MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Adik Ipar Brengsek


__ADS_3

Aku memainkan lidahku di dalam mulut Dian,,sekarang Dian sudah sedikit bisa mengimbangi ciumanku, dengan ikut menjulurkan lidahnya, dan saat Aku sedang menikmati ciuman, Ada yang mengetok pintu.


Ahirnya kita kaget dan melepaskan ciuman, Dian bangun sambil mengelap bibirnya dengan tisu,untungnya di meja ada tisu jadi bisa langsung mengelap mulutnya yang basah olehku.


Saat Dian membukakan pintu, Aku juga mengambil tisu untuku, dan saat Aku lap ternyata bibirku yang sakit terkena usapan,, Aku mengaduh pelan, kenapa ini bibir sakit lagi sih, kayanya tadi tuh dah sembuh deh karena saat ciuman Aku tak merasa sakit, dalam hatiku menggerutu.


"Mas,,, kenapa kok kaya orang kesakitan,? "karena saat Dian mendekat padaku, Aku masih meringis kesakitan.


"Tadi Mas coba sentuh pipi,ternyata masih sakit,, "


"Pasti sakit Mas orang bengkak gitu,, "


"Tapi tadi saat kita ci,, "


"Mass,,, Udah ngga usah di bahas,, "sambil matanya Dian melotot, Aku pun tersenyum melihatnya, karena Dian sepertinya malu.


"Dian sedang pesankan bubur ayam buat Mas makan,, kalau sedang bengkak kaya gini Mas harus makan yang lembek yah ngga boleh yang keras keras,, "sambil mengompresku lagi, setelah di kompres lalu Dian mengoleskan salep pada bibirku yang luka.


"Mas istirahat aja di sini, Dian ke dapur dulu soalnya ada pesanan kue, "Sambil merapikan meja yang berantakan bekas kompres serta salep.


"Kalau Dian yang bikin kue lama dong Mas di tinggal, "


"Ngga lama kok,, Dian hanya mengajari para pekerja,lalu ke sini lagi,, "Aku pun mengangguk.


Dian keluar dari ruangan, dan Aku merebahkan badan ku di sofa.Mataku pun terpejam dan tidur, rasanya memang sangat mengantuk karena semalam Aku kurang tidur.


"Mas,,, bangun. Ini sudah sore loh,, "sambil menggoyangkan tanganku.


"Hemmm,, iya. Jam berapa sekarang,? "sambil mengusap wajaku.


"Jam 5 sore, ini buburnya Dian sudah hangatkan, di makan dulu gih Mas,, "


"Iya,, Mas mau ke kamar mandi dulu, "sambil bangun dari tiduran. ternyata Aku tidur cukup lama.

__ADS_1


Selesai dari kamar mandi, Aku duduk dan mengambil mangkok di atas meja, lalu Aku memakan bubur ayamnya.


"Dian ngga makan,,? "


"Udah tadi waktu Mas masih tidur,"jawabnya.


"Kenapa Mas ngga di bangunin,,? "


"Mas tidurnya kelihatan nyenyak sekali, jadi Dian ngga bangunin,, "Aku hanya mengangguk.


"Mas mau kopi apa teh manis hangat,, "setelah Aku selesai makan.


"Kopi aja, biar Mas ngga ngantuk, "Lalu Dian pun membuatkanku kopi.


"Mas,, kalau sore toko suka rame, Dian ke depan dulu yah, "


"Mas bantuin boleh,,, ?"


"Emang bisa dan ngga malu,, "Aku menggeleng.


Kita pun keluar dari ruangan, sambil Aku membawa secangkir kopi. Dian dan Aku menuju kasir dan Mas yang Di kasir di suruh Dian pindah ke bagian pelayanan.


Aku ini bukan membantu tapi melainkan hanya di suruh melihat Dian yang bekerja, karena Aku di suruh duduk saja di sebelahnya.


"Mas tolong dong bilangin sama yang di dalam, bilang kalau roti yang di etalase depan sudah habis dan suruh di isi lagi,, "Aku pun langsung bangun, karena dari tadi Aku sedang menunggu Dian membutuhkan bantuanku.


Aku menuju ke dalam, dan bilang pada pekerja kalau roti yang akan di isi untuk etalase depan yang mana, tadinya mereka sungkan, dan mereka yang akan membawanya saja, tapi Aku pun mengatakan kalau Aku ingin membantu Dian.


Saat Aku keluar dan ingin membawa tumpukan roti ke etalase, Aku seperti melihat Adik iparku, lalu karena penasaran tumpukan roti itu Aku berikan pada pekerja untuk menatanya, dan Aku mencari Adik iparku.


Dan benar dia adalah suami dari adiku sedang memilih kue.Saat akan Aku dekati ada perempuan yang memanggilnya.


"Sayang,,, sudah belum, Aku mau ke kasir,? "kata si perempuanya.

__ADS_1


"Udah Nih,, Mas tunggu di parkiran yah,, "kata adik iparku,sambil memberikan roti kepada siperempuan.


Rasanya Aku ingin sekali mendekatinya dan menghajarnya, ternyata suami adiku selingkuh. tapi pasti nantinya akan jadi gaduh, Aku tidak ingin membuat toko Dian jadi ada kerusuhan.


Aku melihat si perempuan keluar, Aku melihat dari dalam melalui kaca jendela, meraka berdua pergi menggunakan mobil. Mungkin itu mobil siperempuan, karena adik iparku ngga punya mobil.


"Mas,,, Mas,,, "sambil Dian menepuk pundaku.


"Di panggil diam aja sih, lagi lihatin apa? ada cewe cantik lewat yah sampai di panggil ngga denger, ?"Aku tersenyum masam.


"Ngga ada wanita yang cantik,selain yang ada di depan Mas ini, "sambil ku toel pipinya.


"Gombal aja,, "Sambil meninggal kan Aku. lalu Aku mengikutinya dari belakang.


Aku duduk di dekat Dian lagi, tapi fikiranku selalu ke pada kejadian tadi, kasian sekali adiku telah di hianati oleh suaminya, dia adalah adiku satu satunya takan Aku biarkan adiku tersakiti,Aku takan memaafkan adik iparku kalau sampai benar dia telah berselingkuh.


"Mas,, kamu kenapa sih kok melamun terus,,sakit,,? "Aku tersenyum sambil menggelengkan kepalaku.


"Mas masuk ke dalam yah,, Mas pengin istirahat,, "sambil bangun dari duduku. Dian pun menganggkuk.


Sampai di dalam Aku duduk di sofa, dan mengambil hpku, lalu ku tekan no adiku.


"Halo Mas,, "jawab adiku.


"Suamimu udah pulang kerja belum,,? "karena ini sudah jam 6 sore pasti orang kerja sudah pada pulang, memang Aku akui kalau Aku dan adik iparku itu kurang dekat karena saat mereka menikah dulu Aku kurang menyukainya, tapi karena adiku sangat mencintainya ahirnya Aku merestuinya.


"Belum Kak, tadi suami adek telfon katanya mau lembur,dan pulangnya mungkin malam,, ada apa ya Kak,, apa ada perlu,,,, ?"


"Oh tidak ada apa apa,, Kaka hanya tanya saja, ya udah yah,, Kaka juga mungkin akan pulang malam,, hati hati di rumah,, "setelah Adiku bilang ya, telfon lalu ku matikan.


Brengsek,, dasar bajingan, takan Aku biarkan kamu menyakiti adiku,,, Dalam hatiku memaki.


**Maaf kalau ada typo..

__ADS_1


Aku sematkan cerita adiknya Doni juga ya kak, Aku ingin menceritakan kisah perjuanganya bangkit dari rasa sakit menuju bahagia dan mempunyai ke turunan. semoga kaka semua suka.


Jangan lupa like, komen dan votenya, makasih**....


__ADS_2