
"Dek,,, kita liburan ke rumah Ayah yuk,, "Kata Suamiku saat kita sedang duduk di sofa setelah makan malam, sedang Akbar sudah masuk kamar di temani Mba Siti untuk belajar.
"Ayok Mas,,, Dinda mau, udah 2 bulan kita ngga ketemu Ayah loh,,, "jawabku, sambil Aku rebahan di pangkuan Suamiku.
"Adek kapan bisa ambil cuti, tapi kita ngga bisa lama lama,, "
"Dinda hari jumat bisa cuti kok Mas, dan sabtu, minggu kan libur, jadi kita bisa pergi 3 hari, gimana,,, "kataku.
"Boleh itu,, Besok Mas ke rumah sakit untuk melihat jadwal oprasi Mas dulu ya Dek,, "Aku pun mengangguk.
"Dek,,, kita ke kamar yuk, kita bikin adek buat Akbar,, "Aku hanya tersenyum dan mengangguk. Suamiku lalu menggendongku di depan, Aku mengalungkan tanganku ke leher Suamiku agar tidak jatuh.
"Mas,, Dinda kok ahir ahir ini sering ngerasa kram di perut ,"kataku saat Suamiku sudah menidurkan Aku di kasur.
"Kramnya saat Adek sedang apa biasanya,,? "sambil tangan suamiku memegang tanganku untuk mengecek denyut nadi.
"Saat Dinda duduk terlalu lama, dan saat habis makan kalau terlalu kenyang,, "Suamiku lalu bangun dan menuju lemari, rupanya Suamiku mengambil Stetoskop.
"Biar Mas priksa dulu,, Adek kapan terahir datang bulan, "sambil mengecek dadaku dan lalu di perutku.
"Eeemmm kayanya Dinda terahir datang bulan pas mau ahir nifas satu minggu sebelumnya dan sampai sekarang belum dateng bulan lagi,, "Suamiku pun tersenyum.
"Kenapa tersenyum,, ada yang lucu apa,,? "kataku, dan Suamiku menyimpan Stetoskop ke dalam lemari lagi.
"Sepertinya Adek sedang hamil,, "Aku langsung bangun dan kaget.
"Serius Mas,,, "sambil ku usap perutnya.
"Kemungkinan besar iya,, tapi besok biar jelas Adek periksa ke dokter kandungan ya Dek,, "Aku langsung mengangguk,bibirku dan bibir Suamiku tidak berhenti tersenyum.
"Tapi Dokter kandungan di rumah sakit tempat Mas cowo Dek,, jadi jangan di rumah sakit Mas yah priksanya, "Aku hanya menggelengkan kepalaku.
"Iya besok Dinda prikasa di Dokter Ani, teman Dinda di rumah sakit,"Suamiku pun mengangguk.
"Mas besok akan temani,, sekarang Adek kirim pesan padanya ,bilang kalau besok Adek mau minta di periksa olehnya,, "Sambil mengambilkan hpku Suamiku berkata.
__ADS_1
Aku pun mengirim pesan pada Dokter Ani, dan Dokter Ani pun sudah membalas pesanku, katanya besok jam 8.30 Aku ditunggu.
"Gimana Dek,,? "
"Kata Dokter Ani besok jam setengah sembilan kita di tunggu di ruanganya, "kataku.
Lalu Suamiku mengajak tidur dan Aku langsung bertanya.
"Mas,,, katanya bau bikin dede buat Akbar,,? "
"Ngga jadi,, takutnya sudah ada di sini, mas takut Adek kram,, "sambil mengusap perutku.
"Tapi Dinda pengin Mass,, kan bisa pelan, "
"Besok aja ya Dek,, kalau udah tau hasilnya kan Mas bisa lebih hati hati,, "
"Tau ah,, Dinda kesel,, "sambil Aku memunggungi suamiku.
Lalu Suamiku memeluku dari belakang dan mencium rambutku.
"Besok aja yah Dek, jangan ngambek dong,Mas bukanya ngga mau, tapi Mas takut Adek kram dan kalau ternyata Adek benar hamil Mas takut kenapa napa nantinya, "sambil tetap memeluku. Aku pun berbalik dan menghadap Suamiku.
.
.
.
Ayah Doni
Hari ini hari pembagian rapot setelah anak anak melakukan ulangan, yang mengambil rapot di haruskan orang tua murid.
Pukul sembilan pagi semua orang tua murid sudah berkumpul, Aku sebagai wali kelas 7B sudah masuk kelas, setelah Aku memberi sambutan pada orang tua murid dan mengumumkan siapa saja yang dapat rengking kelas dari 1 sampai 10,sekarang waktunya membagikan rapot, dan satu persatu pun Aku berikan, sampai dengan nama ahir Zara Anisa, dan hanya ada Zara sendiri tanpa orang tuanya.
"Zara,, kenapa kamu cuman sendiri, Mamah apa Kakek kamu ngga dateng, "kataku saat melihat Zara yang duduk di bangku sendirian.
__ADS_1
"Mamah katanya lagi di jalan kok Pak, tunggu bentar yah Pak, "kata Zara, Aku pun mengangguk.
Tapi saat Aku menunggu sudah setengah jam Mamah Zara belum nongol juga.
"Mamah kamu tuh kerja di mana sih, emang tempat kerjanya jauh apa,? "tanyaku.
"Mamah Zara ngga kerja Pak, Mamah Zara punya toko kue, dan toko kuenya di kota sebelah, kalau sampai sini bisa satu jam perjalanan, makanya Zara suka telat di jemputnya, soalnya Mamah dari toko ke sini kan jauh,, "Aku pun menganggukan kepala.
"Bapa mau ke kantor dulu, Bapa haus, kalau Mamah kamu datang panggil Bapa di kantor yah,, "Zarapun bilang iya.
Sampai di kantor Aku menuju mejaku, dan Aku minum air yang ada di atas mejaku. setelah itu Aku mengobrol bersama rekan guru guru di kantor.
Sekitar 20 menit di kantor Zara datang mendekat, katanya Mamahnya sudah datang, Aku langsung bangun dan bersama Zara menuju kelas.
Saat Aku masuk kelas, pandangan mataku dengan Mamah Zara bertemu, Aku langsung memutuskan pandangan mataku dengan melihat ke depan.
"Silakan Mamah Zara duduk di sini, "kataku sambil menujuk ke kursi yang ada di depan mejaku.setelah Aku duduk di kursiku.
Mamah Zarapun mendekat dan duduk di depanku, dan Mama Zara masih saja melihat ke arahku.
"Maaf sebelumnya,, apa kita pernah bertemu,"
"Sepertinya,,,, "jawabku.
"Apa Anda pemilik jas itu, yang menolong Saya malam itu, "Aku pun mengangguk. Mamah Zara sepertinya kaget.
"Trimakasih untuk malam itu, dan jas Anda ada di mobil Saya, "
"Iya ngga papa ,soal jas Saya masih ada beberapa kok, jadi ngga usah terlalu di fikirkan, "kataku sambil tersenyum ramah, karena dia adalah orang tua murid ku.
"Ini rapot Zara, dan Zara mendapat peringkat ke dua, Zara anaknya pintar dan rajin, semoga Zara bisa mempertahankanya,"kataku. Mamah Zara hanya menganggukan kepala.
"Tolong tanda tangan di sini, "kataku lagi sambil memberikan kertas tanda hadir wali murid.
Setelah tanda tangan Mamah Zara dan Zara pun undur diri dan Saya langsung menuju kantor, Dari belakang Aku melihat Zara dan Mamahnya masuk mobil, Mamah Zara wanita yang cantik, dengan rambut sepinggang dan bergelombang, badanya pun bagus seperti belum pernah melahirkan karena perutnya pun masih rata tak ada lemak yang menumpuk, kalau wajahnya jangan di tanya,, pasti banyak pria yang menyukainya seperti malam itu saat Aku menolongnya, si pria mengatakan calon istri tapi Mama Zara mengatakan bukan, mungkin itu adalah salah satu pria yang suka padanya.
__ADS_1
Besok lagi...
Jangan lupa like, komen dan vote ya kaka,, trimakasih...