MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Rizki Bilang Suka Pada Zara


__ADS_3

Setelah Rizki tidur satu jam lamanya, Zara lalu memberanikan diri untuk membangunkan Rizki.


"Bang,, bangun,, sudah satu jam ini Abang tidur, kita lanjut jalan yuk,,"sambil menggoyangkan tangan Rizki.


"Hemmm,,, iya,"Rizki mengucek matanya.


"Abang ke toilet dulu yah sebentar, mau cuci muka biar seger,, "


"Iya,, tapi jangan lama lama ya,, "


"Iya,, "jawab Rizki ,lalu Rizki keluar dari mobil dan menuju toilet.


Sekitar 10 menit Rizki masuk ke dalam mobil sambil membawa segelas kopi yang masih panas. lalu Rizki meletakanya di pintu mobil.


"Mau kopi ngga Za,,? "sambil memasang sabuk pengaman.


"Ngga ah,, Zara ngga begitu suka, "jawab Zara.


"Dari tadi kamu ngga tidur Za,, ?"


"Ngga, Zara dari tadi hanya mainin hp aja, "


Lalu Rizki meminum kopinya dulu sebelum menjalankan mobil. setelah kopi tinggal setengah, Rizki lalu mulai menjalankan mobilnya.


"Di kampung mau berapa hari,,? "tanya Rizki saat mobil sudah berjalan.


"Dua mingguan lah kira kira,, "


"Kok lama banget sih,, "


"Emang kenapa,,? "


"Abang nanti kalau kangen gimana dong, "


"Idih,, kangen segala,, awas loh nanti pacarnya marah kalau tau Abang kangen sama Zara,, "


"Ngga mungkin dia marah, orang baru calon pacar kok,, "


"Masa sih baru calon pacar, ngga percaya,, "


"Serius baru calon, dan lagian Abang kan kangenya ke kamu, calon pacar Abang,, "Zara yang kurang paham dengan perkataan Rizki lalu mengkerutkan keningnya.


"Masudnya,, "

__ADS_1


"Iya Abang nanti kalau kamu di kampung dua minggu pasti kangen, dan calon pacar Abang ngga bakalan marah kalau tau Abang kangen kamu, karena calon pacar Abang kan kamu Zaraaa,, "sambil mengedipkan mata satunya.


"Perkataan Abang ngga lucu,, "


"Abang serius suka sama kamu Za, kamu ngga perlu menjawab, Abang cuman pengin kamu tau aja, Abang suka sama kamu, "


"Abang tau kok kamu pasti sudah punya pacar, jadi ngga usah menjawab yah,dari pada nanti Abang sakit hatinya saat dengar jawaban kamu, lebih baik ngga usah jawab,, "kata Rizki sedang Zara ada rasa senang juga ada rasa sedih.


Rasa senang Zara karena Rizki ternyata suka sama dirinya, dan rasa sedihnya Zara belum sembuh dari rasa sakit hatinya karena di hianati.


"Zara ngga punya pacar, Zara baru putus,karena dia selingkuh,, "sambil mata Zara memandang kearah luar karena merasa sedih takut air matanya keluar.


"Kok ada yah pria bego yang selingkuhin kamu,"


"Zara aja ngga tau kenapa, mungkin karena memang tadinya dia suka gonta ganti cewe, jadi kalau hanya bertahan dengan satu cewe dia ngga bisa kali,, "


"Wah dia kayanya sakit tuh,, punya kelainan gitu,, "Zara hanya menggeleng kan kepalanya.


Mereka mengobrol sampai tak terasa sudah sampai di rumah kakek Zara.


Zara keluar dari mobil setelah tadi menelfon Ayah Doni untuk membukakan pintu.


setelah Ayah Doni membukakan pintu,Zara dan Rizki di suruh masuk, Rizki yang membawakan tas Zara masuk ke dalam.


"Iya,, kakek sama Mamah sudah tidur, Zara sama Rizki langsung istirahat aja sana, besok baru lanjut ngobrol sama semuanya,, "


"Iya Yah,, "kata Zara.


Lalu Ayah Doni menujukan kamar buat Rizki dan Zara masuk ke kamarnya sendiri. setelah itu Ayah Doni masuk ke kamarnya lagi.


"Za, ini tas kamu, "sambil memberikan tasnya pada Zara saat Zara mau masuk ke kamarnya.


"Za,, dapur sebelah mana yah, Abang pengin minum,, "


"Oh Abang haus,, tunggu Zara ambilkan yah,, "Zara meletakan tasnya dulu di dalam kamar dan setelah itu Zara menuju dapur untuk mengambilkan minum untuk Rizki.


Sedang Rizki duduk di sofa menunggu Zara mengambilkan minum untuknya.


"Makasih,, maaf merepotkan,, "


"Ngga kok,, cuman ambil minum dong ini, "


Setelah minum mereka masuk kamar masing masing, dan mereka langsung istirahat, Karena jam sudah menujukan pukul 1 pagi.

__ADS_1


Pagi harinya Mamah Dian memasak sarapan cukup banyak, karena ada Zara dan Rizki yang datang.


"Pagi kakek,,, "kata Zara saat baru keluar kamarnya dan langsung memeluk kakek yang sedang duduk di sofa sambil bermain dengan Aditiya.


"pagi,, cucu kakek dah besar yah sekarang,, gimana kabarnya, sehat,, "


"Zara sehat kek, kakek gimana kabarnya,,? "


"Kakek juga sehat, ini semua berkat Mamahmu yang selalu merawat kakek,, "


"Mamah pokoknya yang terbaik ya Kak,, "


"Ada apa tuh sebut sebut Mamah, lagi ngomongn Mamah yah, ?"kata Dian saat baru. keluar dari dapur.


"Hehee iya Mah,,, "jawab Zara.


"Awas yah kalau ngomongin yang jelek jelek,, "


sambil ikut duduk di sofa.


"Sarapan sidah siap Pah,, sarapan dulu yuk. Za,,kamu bangunin Rizki sanah suruh sarapan bareng sama kita,, "


"Iya Mah, Zara bangunin Abang dulu,, "


Kake dan Dian juga Aditiya masuk ke dalam menuju meja makan, sedang Zara ke kamar Rizki untuk membangunkanya, sedang Doni sudah pergi ke toko karena ada bahan kue yang harus di beli pagi pagi.


"Bang,,,, Abang,,, bangun udah siang, kata Mamah suruh sarapan bareng,,, "sambil Zara mengetuk pintu kamar.


"Iya,,, tunggu bentar,, nanti Abang nyusul, "kata Rizki yang di dalam kamar.


"Ya udah Zara ke dalam dulu yah,, "


"Iya,, "kata Rizki. lalu Zara masuk ke dalam dan menuju. meja makan.


"Mana Rizkinya,,? "tanya Mamah Dian.


"Katanya nanti nyusul,,, "jawab Zara sambil mengambil nasi goreng.


"Mah,, Zara kangen banget masakan nasi gorengnya Mamah,, Zara bakalan abis banyak ini mah,, "


"Iya ngga papa, makan lah yang banyak yah,, "kata Dian.


Lalu Rizki pun datang, dan Dian langsung menyuruhnya duduk, tapi sebelum duduk Rizki salim sama Kakek dan Dian dulu, setelah itu baru Rizki duduk.mereka pun sarapan bersama,,

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih...


__ADS_2