MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Bumi Minta Maaf


__ADS_3

Zara menangis saat Bumi ingin melepaskan celananya, dan Bumi yang takut ahirnya tidak jadi, dan meminta maaf pada Zara atas perbuatanya, dan Bumi berjanji tidak akan mengulanginya lagi.


Lalu Zara langsung memakai bajunya kembali, setelah memakai bajunya, Zara lalu keluar dari kamar Tedi dan di ikuti Bumi.


"Za,, Kamu dah maafin Aku kan,, "Zara hanya mengangguk.


"Kalau gitu jangan diem aja,Aku jadi takut kamu masih marah,, "sambil menggenggam tangan Zara. Zara lalu tersenyum.


"Tapi kaka janji ngga boleh mengulanginya lagi ya,, "


"Iya,, Aku janji ngga akan mengulanginya,, "Zara yang mendengar janji Bumi tersenyum senang.


"Kak,, Zara pengin minum,, "


"Iya tunggu, Aku akan ambilkan di dapur dulu,"saat Bumi masuk ke dapur, Azizah datang bersama Tedi.


"Za,, kamu ngga kenapa kenapa kan,, kamu ngga di apa apain sama kak Bumi kan,, "Saat Azizah mendekati Zara, Azizah sudah. langsung bertanya.


"Aku ngga kenapa napa Zi,, emangnya ada apa,,? "


"Dia kuatir kalau kamu di apa apain Sama Bumi Za,, "Zara pun tersenyum dan menggeleng.


.


"Ngga kok Zi,, kak Bumi baik sama Aku,, "Azizah langsung mengusap dadanya betanda lega.


Bumi pun datang sambil membawa gelas yang sudah di isi air, dan langsung di berikan pada Zara.


Lalu Mereka berempat mengobrol dan sampai tidak ingat waktu. sampai oma menelfon Zara dan menanyakan di mana, lalu Zara pun mengatakan kalau ada di rumah temanya, Oma langsung menyuruh supir untuk menjemput Zara.


"Ada apa,,? "tanya Bumi.


"Oma sedang mengirim pak supir untuk jemput Zara,, "kata Zara pada Bumi. Dan Bumi pun mengngguk.


Sekitar setengah jam, mobil jemputan Zara pun datang, Zara mengajak Azizah untuk pulang bareng, setelah pamitan pada Bumi dan Tedi, Zara dan Zizah pun masuk mobil.


"Pak anterin temen Zara dulu yah,, "kata Zara pada pak sopir saat mobil sudah berjalan.


"Baik Non,, "jawab pak sopir.

__ADS_1


Lalu setelah mengantar Zizah ,Zara dan pak supir pulang menuju rumah.saat Zara Sampai di rumah Oma langsung mendekatinya.


"Sayangg,,kenapa pulangnya sore sih,, kita ada undangan acara ulang tahun kakanya Oma loh,Papah sama Bunda sudah pergi, dan Oma juga mau pergi ini,, "sambil Zara dan Oma masuk ke dalam rumah.


"Maaf Oma,, "kata Zara.


"Ya udah sekarang Zara mandi dan siap siap, jangan lupa berdandan, bajunya sudah Oma siapkan di kamar Zara yah,, "


"Oma mau pergi sekarang,,? "tanya Zara.


"Iya,, Oma mau ke salon,dan kita nanti ketemu di sana,, "


"Terus Zara nanti perginya sama siapa Oma,,? "


"Nanti Zara di jemput sama Rizki, jadi sekarang Zara siap siap gih,, Oma pergi dulu yah,"Zara hanya mengangguk dan oma pun pergi.


Zara masuk ke kamarnya dan langsung rebahan di kasurnya, dan di atas kasur sudah ada kotak,saat Zara buka ternyata isinya baju pesta yang sangat bagus.


Hp Zara berbunyi tanda panggilan, dan ternyata Hendra, Hendra bilang pada Zara untuk bersiap karena Rizki nanti akan menjemputnya.


Lalu Zara masuk kamar mandi untuk berendam air hangat dulu sebentar,dan agar badanya lebih segar.


Setelah selesai Zara keluar dari kamar mandi dan langsung bersiap.Saat sedang berdandan pintu kamar Zara ada yang mengetuk.


"Non,, Tuan Rizki sudah datang,, "kata Mba di luar kamar.


"Iya Mba,, suruh tunggu sebentar yah,, "teriak Zara dari dalam kamar.


Zara lalu menyelesaikan dandanya, setelah selesai Zara lalu keluar dari kamar.


"Maaf ya Bang nunggunya kelamaan,, "kata Zara bicara sama Rizki, tapi yang di ajak bicara malah ngga menjawab, karena rupanya Rizki terpana dengan kecantikan Zara yang begitu cantik.


"Bang,,, Ayo berangkat nanti keburu kemalaman,, "sambil Zara makin mendekati Rizki, karena Rizki di ajak bicara ngga merespon.


"Oohh,,, iya,, Ayo, "setelah Rizki sadar dan sedikit kaget.


Lalu Rizki berjalan mengikuti Zara dari belakang, karena Zara jalan duluan. saat di depan pintu jalan Zara oleng karena sepatu Zara yang sedikit ke tinggian, Zara hampir saja keselo,untung aja Rizki yang ada di belakangnya menahanya.


Terjadilah adegan Rizki dan Zara saling tatap, karena posisi wajah mereka yang sangat dekat,tangan satunya Rizki ada di pinggang Zara dan tangan satunya ada di punggung atas Zara.

__ADS_1


Mereka tersadar saat ada Mba yang menanyakan keadaan Zara.


"Non Zara ngga papa kan,,? "Rizki yang tersadar langsung membantu Zara berdiri tegak, dan jantung Rizki dan Zara sama sama deg degan.


"Zara ngga papa Mba,, "sambil berjalan cepat karena malu.


Lalu Rizki pun mengikuti Zara lagi untuk berjalan, dan saat sampai di depan mobil Rizki,Rizki membukakan pintu mobil untuk Zara, dan Zara tidak lupa berterimakasih tapi sambil menunduk.


Mobil Rizki berjalan dengan sedikit cepat, karena waktu acara akan di mulai. di mobil tidak ada yang mau mengawali mengobrol, mereka saling diam.


Sampai di tempat acara, di sebuah hotel yang sangat mewah, Zara dan Rizki berjalan masuk ke dalam, dan mencari Hendra dan Dea.


"Bang,, coba telfonin Papah,"kata Zara karena Zara dan Rizki sudah mencari tapi ngga ketemu ketemu juga. Rizki pun mengiyakan dan langsung menelfon Hendra.


Saat Rizki menelfon Hendra, Zara berjalan mengambil minuman, saat gelas sudah di pegang Zara tiba tiba ada yang menabraknya, dan minuman itu pun ahirnya tumpah ke baju Zara.


"Punya mata di pake dong,, "kata si cewe yang menabrak Zara.


"Bukanya kamu yang menabrak Aku yah,, kok kamu yang nyolot,, "


"Enak aja Aku yang nabrak kamu,, kamu tuh yang jalan ngga pake mata, "Rizki yang melihat kejadian itu langsung mendekat.


"Ada apa Za,,? "


"Ini Bang, dia yang nabrak Zara tapi dia malah marah marah ngga jelas,, "


"Orang kamu yang jalanya ngga benar,, "kata si cewe masih ngga terima.


"Udah,, jangan berdebat di sini, malu di lihat orang, Mba ngga papakan,, jadi lebih baik mba silakan pergi, "kaya Rizki sambil bicaranya sedikit tegas.


Setelah si cewe pergi, Rizki melihat ke arah Zara dengan baju bagian dadanya basah dan juga kotor, baju yang Zara pakai jadi terlihat ada nodanya, Rizki lalu punya ide untuk menutupinya.


"Pake jas Abang , bajumu basah dan kotor, pasti tidak nyaman,, "Sambil memakaikan jas pada Zara.


"Tapi gimana sama Abang,, "


"Abang Ngga papa ,, udah yuk kita ke Papahmu,, "Kata Rizki sambil Rizki menggandeng tangan Zara, Zara pun mengikuti langkah Rizki, sambil sesekali melihat tanganya yang di gandeng Rizki.


Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih...

__ADS_1


__ADS_2