
Rizki dan Zara ahirnya sampai di Singapur, dan mereka berdua naik taxsi untuk menuju apartemen Zara.
Sekitar 30 menit ahirnya samapi juga, Zara dan Rizki lalu menuju ke atas, tepatnya di lantai 10.
"Ahirnya,, sampai jugaa,,, "teriak Zara yang langsung naik ke kasur.
"Aahhh,,, nikmatnya rebahan,, "Rizki hanya tersenyum melihat tingkah Zara.
Lalu Rizki mendorong koper ke dekat lemari, setelah itu Rizki duduk di pinggir kasur sambil melepaskan kaos kakinya.
"Bang,, Zara laper,, "sambil Zara bangun lalu memeluk Rizki dari belakang, dan meletakan dagunya di pundak Rizki.
"Mau pesan aja, atau kita keluar,, "sambil Rizki memegang tangan Zara.
"Kalau pesan aja bisa ngga sih Bang, Zara cape malas keluar,, "sambil Zara iseng bicaranya di telinga Rizki.
"Geli sayang,,, "lalu Rizki menarik Zara agar duduk di sampingnya.
"Bisa,, nanti Abang telfon ke bawah, dan di bawah kan ada restoran, jadi bisa pesan antar, "Rizki sambil memeluk Zara dari samping.
"Ya udah sanah Abang pesan, Zara mau ganti baju dulu,, "Lalu Zara bangun dan menuju kopernya, sedang Rizki menelfon ke bawah apartemen.
Zara masuk ke kamar mandi untuk ganti baju, sedang Rizki selesai telfon langsung rebahan di kasur. sambil memainkan hpnya.
Zara selesai ganti baju, Zara memakai kaos dan celana pendek selutut.
"Sinih sayang,, tiduran dulu,nunggu makanan datang,, "Zara pun menurut dan langsung naik ke kasur.
Rizki menarik Zara agar lebih dekat, lalu memeluknya.Saat Rizki mau mencium kening Zara hp Rizki berbunyi. saat di lihat ternyata dari Hendra.
"Sayang ini Papahmu telfon, diam yah,, "Rizki langsung bangun dan duduk. Zara hanya mengangguk.
"Hallo Ki,, udah sampai belum,,? "
__ADS_1
"Sudah Bos, Zara udah saya antar ke apartemen nya,, "
"Bagus,, kamu sekarang di mana,,? "Zara dengan isengnya mengganggu Rizki yang sedang telfon dengan Papahnya,Zara memeluknya dari belakang, dan jarinya bermain di dada Rizki.
"Sa,, saya a,,ada di apartemen Zara,, "
"Apa,,, maksud kamu ,kamu masih di dalam apartemen Zara,, "Rizki yang merasakan geli dan merinding jadi susah bicara.
"Bu,, bukan Bos,, gini maksud saya, saya menyewa apartemen di dekat apartemen Zara, biar besok kalau pergi gampang,, karena Hotel di sini cukup jauh,, "Rizki matanya melotot ke Zara dan memegang tangan Zara agar tidak iseng. sedang Zara hanya tersenyum.
"Oh gitu,, trus kenapa kamu ngomongnya gagap gitu,,? "
"Ma,, maaf Bos, Saya lagi di WC, "
"Rizkiii,,, jorok kamu yah, "teriak Hendra sampai Rizki menjauhkan hpnya dari telinganya, dan Hendra langsung mematikan telfonya.
Zara langsung tertawa dengan kencangnya ,karena senang mengerjai Rizki yang berhasil di gangguin.
"Sayanggggg,,, kamu sengaja kan,, hemmm,, harus di hukum nih,,hemmm,, "Rizki langsung menggelitiki Zara, dan Zara langsung bangun dan berlari, ahirnya mereka saling kejar.
"Bangg,, hahaaa,,, udah,,, geli,, ampunnn,,, "Lalu Rizki menghentikan gelitikanya. Dan Rizki juga menjatuhkan badanya Di kasur.
Nafas mereka berdua saling memburu, dan Rizki mengambil tangan Zara untuk di genggamnya.
Lalu terdengar pintu diketuk, Dan Rizki bangun untuk membuka pintu, dan ternyata orang yang mengantar makanan yang datang. setelah Rizki membayarnya pintu kembali di tutup.
"Ayo sayang kita makan,, "Sambil meletakan makananya di meja makan.Zara juga langsung mendekat dan duduk di bangku meja makan.
Mereka berdua pun makan bersama, Zara makan sangat lahap. setelah selesai makan Zara dan Rizki duduk di sofa.
"Yang ingat yah,, kamu tuh ngga boleh berteman terlalu akrab dengan laki laki,Abang ngga suka,, "
"Iya,, tapi kalau teman boleh kan,, "
__ADS_1
"Boleh,, tp jangan terlalu akrab,, "Zara mengangguk.
Rizki lalu tiduran dan kepalanya di letakan di pangkuan Zara, mereka sama sama sibuk dengan hpnya, Zara dengan melihat lihat tempat kmpusnya di mbah google. sedang Rizki melihat video lucu lucu. sampai sampai tertawa sendiri.
Malam harinya mereka sudah bersiap untuk pergi jalan jalan ,dengan saling bergandengan tangan mereka keluar dari apartemen.
Mereka berdua sangat bahagia, dan menikmati malam indah di singapur, mereka juga sambil menikmati jajanan pinggir jalan.
"Bang ,,Zara sampai kekenyangan nih,, "sambil mengusap perutnya, saat ini mereka sedang duduk di kursi pinggir jalan.
"Lagian sih apa aja di beli, jadi kenyang lah,, "
"Soalnya semuanya enak enak sih,, "
"Sekarang kita mau kemana lagi, mau ke situ apa ke situ,, "sambil tangan Rizki menunjuk.
"Ke situ aja,, "Zara menujuk ke tempat di mana lampu lampu yang menyala dengan sangat banyak dan sangat indah.
"Boleh Ayo,, "Rizki lalu merangkul pundak Zara.
Zara dan Rizki tidak lupa berfoto bersama, mereka berselfi dengan gaya mereka masing masing.
Sekitar jam 10 malam,mereka memutuskan untuk pulang ke apartemen.karena sudah merasa cape.
Sampai apartemen Zara dan Rizki yang merasa kecapean langsung tidur, dengan saling peluk.
Pagi harinya Zara yang bangun duluan, Zara langsung mandi karena akan bersiap untuk kekampus.
Zara keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk,karena Zara fikir Rizki masih tidur. dan Zara memakai baju dengan menghadap ke lemari, padahal saat itu Rizki sudah bangun dan sengaja pura pura masih tidur. Rizki membuka matanya sedikit dan melihat Zara yang sedang memakai baju.
Senjata Rizki yang memang sudah tegang dari tadi, sekarang makin tegang, gimana tidak tegang karena melibat badan Zara yang putih dan mulus ada di depanya, ya walaupun hanya melihat belakangnya aja, tapi namanya laki laki pasti lihat seperti itu sudah langsung tegang.
Jangan lupa like, komen dan votenya yah, trimakasihh...
__ADS_1
Jangan lupa mampir ke cerita baruku yah, ceritanya pasti seru juga, karena nantinya menceritakan suaminya yang punya kelainan dalam berc*inta atau dalam hub*ungan bad*an,ikut ngehalu di cerita baruku yuk,, jangan lupa tinggalkan jejaknya..