
Dinda sedang menyiapkan baju ganti untuk suaminya, malam ini Agung pulang cepat karena tidak ada lagi pasien yang harus di oprasi.
Agung keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk yang menutupi bagian bawahnya saja.
"Mas,, ini bajunya sudah Dinda siapkan,, "
"Iya sayang,,makasih,, "
Lalu Agung memakai bajunya dan Dinda duduk di kasur sambil melihat Agung yang sedang memakai baju.
"Mas tadi Ayah telfon, dan bilang kalau Mamah Dian hamil lagi,, "
"Apa,, seriusan Yang,,? "kata Agung yang kaget mendengar Dian hamil lagi anak Doni.
"Iya, serius. Dinda aja kaget dengernya,, "
"Wah Ayah tua tua juga topcer juga yah Yang,,"
"Umur ngga jadi pengaruh Mas,, buktinya Mas aja masih bisa ngehamilin Dinda, kembar lagi anaknya,, "
"Iya ya Yang,, gimana kalau kita juga nambah anak lagi Yang,, pasti seru tuh,, anak anak kita seumuran sama om atau tantenya nanti,, "
"Ngga,,, enak aja yah,, 3 udah cukup,, "kata Dinda sambil matanya menatap Agung dengan tajam.
"Ya udah sih Yang kalau ngga mau ya ngga papa,, ngga usah melotot gitu,, "sambil mengusap wajah Dinda agar matanya ngga melotot.
"Lagian sih,, Mas ngomongnya pengin nambah anak,, "Agung hanya tersenyum.
Agung sudah selesai memakai baju, lalu Agung mengajak Dinda untuk makan malam.
"Mas mau pakai apa makanya,,? "
"Ayam goreng sama kasih kuah sup,, "Dinda lalu mengambilkanya.
"Sambelnya mau ngga,,? "
"Boleh deh,, dikit aja tapi yah,, "Dinda pun menurut. setelah terisi Dinda memberikan piringnya pada Agung.
__ADS_1
"Kamu ngga makan Yang,,? "
"Dinda udah makan tadi bareng Akbar,, "Agung lalu mengangguk dan lalu makan.
"Yang besok sore Mas mau ada seminar di kota semarang selama 3 hari, nanti siapin baju Mas yah,, "sambil makan Agung bicara.
"Tiga hari Mas,,? "Agung mengangguk.
"Kenapa,, mau ikut,, "Dinda menggeleng.
"Sekarang Dinda ngga bisa pergi pergi, udah repot,, "
"Ya kita ajak anak anak dan mba ikut sekalian"
"Ngga ah,, takutnya malah justru ganggu Mas seminar lagi nantinya,, "
"Ya ngga ganggu lah,, malah Mas justru senang kalau Sayang ikut, jadi Mas ngga kesepian nanti di sana,, "
"Ngga lah ya Mas,, kasihan kembar masih terlalu kecil untuk pergi jauh jauh,, "
"Ya udah kalau ngga mau ngga papa kok,, "
"Malam sayang,,, anak Papah belum pada bobo nih,, "kata Agung saat masuk ke dalam kamar si kembar.
Kembar langsung mengacungkan tanganya ke arah Agung, dan Agung langsung duduk di kasur yang di letakan di lantai. Kembar langsung memeluk Agung. mba Siti yang sedang menjaganya langsung keluar dari kamar kembar, membiarkan kembar bermain bersama Papah dan Mamahnya.
"Napa sayang,, kangen yah sama Papah,,? "Sambil menciumi pipi kembar satu per satu.
"Iya Papah kita kangen,, papah sibuk terus sih"Dinda yang bicara mewakili si kembar. Agung pun tersenyum.
"Abang sudah tidur Yang,, ?"
"Kayanya udah deh Mas,,ini udah malam loh, "
"Iya sih,, "
Lalu Agung dan Dinda menemani Kembar sampai tertidur, setelah kembar tidur dengan nyenyak, Agung dan Dinda keluar dari kamar,dan memanggil mba iis dan mba Siti untuk menemani kembar tidur. biasanya mba siti sama mba Iis bergantian untuk tidur di kamar kembar.
__ADS_1
Agung dan Dinda ke kamar setelah mba Siti masuk kamar si kembar.
"Yang,,, kita tidur yuk,, "
"Iya ayo Mas,, "mereka berdua lalu naik ke kasur.
"Sayang,, besok kalau Mas pergi, jagain anak anak yah, "
"Iya itu mah ngga usah Mas bilang juga pasti Dinda jagain anak anak Mas,, Mas tuh ada ada aja ngomongnya,, "
"Iya,,, kan Mas takutnya kamu nanti sibuk dengan kerjaan kamu terus Yang, dan Anak anak ngga keurus, kan kasihan,, "
"Dinda ngga akan ke klinik kalau ngga ada yang penting banget kok, jadi Mas ngga usah kuatir yah,, "
"Iya,, Mas percaya kok sama kamu Yang, Kamu tuh Istri yang sangat sempurna di mata Mas setelah Tuhan,sudah cantik, baik, sayang sama keluarga dan semuanya yang baik baik kamu punya semuanya,, "
"Hemmm,, ngegombal aja bisanya, sayangnya ngga mempan tuh,, "Agung langsung tersenyum.
"Mas itu ngga ngegombal sayang, itu memang kenyataanya,, "
"Ya,, ya,, terserah Mas aja deh,, "sambil memeluk Agung dengan kencang.
"Yang,, kita main bentar yuk,, "
"Mau main apa Yang,,? "
"Main kuda kudaan, yah mau yah,, "sambil alisnya di naik turunkan.
"Hemm,, gimana ya Mas,, "Dinda sambil mendongakan wajahnya.
"Udah ngga usah kebanyakan mikir, nolak keinginan suami dosa loh,, "
"Tapi Dinda punya syarat,, "
"Apa tuh syaratnya,,? "
"Mas besok pagi harus yang nyiapin air hangat buat Dinda mandi, siapin baju buat Dinda pake dan sarapan buat Dinda juga,, gimana,, "
__ADS_1
"Ok lah,, itu mah kecil,, "
Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih,,,