MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Zara Dan Rizki Sama Sama Merasakan


__ADS_3

Zara dan Rizki masih terus saling mel*umat,saling menikmati manisnya bibir .Karena posisinya berdiri kurang enak, lalu Rizki menggendong Zara menuju kasur, Zara pun tidak menolaknya, Zara yang takut jatuh mengalungkan tanganya di leher Rizki.


Sampai Kasur, Zara di tidurkanya dan Rizki juga ikut naik ke kasur. mereka saling hadap dengan posisi tiduran memiringkan badan.


"Abang sangat mencintaimu, dan Abang ngga akan melakukan hal yang melewati batas,"sambil mengusap pipi Zara, Zara hanya tersenyum dan mengangguk.


Lalu Rizki mencium kening, lalu kedua mata juga kedua pipi Zara terahir di bibir. Rizki mencium bibir Zara dengan sangat rakus, dan Zara hanya mengimbanginya saja.


Badan Rizki sekarang sudah di atas badan Zara, ciuman itu terus berlanjut, kaki Zara di lebarkan agar posisinya lebih enak. dan sekarang posisi senjata Rizki ada di atas inti milik Zara. ,dan Rizki sesekali menekan dan menggerakan pinggulnya.


Zara yang baru merasakan sensasi seperti itu merasa nikmat, Zara memejamkan matanya dan tanganya sambil mencengkram baju Rizki yang ada di punggungnya.


Zara yang sudah merasa kehabisan nafas lalu sedikit memberi kode pada Rizki, Dan Rizki langsung tau lalu melebaskan ciumanya, ciuman Rizki lanjut ke leher Zara, Rizki tidak membuat tanda kepemilikanya di sana, Rizki hanya menji*lati leher Zara saja.


Rizki sambil terus menggerakan pinggulnya, Zara semakin merasakan sensasi yang sungguh membuatnya merasa nikmat.


"Aahh,, Banggg,,,, "suara des*ahan yang keluar dari bibir Zara.


Zara merasakan nikmat, sampai dari mulutnya mengeluarkan suara indah. dan membuat Rizki menjadi bersemangat.

__ADS_1


Baju Zara di depanya ada kancing bajunya,Rizki dengan pelan melepaskanya satu persatu.


"Bang jangan,,, "sambil memegang tangan Rizki dan menggelengkan kepalanya.


"Abang ngga akan sampai ke bawah, percaya sama Abang,, "sambil berbisik di telinga Zara dan lalu di ciumnya jaga telinga Zara. Membuat Zara merasa di sengat listrik karena merasa merinding dan bergetar.


Zara ahirnya percaya dan pasrah kepada Rizki, dan membiarkan Rizki melepaskan kancing baju miliknya satu persatu.


Setelah terlepas semuanya,mata Rizki langsung tertuju pada dada milik Zara, dada Zara itu besar tidak dan kecil pun tidak. sedang sedang saja dan terlihat padat dan sangat mulus. Zara yang terus saja di pandar Rizki, lalu membuang mukanya sambil memejamkan matanya.


Rizki pertamama menarik pembungkus dada Zara kebawah, Rizki tidak melepaskanya, lalu dada Zara pun terlihat, daging kecil yang berwarna coklat nya saja masih kecil dan belum besar,, membuat Rizki tersenyum tipis.


"Baanggg,,,, seeettt,,, aaahhh,, "Zara merasakan geli dan nikmat.


Sedang Rizki terus sibuk menj*ilati dada Zara, setelah itu Rizki juga menyedotnya, membuat Zara seperti kejang.


Rizki terus saja sibuk meny*edot seperti bayi yang kehausan,dengan bergantian men*yedot ke kanan dan ke yang kiri.


Sedang Pinggul Rizki juga masih terus bergerak, di tekan dan juga di dorongnya kearah inti milik Zara.

__ADS_1


Sekitar setengah jam kemudian, milik Rizki sudah makin keras, dan seperti akan melakukan penembakan.


Riszki makin mempercepat gerakan pinggulnya.dan terus menekan. sebenarnya Zara merasakan sakit, tapi di tahanya karena melihat Rizki yang seperti hilang kendali, dengan tanganya meremas kedua dada Zara, Rizki mengeluarkan suara dari mutnya.


"Uuuhhh,,, uuuhhh,,, Aaaaahhhhh"Rizki rupanya melakukan tembakan.


Zara juga ahirnya merasakan kenikmatan,karena remasan tangan Rizki di dadanya dan di bawah,walau merasa sakit karena terus saja di tekan oleh milik Rizki membuat Zara merasa kenikmatan juga. (Zara dan Rizki masih sama sama memakai celana kumplit yah)


Rizki ambruk di atas badan Zara setelah selesai melakukan penembakan.


"Maaf,,, dan makasih ya Yang,, "sambil mencium kening Zara.


Setelah itu Rizki bangun dari atas badan Zara, dan langsung ke kamar mandi, karena celana miliknya terasa lengket dan basah.


Setelah Rizki masuk ke kamar mandi, Zara langsung merapikan bajunya, membenarkan pembungkus dadanya serta memasang kancing bajunya yang terlepas.


Setelah itu Zara menuju kaca, dan menyisir rambutnya yang berantakan, setelah itu Zara meraba inti miliknya, dan ternyata basah juga.


Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih.

__ADS_1


Maaf dikit, dan maaf juga kl ada typo, aku lg sibuk mau nyiapin plng kmpng, soalnya mau mudik,, jadi upnya kadang ngga pasti.


__ADS_2