
Aku lalu di gendong Mas Hendra menuju ke kamar, Aku yang takut jatuh langsung mengalungkan tanganku di leher Mas Hendra, dan Mas Hendra menggendongku seperti anak koala, karena badanku yang kecil membuat Mas Hendra dengan gampangnya menggendongku.
"Buka pintunya sayang,, "kata Mas Hendra menyuruhku untuk membuka pintu.
Setelah pintu ku buka,, Mas Hendra lalu menjatuhkanku di kasur.
"Awww,,sakit Mas,, "kataku sambil memukul dada Mas Hendra ,karena Mas Hendra menjatuhkan badanya di atas badanku juga.
"Ini ranjangnya kuat ngga ya Yang,,? "saat Mas Hendra mendengar bunyi krek dari ranjang.
"Kuat kok Mas,, "jawabku.
"Kok tadi bunyi sih,, "
"Mungkin kayunya kaget, karena lama mgga di tiduri trus tiba tiba ada yang meniduri dan orangnya besar lagi,, kadi ranjangnya kaget,, "
"Kamu tuh ada ada aja,, mana ada ranjang kok kaget,, "sambil Mas Hendra bangun dari atas badanku lalu memeriksanya.
Mas Hendra mengecek ranjang kasur sambil sedikit di dorong dorongnya, kata Mas Hendra takut ambruk. sedang Aku hanya tersenyum melihatnya.
"Aman ngga ya Yang kalau kita main di ranjang ini,,? "
"Dea ngga tau lah,, kan kita belum coba,, "
"Mas Takut ambruk Yang,,, "
__ADS_1
"Ya udah,, kita ngga jadi aja olahraga,, "kataku sambil bangun dari tiduranku.
"Eettt,,, ngga ada kata ngga jadi yah,, pokoknya harus jadi,, Mas juga pengin punya kenangan manis di rumah kamu Yang,, "sambil me dorongku lagi agar tiduran di kasur.
Dan Mas Hendra langsung menindihku lagi.
"Mas sudah beberapa hari ngga dapat jatah loh,, jadi siang ini Mas ngga bakalan lepasin kamu,, "sambil menciumi pipiku. Aku yang kegelian karena Mas Hendra terus menciumi Aku hanya bisa menggerakan kepala ke kanan dan ke kiri.
Mas Hendra lalu bangun dari atas tubuhku, dan mulai melepaskan bajuku serta celana panjangku.
"Hari ini tidak akan Mas biarkan Sayang bisa jalan dengan benar,, akan Mas buat Sayang lemas tak berdaya,, "sambil melepaskan kain yang masih menempael di badanku. Aku hanya tersenyum karena Aku memang sangat menyukainya,, permainan Mas Hendra yang kemarin aja sudah membuatku melayang, Apa lagi sekarang Mas Hendra sudah sembuh, pasti makin ganas.
Aku baru merasakan yang namanya kepuasan dan kenikmatan berci*ta dengan bersama Mas Hendra, karena Mas Dedi dulu kalau berci** Aku yang belum merasakan kepuasan dan kenikmatan, tapi Mas Dedi sudah melakukan pelepasan, Aku pun hanya diam karena mau gimana lagi.
Tapi saat bersama Mas Hendra Aku baru merasakan yang namanya pelepasan,, itu benar benar nikmat, sampai rasanya Aku melayang karena merasa sangat nikmat.
"Jangan di tutup,, Mas suka lihat kalau Sayang sedang begini,, "sambil tanganku di tarik, agat tidak menutupi.
"Iihhh,, Mas malu tau,, "Kataku sambil berbalik menjadi tengkurap.
Aku yang tengkurap ,justru membuat Mas Hendra langsung memainkan Boko**ku dengan di remas remasnya.
"Mass,,, geli,, "kataku.karena tangan Mas Hendra sambil mengusap usapnya juga.
Lalu Mas Hendra naik ke kasur, dan dari leher belakangku Mas Hendra mulai menciumiku. ciumanya makin turun ke punggungku,bukan hanya di ciuminya tapi juga di jilat dan di gigitinya kecil kecil,membuatku merasa geli juga nikmat.
__ADS_1
"Masss,,, aahhh geli,,, "kataku.
Lalu Aku pun di balikan oleh Mas Hendra agar terlentang, setelah itu Mas Hendra melepaskan baju dan celananya sendiri, saat celana terlepas langsung terlihatlah senjata laras panjang milik Mas Hendra yang membuatku sedikit merinding melihatnya. tapi itu yang membuatku merasakan nikmat.
Lalu Mas Hendra menyuruhku untuk duduk, setelah Aku duduk Aku di suruhnya memainkan senjata laras panjangnya dengan tanganku, Aku pun memainkanya sambil ku gerakan tanganku, lalu Mas Hendra juga menyuruhku memainkanya dengan mulut.
Aku pun menurut karena ini sudah tugasku memuas**n suami. Aku memainkanya dengan lidahku di dalam mulutku dan Mas Hendra sudah merem melek kenikmatan.
"Sayanggg,,, ini nikmat banget,, oooohhhh,,, "kata Mas Hendra.
Aku memainkanya cukup lama, tapi Mas Hendra masih kelihatan sangat menikmati, dulu kalau Mas Dedi Aku mainkan kaya begini ngga bisa lama karena Mas Dedi biasanya akan cepat keluar kalau sudah di mainkan olehku.
Setelah Aku merasakan cape karena habis bermain dengan senjata Mas Hendra, sekarang Mas Hendra menyuruhku untuk tiduran dan Aku pun menurut, saat Aku sudah tiduran Mas Hendra langsung membuka kakiku, setelah itu Mas Hendra memainkan inti tubuhku dengan bibir dan lidahnya, rasanya sungguh nikmat.
Aku pun sangat menikmatinya, Aku sungguh merasa puas dengan permainan Mas Hendra yang bisa membuatku merasakan nikmat dan merasakan seperti melayang.
"Maasss,,,, aaahhh,,, "saat lidah Mas Hendra menji***i inti tubuhku.
Dan tangan Mas Hendra ngga tinggal diam, tanganya bermain di dadaku sambil meremas remasnya juga memainkan daging coklat kecilnya.
Aku tidak bisa menahan suaraku untuk tidak keluar,suara dari mulutku tak henti hentinya keluar dari mulutku.
"Aahhh,,, aaahhh,,, ooohhhhhh,,, Masssssss,,, "sambil ku jambak rambut Mas Hendra saat Aku merasakan pelepasan yang sangat nikmat.
Mas Hendra langsung membersihkanya dengan lidahnya, sedang Aku terkapar lemas di atas kasur.
__ADS_1
**Besok lagi,, otak kotorku biar istirahat dulu,, maaffff...
jangan lupa like komen dan Votenya trimakasihhh**...