
Kehidupan Doni dan Dian sangat bahagia dengan lahirnya putra pertama mereka, dan nama anak mereka adalah Aditia Kusuma.
Adit sekarang sudah berusia 3 bulan, dan sudah bisa tengkurap, Dian sangat pintar mengurus anak, karena sudah berpengalaman mengurus Zara dulu dari bayi.
Toko roti sekarang Doni yang menjaganya, dan sudah tidak mengajar lagi, karena ini adalah permintaan Dian.Toko roti sekarang tambah maju saat Doni yang pegang, karena Doni membuat Cafe di atas toko rotinya, Cafenya cukup rame juga karena banyak anak anak muda yang nongkrong sambil makan.
"Malam sayangnya Ayah,, wah lagi maen sama kakek yah,, "Doni yang baru pulang dari toko, dan saat masuk rumah melihat anaknya yang sedang di gendong Papah mertuanya.
"Baru pulang,, tumben pulangnya malam,,? "tanya kakek.
"Iya Pah,, toko sama Cafe tadi sangat rame, jadi ngga enak kalau di tinggal pulang dulu,, "lalu ikut duduk.
"Sukur lah kalau rame,, Papah ikut senang,, "jawab Kakek.
Saat Doni mau menggendong Adit, Dian datang dari dapur langsung melarangnya.
"Mass,, jangan gendong dulu, kamu tuh baru pulang, bersih bersih dulu baru boleh gendong,, "ya begitulah Dian selalu menjaga kebersihan.
"Iya Bun,,, Pah Doni ke kamar dulu yah,, "kata Doni sambil bangun dari duduknya.
Cupp..
Saat Doni ada di depan Dian lalu mencium keningnya, Doni tidak malu walau ada papah mertuanya mencium Dian.
"Bun,, temani Mas ke kamar yuk,, "kata Doni setelah mencium keningnya.
"Iya tunggu,, Dian mau kasih su*su dulu buat Adit,, "Doni pun mengangguk dan berjalan ke kamar duluan.
__ADS_1
"Pah,, ini su*su Adit, Dian mau ke kamar dulu ya Pah, mau siapin baju buat Mas Doni, "
"Iya sanah urus suamimu dulu, biar Adit Papah yang jagain,, "lalu Dian pun pergi ke kamar.
"Yang,, siapin baju buat Mas yah,,Mas mau mandi sebentar"saat melihat Dian masuk kamar.
Dian pun mengambilkan baju buat Doni dan di letakanya di kasur.
Lalu Dian membua tas Doni yang dari toko, ini memang sudah kebiasaan Dian setiap pulang dari toko tas pun di bukanya, lalu Dian membaca catatan pengeluaran serta pendapatan setiap harinya.
Saat Dian mengambil uangnya di dalam tas, ada nota bon dan tercatat 500 rb, dan di lihat namanya adalah nama perempuan. Dian tidak langsung marah, karena Dian akan menanyakanya langsung.
"Mas,, hari ini lumayan rame yah,, dapat uangnya cukup banyak,, "sambil Dian menghitung uang sedang Doni memakai bajunya.
"Iya,, hari ini toko sama Cafe cukup rame,, "Doni langsung mengambil tasnya, dan mencari sesuatu di dalamnya.
"Kamu cari apa Mas,,, cari ini,, ?"tanya Dian saat Doni seperti mencari sesuatu di tasnya.
"Mas belanja apa sampai banyak begini, dan ini kenapa namanya wanita,, Mas selingkuh,,? "sambil mata Dian menatapnya tajam.
"Kamu tuh ngomongnya sembarangan banget sih Yang, ya ngga lah,, "
"Itu bon punya karyawan kita, dia tadi bon 500 rb buat beli obat, katanya ibunya sakit,, "kata Doni.
"Oh gitu,, maaf ya Mas Dian tadi menuduh Mas selingkuh,, "sambil tersenyum dan mendekat ke Doni.
"Mas bakal maafin Sayang, tapi ada saratnya,, "
__ADS_1
"Apa saratnya,, "Doni langsung tersenyum sambil menaik turunkan alisnya.
"Kita bercinta sampai pagi,, gimana,"
"Ngaco kamu tuh Mas,, "sambil memukul dada Doni, sedang Doni tertawa puas mengerjai Dian.
"Nanti jangan tidur dulu yah, Mas lagi pengin,, "sambil memeluk Dian yang sedang menata uang.
"Kan kemarin udah,,soalnya Dian belum KB Mas,, "
"Tenang aja,, Mas keluarin di luar kok,, mau yah,, "
"Lihat aja entar, soalnya anak Mas tadi baru bangun, jadi pasti tidurnya malam,, "
"Mas akan tunggu,, "
Lalu terdengar Adit yang menangis, Dian dan Doni pun langsung keluar.
Lalu Dian menggendong Adit menuju kamar untuk memberinya nen.
"Papah juga dah ngantuk, Papah ke kamar ya Don,, "
"Iya Pah,, silakan,, "lalu Doni pun menonton tv sendirian.
Doni termenung sendiri, teringat kejadian tadi siang, dan Doni merasa bersalah pada Dian yang berbohong.
"Maaf sayang,, Mas hanya takut kamu marah, Mas ngga bermaksud membohongimu,, tapi Mas melakukanya karena terpaksa,, "sambil memijit keningnya yang tiba tiba pusing.
__ADS_1
**Besok lagi,, Doni bohong kenapa yah,,
Jangan lupa like, komen dan votenya trimakasih**,,