MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Dea Kaget


__ADS_3

"Eeeemmmm,,,, "Dian melepaskan ciumanku.


Lalu Aku tersenyum sambil mengelap mulut dian yang basah.


"Mas rasa dua minggu lagi masih sangat lama deh Yang,, Mas udah ngga tahan,, "dengan masih posisiku diatas tubuh Dian.


"Sabar dong Mas,,makanya fikiranya jangan mesum terus, "Aku hanya tersenyum.


"Mas,, bisa bangun ngga dari atas badan Dian, ini Dian sakit karena ada yang menekan ,seperti benda keras gitu,, "Aku pun bangun lalu duduk. Dian juga sama bangun dan duduk di sebelahku.


"Ininya Mas nakal ya Yang,, "sambil ku usap senjataku dari luar celana yang sudah sangat tegang.


"Iiihh,, ngga usah di jelasin sih Mas,, Dian kan malu liatnya,, "sambil buang muka.


"Ayo Mas anterin Dian pulang,ini dah malam, "sambil Dian bangun dari duduknya.


"Ngga mau nginep aja,,? "tanyaku lagi.


"Ngga,, "sambil mengambil tas di meja.


Aku dan Dian pun masuk mobil, setelah itu kita berangkat menuju rumah Dian.


"Mas,, Zara besok mau di jemput Mas Hendra,katanya mau di ajak jalan jalan ke kota selama2 hari, "


"Ya ngga papa Yang,, biar mereka dekat, pasti Hendra juga ingin menghabiskan waktu untuk berdua dengan anaknya, ya walaupun cuman 2 hari tapi pasti itu sangat bermakna untuk Hendra,, "Dian pun mengangguk.


Setelah sampai rumah Dian Aku ngga ikut turun, karena sudah malam jadi Aku langsung pulang.


"Hati hati di jalan ya Mas,, "sambil mencium tanganku. Aku pun menjawa Iya.


Setelah melihat Dian masuk ke dalam rumah, Aku pun langsung menjalankan mobilku untuk pulang.


Pagi harinya Aku yang akan bersiap untuk pergi mengajar, melihat adeku yang bersiap akan pergi juga.


"Adek mau pergi kemana,, ?"tanyaku. sambil mendekat pada adiku yang sedang memanaskan motornya.


"Adek mau bantu bantu kak Dian di toko rotinya kak,, "jawabnya.


"Oh baguslah,, biar adek ada kegiatan, dan tidak memikirkan laki laki brengsek itu lagi,, "Adeku hanya mengangguk dan tersenyum sedikit.

__ADS_1


"Ya udah dulu ya Kak,, adek berangkat dulu, "Aku pun mengangguk sambil bilang hati hati.


Setelah adiku pergi dengan motornya, Aku pun juga berangkat untuk mengajar.


"Yang,, Dea udah ngabarin kamu belum kalau dia jadi bantuin di toko,, "saat ini Aku mendekati mobil Dian, kita sedang ada di parkiran sekolah, dan Zara baru saja turun dan pergi ke kelasnya.


"Udah kok Mas,, Dian juga udah bilang sama Dea suruh langsung ke toko,, "Aku pun mengangguk.


"Ya udah,, kalau gitu Mas mau ngajar dulu, nanti Mas jemput di toko, kita jadi pergi kan,, "


"Iya,, Dian tunggu,, Zara nanti ikut Mas yah pulangnya, "Aku pun mengiyakan.


Setelah Dian pergi, Aku masuk ke kantor untuk menyiapkan materi pelajaran.


Jam pun berlalu,, sekarang sudah waktunya pulang sekolah, Zara sudah menungguku di dekat mobilku.


"Zara katanya mau pergi yah sama Papah,, "saat ini kita sedang di dalam mobil.


"Iya Pak,, kata Papah nanti sore Zara mau di jemput Papah, "Aku pun menganguk.


Setelah sampai Zara pun turun, dan Aku langsung menuju toko.


"Maaf,, permisi Dianya ada ngga,, "tanya seorang pria. saat ini Dea sedang menata roti di etalase.


"A,,ada,, "jawab Dea yang gugup.


"Bisa paggilin ngga,, "Dea pun mengangguk.


"Saya tunggu di situ yah,, "sambil menujuk bangku.


Lalu Dea pun masuk menuju dapur di mana Dian berada.


"Kak,,ada yang mencari kaka di luar,, "


"Siapa De,,? "sambil melepas clemek yang ada di badanya.


"Hemmm,,, Papahnya Zara kak,, "jawab Dea.


"Oh,, kamu tolong bikinin minuman jus ya De,, "Dea pun mengangguk. Lalu Dian pun keluar dan menuju Papahnya Zara.

__ADS_1


Saat Dian keluar ingin menemui Papahnya Zara, rupanya Doni pun sudah ada di sana dan sedang mengobrol bersama Hendra.


"Siang semuanya,, "kata Dian saat sudah sampai di depan meja para lelaki.


"Sore,,, "jawab mereka berdua.


"Mas Doni kapan samapi,,?"tanya Dian padaku.


"Belum lama,baru 5 menit,, "jawabku.


"Mas Hedra ada apa cari Dian,, ?"


"Zara mau Mas Hendra bawa nanti sore untuk ke kotanya,, Mas Hendra hanya ingin memberi tau saja,, "


"Oh gitu,, kalau Mas Hendra mau jemput Zara ke rumah aja yah,, Dian ngga bisa nemenin, Dian mau pergi sama Mas Doni soalnya,, "


"Iya Ngga papa,,, Papah ada kan di rumah,,? "


"Ada kok Mas,, "


Dea pun datang dengan membawa minuman.


"Kok ada Kaka,, kapan datang, "saat Dea menaro minuman jus ke meja.


"Belum lama kok,, "jawabku pada Dea.


"Mas mau minum dulu ngga,,? "tanya Dian padaku.


"Ngga usah ini sudah sore, kita langsung pergi aja yah,, "Aku dan Dian pun pergi setelah Dian mengiyakan. sedang Dea di suruh menemani Hendra sebentar.


"Dea sudah lama kerja di sini,, "


"Be,,lum,, baru hari ini, Kak Dian meminta Dea untuk bantu bantu, soalnya kak Dian sekarang sering pergi, karena sedang mengurusi urusan untuk pernikahanya,, "Hendra pun mengangguk. tapi tiba tiba ada yang datang dari belakang dan mengagetkan Dea.


"Wah,,, hebat yah baru di tinggal suaminya pergi dua minggu ,sekarang sudah dapet cowo aja,,"Dea dan Hendra sama sama menengok dengan kaget.


Besok lagi..


Maaf kalau ada typo

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan votenya trimakasih...


__ADS_2