MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Agung Cemburu.


__ADS_3

Hari pun berlalu,, dan hari ini rupanya ada rapat para Dokter dan juga Dokter dari rumah sakit Suamiku bekerja, rupanya Suamiku pun ikut juga, karena akan membahas tentang kerja sama antar 5 rumah sakit,ada 5 rumah sakit akan mengadakan pengobatan dengan biaya paket.


Saat masuk ruangan rapat ternyata Suamiku sudah di dalam, dan dari Dokter yang datang dari rumah sakit Suamiku ada 4 orang termasuk Suamiku, Aku duduk agak jauh dari posisi Suamiku. tetapi kita masih bisa saling tatap, Aku dan Suamiku pun saling melihat dan tersenyum, kalau teman Suamiku semuanya sudah tau kalau Aku istri dari Dokter Agung, beda dengan Dokter Dokter di rumah sakit tempatku bekerja, belum ada yang tau kecuali Dokter Budi dan pak Direktur rumah sakit ini, oh iya suster Jeni juga sudah tau. Saat Aku sedang duduk tiba tiba Dokter Budi datang dan duduk di dekatku.


"Ini Saya bawakan minuman dingin, biar rasanya segar saat nanti rapat, "sambil menaro botol minuman jus buah di depanku.


"Kenapa repot repot sih Dok,, harusnya ngga perlu segitunya,, "


"Tadi Saya sekalian beli, jadi inget Dokter,, "


"Trimakasih kalau begitu, "sambil tersenyum sekilas.


Rupanya di ujung sana ada yang sedang menatapku dengan tatapan tajamnya. Aku hanya melihatnya sambil tersenyum dan menggelengkan kepalaku.


Tak begitu lama rapat pun di mulai, sekitar satu jam rapat baru selesai. saat Aku akan bangun dari duduku,ada pesan di hpku yang masuk dan ternyata dari Suamiku, Aku melihat ke arah Suamiku dan Suamiku menyuruhku untuk membacanya.


"Jangan pergi dulu, duduk diam di situ, "


Aku pun menurutinya dan tetap duduk.


"Dok ayo kita keluar,, "kata Dokter Budi.


"Ya silakan duluan, Saya nanti dulu, soalnya Saya ada perlu dengan seseorang, "jawabku.


"Oh ya udah,, saya duluan yah, soalnya ada pasien yang sedang menunggu Saya, "Aku hanya mengangguk.


Setelah Dokter Budi pergi, dan satu persatu Dokter yang lain pun keluar sekarang tinggal Suamiku dengan Pak Direktur yang sedang mengobrol, Aku hanya diam sambil melihat ke arah Suamiku.


"Oh,, Dokter Dinda masih di sini, nunggu Pak Agung yah,,? "

__ADS_1


"Iya Pak,, silakan kalau Bapa masih ingin mengobrol , Saya bisa menunggu kok Pak, "


"Ini sudah selesai kok Dok,, Pak Agung trimakasih atas kedatanganya, semoga kerja sama antar rumah sakit kita dan semuanya berjalan dengan lancar, "


"Iya Pak sama sama, ya semoga semuanya lancar, " Suamiku dan Pak Direktur lalu berjabat tangan dan Pak Direktur pun pergi dari ruangan rapat.


Setelah Pak Direktur pergi, Tatapan tajam mengarah ke padaku.


"Kita ke ruangan Adek aja, "Sambil menggandeng tanganku kita berdua keluar dari ruangan rapat.


Di sepanjang jalan menuju ruanganku banyak sekali suster dan ada juga Dokter yang melihat ke arahku, karena melihat Suamiku yang menggandeng tanganku,Aku pun hanya mengikuti kemauan Suamiku karena sepertinya Suamiku sedang kesal karena di lihat dari sorot matanya.


Sampai di depan ruanganku, suster Jeni pun tersenyum karena dia sudah tau kalau Dokter Agung ini suamiku.


"Mas,,, mau minum apa, "kataku saat sampai di dalam ruanganku.


"Mas ngga butuh minum, "sambil mendekat ke padaku sehingga kita saling hadap dan sangat dekat.


"Mas,, kita hanya teman kerja ngga lebih, "kataku.


"Bagi Mas, yang namanya perempuan dan laki laki berteman dan sangat akrab itu tidak bagus, dan di lihat dari sorot mata Dokter Budi melihat Adek pun beda,, "


"Mas,, ngga gi,,, "belum Aku selesai ngomong Suamiku langsung pamit pulang.


"Lebih baik Mas pulang, "sambil berjalan ke pintu.


"Mass,,, tunggu, "sambil Aku lari dan memeluknya, tapi Suamiku melepaskan pelukanku dan keluar dari ruanganku.


.

__ADS_1


.


.


Ayah Doni


Hari pun berlalu, sekarang Aku sering melihat Zara yang di jemput Mamahnya, kenapa Aku yakin dia adalah Mamahnya karena Zara dan Mamahnya ada kemiripan, dan pernah sekali Aku mendengar Zara memanggil Mamahnya karena ngambek Mamanya menjemputnya terlalu lama.


Malam ini Aku habis menghadiri pernikahan rekan kerjaku sesama guru. karena waktu berangkat mendung dan sepertinya akan turun hujan jadi Aku memutuskan untuk menggunakan mobil pergi ke acara temanku.


Saat pulang hujan cukup besar, dan Aku membawa mobil cukup pelan karena pandangan yang sedikit kurang.


Di tengah jalan Aku hampir menabrak seorang wanita, karena dia tiba tiba lewat, Aku langsung menginjak rem mobilku.


Wanita itu masih berdiri di samping mobilku dan seperti ketakutan, Aku pun turun dari mobil dan mengambil payung, tapi saat Aku keluar wanita itu ada yang menariknya dan wanita itu berteriak tidak mau.


"Maaf Mas,, bukanya saya ikut campur, tapi wanita ini tidak mau pergi dengan anda, jadi hormati keinginanya, "karena Aku melihat si pria menarik tangan si wanita, tapi wanita itu tetap tidak mau.


"Anda jangan ikut campur yah sama urusan Saya, ini adalah calon istri saya jadi minggir,, "sambil mendorongku.


"Tolong pak,, dia bukan calon Suami Saya, saya justru benci sama dia, "sambil berdiri di belakangku.


"Mas sudah dengar kan, jangan berbuat kasar sama wanita, karena tidak baik, jadi silakan Mas pergi saja,, "kataku.


"Dian,,, sampai kapan pun Aku tidak akan menyerah untuk mendapatkan kamu,,, kalau kamu sampai menolaku kamu tau kan apa yang akan aku ambil darimu, orang yang sangat kamu sayang akan Aku ambil,dengar itu,,, "lalu pria itu pun pergi ke mobilnya dan membawanya sangat kencang.


"Maaf Mba ini sudah malam, dan cari taxsi pun sepertinya susah karena sedang hujan juga, kalau tidak keberatan mari saya antar,,, "wanita itu sepertinya sedikit takut padaku mungkin mengira Aku orang jahat.


"Saya seorang guru, dan Saya bukan orang jahat, Saya murni ingin membantu,silakan,,naik mobil saya, akan saya antar Mbanya pulang,, "sambil Aku membuka pintu belakang, karena Aku takut Wanita itu takut padaku, jadi Aku suruh duduk di belakang saja.

__ADS_1


Wanita itu pun mau, dan masuk ke mobilku, lalu Aku pun masuk mobil. karena melihat wanita itu basah dan sepertinya kedinginan, Aku menawarkan jas yang Aku taro di bangku depan, tadinya wanita itu menolaknya tapi Aku tetap memberikanya...


Jangan lupa untuk like, komen dan votenya ya kak,, trimakasih...


__ADS_2