Rapi langsung tiduran lagi di kasur,karena merasa lemas juga inti tunuhnya masih sakit.

__ADS_1


"Bang,,,Zara haus,,"sambil tiduran Zara berkata.


"Iya nanti Abang ambilkan,Abang pake baju dulu yah,,"Zara menangguk.


Selesai pake baju,Rizki lalu keluar dari kamar dan menuju dapur,saat masuk ke dapur Mba semuanya tersenyum,karena melihat Rizki yang memake kaos oblong dan celana pendek,juga habis mandi rambutnya basah lagi.


"Mba,,kenapa kalian senyum senyum gitu,ada yang salah sama saya,,?"tanya Rizki pada si mba.


"Ma,,maaf Mas,,Mas ngga ada yang salah kok,Mas tetep ganteng,kita senyum senyum karena baru lihat Mas Rizki pake baju rumahan,biasanya kan kita lihat Mas Rizki rapi ,karena pake kemeja dan jas,,"Rizki lalu jawab oh.lalu Rizki keluar dari dapur langsung berjalan menuju kamarnya lagi.


"Wah Mas Rizki yang pengantin baru,pagi pagi udah mandi basah nih,"Mba Mimin berpapasan dengan Rizki ,langsung meledeknya.


"Iya dong mba,makanya mba juga nikah biar tau enaknya pengantin baru,,"


"Hemmm,,iya deh yang dah nikah,,"lalu Rizki berjalan lagi,tapi baru dua langkah Mba Mimin memanggilnya lagi.


"Mas Rizki,,tunggu bentar,,"Mimin mendekat.


"Mas,,,bisa ngga kalau sedang main kuda kudaan suaranya pelanin dikit,tadi behhh,,kedengeran banget tau ngga di kuping Mimin,sampai mimin ikut deg degan,,"Rizki sedikit kaget ternyata ada yang mendengarnya.


"Kok mba bisa denger,,"


"Ya lah saya denger,orang kalau pagi saya beres beres depan kamar non Zara,dan kuping saya masih waras,"lalu Mimin pun pergi,Rizki hanya geleng geleng.


Rizki lalu masuk kekamar dan memberikan minuman hangat buat Zara.Zara langsung meminumnya dan tiduran lagi.


"Mau tidur lagi,,?"tanya Rizki.


"Iya,,Zara masih ngantuk,dan badan Zara lemes,,"sambil memejamkan matanya dan memeluk guling .

__ADS_1


Rizki lalu telfon Mamahnya,dan untung Mamahnya sudah bangun,karena nanti sore Mamah bersiap mau pulang ke singapur.


"Ada apa,,tumben pagi pagi telfon,pengantin baru kok udah bangun,,emang semalam belum kerja,,"Mamah bicaranya sambil tersenyum.


"Apa simah,,jangan ngeledek napa Mah,,"Mamah justru tertawa saat Rizki menjawab.


"Ya Maaf deh,,ada apa hemmm,,"


"Tapi Mamah jangan tertawa yah,Abang lagi sedikit takut nih,,"


"Ya udah Abang ngomong dulu coba ada apa,?"


"Zara kan belum mau hamil dulu karena baru masuk kuliah,dan Papahnya juga sudah bilang ke Abang gitu juga,tapi tadi pagi Abang,,,"Rizki berhenti berkata.


"Apa,,tadi pagi Abang kenapa,,?"


"Eemmm,,Abang ngga pake pengaman,dan kita sadar saat milik Abang sudah keluar setengah di dalam ,dan setengah lagi keluar di dalam Mah,,"Mamah tertawa tapi di tutup tangan mulutnya,karena ngga enak sama Abang menertawakanya.


"Mahhh,,,jangan tertawa ,bantu Abang,Abang takut Zara hamil,bisa bisa milik Abang di sunat sampai habis sama Papahnya Zara,"


"Lagian kenapa Abang ngga pake pengaman,"


"Lupa Mah,,Abang bener bener lupaa,,"


"Coba tanya Zara,dia sudah datang bulan belum,kalau Zara sudah datang bulan,berarti Zara bisa jadi masa subur,tapi kalau belum,dan bentar lagi tanggalnya datang bulan,kemungkinan Zara sedang tidak masa suburnya,"kata Mamah.


(maaf kalau penjelasanku salah,)


"Oh gitu ya Mah,,nanti Abang tanya deh sama Zara,sekarang Zaranya lagi tidur,"Mamah menjawab Iya.

__ADS_1


Lalu telfonpun mati,Rizki memutuskan ikut tidur lagi,dan sambil memeluk Zara Rizki pun tidur lagi.


Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasihh...


__ADS_2