
Setelah Bumi lebih baik, Bumi pun keluar dari kamar sambil menggendong tasnya.
"Dek,, tolong sekalian koper Abang bawa keluar,, "teriak Rizki saat melihat Bumi keluar dari kamar.
Bumi lalu masuk lagi ke dalam kamar, dan mengambilkan koper Rizki.
"Ini kopernya,, "kata Bumi pada Rizki sambil mendekatkan kopernya.
"iya,, makasih,, "
"Kita turun bareng aja yuk,, Abang nanti Mamah anatar ke Bandara, Zara sama Adek berangkat bareng aja ke kampusnya nanti,, "
"Iya Mah,, ayo,, "jawab Rizki.
Lalu semuanya keluar dari apartemen bersama, Rizki tidak melepaskan tangan Zara walau hanya sebentar.
Sampai di parkiran mobil, Mamah masuk mobil duluan,sedang Rizki berpamitan pada Zara.
"Sayang Abang pergi dulu, kamu di sini harus jaga diri yah, dan jangan lupa makan, biar ngga sakit,, "
"Iya,, Abang juga sama yah, ngga boleh telat makanya,, "Rizki menganggukan kepalanya,lalu mencium kening Zara cukup lama.
__ADS_1
Bumi yang melihatnya langsung buang muka melihat ke yang lain.
"Dek, jaga Mamah yah, sama Abang juga titip Zara, kalau ada yang ganggu tolong kamu urus,, "
"Iya,, Abang tenang aja, Adek akan menjaga mereka,, "jawab Bumi, lalu Rizki pun memeluk Bumi sebentar.
Rizki ahirnya masuk ke mobil, dan Mamah langsung menjalankan mobilnya menuju Bandara.
"Udah jangan di lihatin terus, ayo berangkat ini sudah siang,, "kata Bumi yang melihat ke Zara masih saja melihat mobil Mamah yang terus pergi menjauh.
Lalu Bumi pun berjalan duluan, Zara lalu tersadar dan ikut berjalan di belakang Bumi. Bumi lalu berhenti berjalan karena menunggu Zara agar berjalan bersama.
Setelah Zara sudah di dekatnya, Zara dan Bumi berjalan bersampingan.
"Masih,, kita masih sering mengobrol di Wa, "
"Oh,, kalau Aku sudah ngga punya no telfon teman teman SMA ku, karena dulu Mamah menyita hpku, untungnya Aku hafal no Rendi, jadi Aku masih ada teman buat ngobrol dan tanya tanya tentang Jakarta,, "
"Dan juga tanya tanya tentang kamu juga,, "Zara lalu menengok ke Bumi saat mendengar perkataan Bumi lagi.
"Aku selalu mencari informasi tentang kamu dari Rendi,, "sambil Bumi menatap ke Zara begitu pun sebaliknya.
__ADS_1
"Kenapa,, kenapa mencari informasi tentang Zara Kak,, ?"
"Karena Aku masih mencintai kamu Za, bahkan sampai sekarang,,"
"Kak,, kaka tau kan kalau Zara sangat mencintai Bang Rizki, dan Zara sudah tidak mencintai Kaka lagi,, "sambil Zara berjalan lagi.
"Iya,, Aku tau, tapi cinta untukmu ini sangat sulit untuk di hilangkan dari dalam hatiku,, "
"Tapi kenapa dulu kaka berselingkuh di saat kita sedang ada hubungan ,,?"Bumi diam saat Zara berkata, karena Bumi memang merasa yang salah.
"Za,, apa nanti pulang kuliah kamu mau pergi bersamaku, Aku ingin bicara masalah foto yang kamu tunjukan saat terahir kita ketemu,"
"Zara Sudah ngga butuh penjelasan itu Kak, jadi maaf Zara ngga bisa pergi dengan kaka," dengan pelan Zara berkata ,Bumi hanya bisa diam .
"Maaf Zara duluan, Zara ada kelas pagi,, "Zara berjalan lebih cepat dan meninggalkan Bumi.
Bumi hanya bisa melihat kepergian Zara, tanpa mau mengejarnya, karena Bumi tau kalau Zara sudah tidak mau mendengar penjelasanya.
Tanpa di sadari mata Bumi mengeluarkan air mata.
"Aku juga tidak mau seperti ini, Aku sungguh merasa sakit Za karena menahan rasa cinta untukmu,, Aku juga ingin melupakanmu,, sungguh,,, tapi itu sangat sulit,, "sambil mengusap air mata yang jatuh di pipi, Bumi bicara sendiri dengan pelan.
__ADS_1
**Jangan lupa like komen dan votenya, trmakasih..
Maaf dikit, aku baru sampai cikarang soalnya**.