MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Di Trima Kerja


__ADS_3

DEA ADISTI


Pagi ini Aku bangun cukup pagi karena hari ini Aku ada panggilan kerja di sebuah perusahaan ternama di kota ini, Aku memakai celana bahan panjang dan atasan putih, setelah Aku lihat sudah rapi, Aku pun keluar dari kamar.


"Pagi Din,, "sapaku,, saat Aku sampai di meja makan.


"Pagi juga Bi,, wah udah cantik nih,, jadi hari ini ada panggilan kerja,,? "Tanya Dinda sambil memakan sarapanya.


"Jadi dong,, doain Bibi yah semoga bisa di terima,, "sambil Aku mengambil nasi goreng.


"Iya pasti Dinda doakan,, semoga di trima ya Bi, dan dapat bos yang baik,, "


"Amin,,, Akbar sama suamimu mana,,? "


"Mas Agung udah berangkat, katanya ada oprasi pagi dan Akbar masih di kamar ,,,"jawab Dinda. Aku pun mengangguk.


Selesai sarapan Aku pamitan pada Dinda untuk berangkat, Dinda menyuruhku untuk di anatar supir tapi Aku ngga mau, Aku merasa ngga enak, di bolehin numpang di rumahnya aja Aku dah senang, masa Aku kaya bos aja minta di antar segala.


Aku pun menggunakan angkutan umum,karena rumah Dinda ke jalan raya ngga begitu jauh, jalan hanya 10 menit saja.


Aku naik bus jurusan di mana kantor yang akan Aku datangi. sekitar 30 menit Aku sampai di kantor yang ku tuju.


Sampai di dalam gedung kantor Aku menuju ke resepsionis,untuk menanyakan di mana tempat interviu setelah di beri tau Aku langsung menuju ke sana.


Saat sampai di ruang dimana akan di wawancara, ternyata sudah banyak yang datang, ada sekitar 6 orang .


Tidak begitu lama satu persatu kita di panggil ke dalam, setiap orang di dalam sekitar 30 menit. saat Aku sedang menunggu giliran ada yang menegurku.


"Hai,, namaku isti kamu siapa,,? "


"Hai juga,, Namaku Dea,, "

__ADS_1


"De Kamu merasa deg degan ngga sih nunggu giliran masuk ke dalam,, "Aku pun mengangguk.


"Sama Aku juga,, "kata isti.


Lalu tidak begitu lama Isti di panggil masuk, Aku sendiri di luar menunggu sendirian, karena hanya tinggal Aku yang belum di wawancara.


"De,,, semangat yah,, Aku dah selesai nih, Aku pulang dulu yah,, "kata Isti setelah keluar dari ruang wawancara.


"Iya,,, hati hati di jalan,, "sambil kita melambaikan tanganya.


Sekarang giliranku masuk, dan sekitar setengah jam juga Aku di wawancara.setelah selesai pun Aku langsung pulang. saat tadi di wawancara hasil di trima atau tidaknya akan di kabari lewait email.


Saat sore Aku sedang menemani Akbar bermain di kamarnya tiba tiba hpku berbunyi, dan rupanya ada email masuk, saat ku baca ternyata Aku di terima kerja. Aku tersenyum bahagia.


Saat makan malam Aku mengatakan pada Dinda dan suaminya kalau Aku di terima kerja dan besok Aku sudah mulai bekerja, Dinda dan suaminya mengucapkan selamat padaku.


Pagi hari Aku pun bersiap untuk berangkat ke tempat kerjaku, Aku rasanya sangat senang sampai sampai sarapan pun hanya sedikit.


"Hai Dea,,sinih,,, "Isti memanggilku dan menyuruhku untuk duduk di sebelahnya.


"Apa kamu yang bernama DEA ADISTI," tanya seorang perempuan yang sudah sedikit tua, sekitar umur 50 tahunan lah.


"Iya Bu,, Saya Dea Adiati,, "sambil Aku duduk.


"Baiklah sekarang Saya akan kenalkan siapa Saya, Saya Ibu mega dan di sini saya yang Akan jelaskan pada kalian berdua tentang posisi yang akan kalian tempati,, "Aku dan Isti pun mengangguk.


"Kamu Isti Damayanti, di tempatkan sepagai setaf keuangan, dan tempat kerjamu di lantai 10,nati kamu bisa langsung kesana dan di sana akan ada yang mengajari tentang tugas kerjanmu,, "Isti pun bilang Iya pada Bu Mega.


"Dan kamu Dea Adisti, kamu akan di tempatkan jadi sekertaris Direktur Utama,karena kamu sudah punya cukup pengalaman kerja jadi kamu yang terpilih,"Aku sedikit kaget dengan jabatanku, tapi Aku pun menerimanya karena memang Aku butuh kerjaan juga karena Aku sudah punya pengalaman, karena dulu Aku pernah bekerja sebagai sekertaris tapi hanya 2 tahun saja, karena dulu suami melarangku untuk kerja.


Setelah Bu mega memberi arahan padaku dan Isti, sekarang Aku dan Isti di suruh ke tempat bagian kerja masing masing.oh iya kata Bu Mega kalau Aku katanya untuk menggantikan sekertaris Direktur yang akan cuti melahirkan.

__ADS_1


"Dea,, semangat,, "kata Isti saat kita akan berpisah di lif.


"Iya,, kamu juga semangat yah,, "kataku dan Isti pun mengacungkan jembolnya.


Aku lalu masuk lif dan menekan tombol angka 30, di mana ruangan direktur utama berada. sampai di lantai 30 Aku langsung mendekat pada seorang perempuan yang cukup cantik.


"Selamat pagi Mba,, "kataku.


"Pagi,, kamu Dea Adisti yah,,"sambil berdiri.


"Iya Mba,, "sambil Aku tersenyum serta mengangguk.


"Kenalkan Aku Eva, dan kamu yang akan menggantikanku nanti di sini,, "sambil berjabat tangan.


"Iya Mba,, omong omong Mba mulai kapan ambil cutinya,, ?"


"Karena sudah ada kamu, jadi Aku mungkin 3 hari lagi, dan sebelum Aku cuti Aku akan ngajarin cara kerjanya dulu,, "


"Iya Mba,, makasih yah,, "


"Iya santai aja,, ayok kita ke ruangan Pak Direktur, biar kamau tau orangnya dulu,, tenang De Pak Direktur baik kok orangnya,,"rupanya Mba Eva tau Aku sedikit tegang.


"Iya Mba,, "kita pun jalan menuju ruangan Pak Direktur, setelah mendengar kata masuk, Aku dan Mba Eva pun masuk ke dalam ruangan.


"Selamat pagi Pak, ini Saya bawa orang yang akan menggantikan Saya,, "kata Mba Eva, rupanya Pak Direktur sedang sibuk karena dia sedang melihat kearah tumpukan map.sambil menunduk.


Saat kepala Pak Direktur di angkat Aku sedikit membulatkan mataku, karena merasa kaget, sedang orang yang Aku tatap juga sepertinya kaget juga.


Aku seling sama cerita Dea biar ngga bosen sama Doni dan Dian yang kerjaanya di atas kasur aja,, Maaf kalau ada typo,,


Jangan lupa untuk like, komen dan votenya ya kak,, trimakasih..

__ADS_1


__ADS_2