MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Akbar Melihat Bayangan


__ADS_3

Akbar masih diam di pemakaman Sila,sudah satu jam lamanya Akbar di situ,Akbar rupanya sedang menyusun rumput juga membersihan rumput liar,agar kubuaran Sila tidak beantakan,dan sekarang hasilnya sangat rapi.


Sedang Dinda di rumah,memberikan oleh oleh dari Akbar buat mba dan suaminya,sedang coklat buat anak anak mereka.setelah mendapatkan oleh oleh mba masuk lagi ke dalam.


"Vi kamu cuman dapat coklat aja nngga papa kan,soalnya Abang ngga tau kamu ada di sini,,"kata Dinda pada Vivi.


"Iya Bu ngga papa,ini aja saya sudah berterimakasih,,"jawab Vivi,keponakan mba iis.


"Vi,,nanti kamu ke kliniknya sendiri yah,Saya ngga ke klinik dulu,kamu minta antar ke pak supir aja,"


"Iya Bu,,"


"Oh iya kamu ke kuliah jam berapa nanti,"


"Saya kuliah jam 5 sore bu,,"


"Kamu nanti langsung berangkat aja dari klinik yah,jangan pulang dulu,kasihan kamu nanti bolak balik jadi cape lagi,"


"Iya bu,,ya udah yah saya masuk dulu,"Vivi mengangguk dan.menjawab Iya.


Vivi adalah keponakan Mba Iis,Jadi Vivi ke jakarta mau cari kerja,dan Vivi cuman lulusan SMA,lalu Dinda kasihan karena cari kerjaan sekarang susah hanya dengan mengandalkan lulusan SMA.


Dinda menyuruh Vivi untuk kerja di kliniknya pengganti Sila,dan kalau pulang dari klinik Vivi lanjut kuliah.itu pun di biyayai Dinda karenaVivi ternyata anak pintar,Vivi kuliah ambil jurusan Dokter.


Vivi orangnya tinggi dan badanya juga bagus,Vivi orangnya hitam manis dan ada lesung pipit di pipinya,rambutnya panjang sepinggang.Vivi tinggal di rumah yang kusus buat mba di samping rumah utama.


Vivi pergi ke klinik jam 11 siang,karena memang biasa hari minggu Vivi dan Dinda berangkat siang.


Vivi sudah kerja di klinik dan tinggal di rumah Dinda sekitar dua tahun,Vivi juga tinggal setahun lagi selesai kuliah,Vivi juga ambil kelas sabtu minggu karenaVivi ingin cepat selesai kuluahnya,yang harusnya satu tahun Vivi ingin mengejar cuman6 bulan lagi.


Vivi pergi ke klinik di antar pak supir ,Dinda tidak membolehkan naik taxsi karena lebih aman di antar,Dinda memang dasar orangnya baik dan penyayang kepada semua orang ,termasuk yang tinggal di rumahnya,makanya yang kerja di tempat Dinda sangat betah.


Akbar lalu pergi dari pemakaman setelah merapikan makamSila,Akbar menelfon teman temanya untuk mengajaknya ketemuan.

__ADS_1


Beni pun datang,mereka ketemuan di rumah makan dan Akbar yang mentlaktirnya.


"Gimana kabar Papah dan Adikmu Ben,,"


"Mereka baik,Papah sekarang sudah berubah,dan lebih banyak di rumah,"


"Sukurlah,sekarang kamu kerja apa masih kuliah,?"


"Aku sudah ngga lanjut kuliah,cuman D3 saja,Aku sekarang bantu Papah di kantor,dan melenceng dari jurusan kuliahku,Aku kasihan dengan Papah Bar ,,"


"Ya yang penting kan kamu ada kerjaan,bantu orang tua juga penting,"


"Iya sih,,kamu kapan balik ke Amerika,?"


"Mamahku meminta sebulan Aku di sini,"


"Wah anak Mamah nih,"Akbar tersenyum.


"Aku sudah 3 tahun ngga pulang,jadi keluargaku meminta Aku untuk lebih lama di sini,"


"Kapan kamu kesana,,?"


"Tadi pagi,,"


"Sudah bisa lupain kakaku kan,pasti di sana udah punya pacar bule yah ,"Akbar mengelengkan kepalanya.


"Ngga ada,,Aku belum mau berhubungan dulu dengan perempuan,Aku masih ingin sendiri karena dalam hatiku paling dalam,Aku belum bisa melupakan kakamu,,"


"Apa rasa cintamu untuk kakaku sedalam itu,"Akbar mengangguk sambil melihat layar hpnya yang ada foto Sila dengan dirinya.


Teman Akbar semuanya ada 6 yang datang termasuk Beni.mereka kumpul sampai sore,dan ahirnya mereka pun memutuskan untuk pada pulang,karena sudah sore.


Akbar pulang ke rumah,dan saat masuk ke rumah ,Mamah dan Papahnya sedang duduk disofa.mereka sedang mengobrol.

__ADS_1


"Sore Mah ,Pah,,"sambil mencium Dinda dan langsung duduk di dekat Dinda.


"Kamu dari manaBang,sore gini baru pulang,?"


"Abang habis bertemu sama temen temen Abang Mah,kita jadi lupa waktu,"


"Oh,,sanah mandi gih,udah sore ,udah bau asem lagi,,"


"Masa sih Mah Abang bau,"sambil mencium ketek nya sendiri,Dinda dan Agung tersenyum melihatnya.


"Ya udah Abang ke kamar dulu,mau mandi biar ngga bau,,"


"Iya udah sanah mandi,nanti makanmalam turun ya sayang,"


"Siap Mah,"Akbar lalu bangun dari duduknya dan masuk ke kamar untuk mandi dan istirahat.


Selesai mandi Abang tiduran di kasur,dan sambil menainkan hpnya.Sekitar jam 8 malam Abang turun dan.makan malam bersama.


"Abang besok kita ke mall yuk,"Kata Faiza.


"Iya Bang,kita jalan jalan sama nonton,ada filem baru loh,,"kata Fatiya.


"Boleh,,besok kita ke mall,,"kedua adik kembarnya langsung bilang yes sambil merak tos.


Selesai makan mereka mengobrol bentar ,lalu Agung dan Dinda masuk kamar duluan,karena Agung mau minum obat dan banyak istirahat.


Sedang Fatiya dan Faiza mengajak Abangnya untuk ke kamarnya,mereka ingin ngobrol dan curhat bareng Abangnya.


Sekitar jam 10 Akbar sudah mengantuk keluar dari kamar adeknya,sebelum masuk ke kamar,Akbar menuju dapur untuk ambil minum.


Saat Akbar masuk ke dapur,Akbar kaget karena melihat seperti bayangan perempuan pakai baju putih dan rambut panjang sedang ada di dapur,Akbar lalu menyalakan lampunya.


Aaaaaaa.....keduanya teriak bersamaan karena kaget.

__ADS_1


***Jangan.lupa like komen fan Votenya,trimakasih..


Soal yang kemarin yang Akbar kuliah kok S1,bukan S2.jadi ceritanya Akbar tuh waktu ke amerika pindah masih D3 ,itu Akbar masih kulaih semester 2 karena Akbar masih usianya 20 th,Sekarang Akbar Selesai D3 lalu mau lanjut S1, di jakarta kemarin waktu sila ninggal Akbar belum lulus D3nya.sekarang usia Akbar baru jalan 23 masih muda banget kan,,tapi nanti tuh Aku di sini Akbar tidak kaya Agung yang nikahnya telat,Cuman pertamanya memang mau di bikin jadi pria jutek dan dingin ke perempuan***,


__ADS_2