MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Mencoba Baju Pengantin


__ADS_3

Sudah seminggu ini aku tidak bertemu papah karena kesibukan kita masing masing, papah dan aku hanya saling mengirim pesan, kalau menelfon bisa di itung dengan jari, papah itu orangnya asal sudah ada kabar tentang aku sedang apa dan dimana itu sudah cukup buat papah.


Hari ini adalah hari libur, semalam papah mengirim pesan padaku. Menyuruhku untuk datang ke apartemenya, karena kita akan pergi ke butik untuk mengukur baju pengantin.


Sekarang aku sedang bersiap untuk berangkat ke apartemen papah, setelah rapi aku turun untuk berpamitan dengan ibu.


"Pagi bu,,, "ucapku.lalu kucium pipi ibu dan duduk di sebelahnya.


"Pagi sayang,,, jadi mau ke butiknya,? "


"Jadi,,,ini Dinda mau berangkat,tapi Dinda ke apartemen Mas Agung dulu.Ibu serius ngga mau ikut nemenin Dinda ,? "tanyaku sambil aku mengambil nasi goreng ke piringku.


"Ibu ngga bisa sayang,,, maaf yah.Sayang dengerin ibu yah,ibu merestui Dinda menikah,lalu melihat Dinda bahagia dan senang itu sudah cukup membuat ibu sangat bahagia, tapi karena Dinda menikah dengan mantan suami ibu membuat ibu pun merasa sedikit kurang nyaman kalau bertemu denganya, tapi bukan tidak suka atau tidak mau bertemu dengan Mas Agung,cuman merasa tidak nyaman saja, mungkin Mas Agung juga sama dengan ibu, maka dari itu lebih baik ibu tidak ikut, dan masalah pernikahan kalian mau bagai mana ibu ikuti saja yang menurut kalian mau dan juga baik untuk kalian ibu pun pasti setuju,"kata ibu.


"Maafin Dinda ya bu,, membuat ibu jadi serba salah, "ucapku.


"Ngga sayang,,, jangan bicara begitu ini semua udah jalanya dari yang dibatas, kita cukup mengikuti dan menerimanya, jangan merasa bersalah begitu ok,,, "ucap ibu sambil mengusap rambutku.


Setelah berbicara dengan ibu aku pun langsung menghabiskan sarapanku dan akan langsung berangkat ke apartemen papah.


"Bu,, Dinda berangkat dulu yah, "ucapku sambil berdiri dari duduku.


"Iya sayang hati hati yah,, "lalu kucium pipi ibu dan mencium tangan ibu.

__ADS_1


Aku menaiki ojol untuk ke apartemen papah, sekitar 30 menit aku sampai di apartemen papah,saat aku masuk sepertinya papah belem bangun, lalu aku mengetuk kamar papah,tapi tetap tak ada jawaban, dan saat aku coba membuka pintu kamarnya papah ternyata tidak di kunci,lalu aku masuk dan di kasur terlihat papah yang masih tertidur dengan slimut yang menutupinya.


"Mass,,, bangun.Udah siang ini katanya mau ke butik,? "


"Sebentar lagi dek,,,, Mas masih sangat ngantuk, "jawabnya sambil menutup mukanya dengan selimut.


"Tapi ini udah jam 9 Mas, kita takut kesiangan. Kita janjian sama yang punya butiknya jam 11 loh ngga enak kalau kita telat, "sambil kutarik slimut yang menutupi badan papah.


"Iyaa,,, Mas bangunn,, "lalu papah duduk dan bersandar di sandaran kasur.


"Dinda bikinin sarapan dulu buat Mas yah, inget ngga boleh tidur lagi ini udah siang, "ucapku sambil berjalan keluar.


Aku membuatkan papah sarapan roti isi coklat dan segelas susu. Karena saat ku buka kulkas tidak menumukan bahan yang bisa di masak jadi yang ada aja aku bikinya. Sambil aku menunggu papah selesai aku memainkan hpku dari pada bosen.


Sekitar 20 menit papah sudah keluar, bau wangi papah sudah tercium dari papah buka pintu kamar,bau yang membatku selalu ingin memeluknya, heheee...


"Cuma bikin roti sama susu, orang ngga ada bahan yang bisa di masak sih,"jawabku.


"Iyaa udah ngga papa, Mas emang belum belanja sih soalnya ngga ada yang nemenin belanja dan juga ngga ada yang masakin,jadi ngga mentingin isi kulkas deh, "kata papah sambil menggigit roti.


Selesai papah menghabiskan sarapanya kita langsung berangkat, karena takut telat kita ngga enak sama orang butiknya.


Saat kita di mobil papah menanyakan padaku tentang pernikahan yang seperti apa yang di inginkan olehku, karena papah penginya walau sederhana tapi terkesan mewah.

__ADS_1


"Dinda penginya pagi kita ijab trus siangnya langsung pestanya, tapi tetap pestanya di rumah ayah, jangan di gedung, soalnya kalau di gedung orang kampung kasian soalnya jauh, trus depan tumah ayah kan cukup luas jadi bisa di dekorasi menjadi tempat pesta, "kataku. Sedang papah hanya menganggukan kepala.


"Temen adek ada yang mau di undang ngga, contohnya Sisi apa Aldo gitu,? "


"Ngga usah lah Mas,, soalnya kampung Dinda jauh, kasihan nanti mereka.Biar nanti Dinda kasih tau aja kalau kita dah sah,"jawabku.


"Ya udah terserah adek aja, "


Kita pun ahirnya sampai di butik yang kita tuju, ini adalah butik yang cukup berkelas karena di lihat dari bahan baju bajunya yang berkualitas.


Saat kita datang sudah ada mba yang langsung menyambut kita, dan kita di suruh langsung masuk untuk melihat baju bajunya.


Di ruangan yang sekarang aku masuki sudah berjejer baju baju pengantin yang sangat bagus bagus, aku langsung di suruh mencoba beberapa baju, saat di coba satu persatu ternyata papah di sini yang paling ribed.


Baju pertama katanya belahan dadanya terlalu rendah,baju kedua pundaku terbuka dan yang ke tiga terlalu banyak kancing di belakangnya, aduhhh,,, aku dah cape ganti bajunya tapi papah ngga pada cocok.


"Mas,, Dinda itu dah cape yah ganti ganti terus, Mas maunya Dinda pake baju yang gimana coba biar mbanya carikan,,, "kataku dengan nada sebal.


"Mas penginya yang lenganya panjang dan tertutup sampai leher, dan bawahnya juga yang panjang sampai nutupin kaki, "aku langsung aja tepuk jidat,ampun nih aki aki tua, kalau ngga cinta udah aku tinggal kabur.


Tapi benar juga ke inginan papah, pasti setiap orang tidak ingin miliknya di lirik orang,mba nya langsung tersenyum mendengar keinginan papah. Dan mbanya langsung mencarikan baju yang di inginlan papah.


Ada dua pilihan rupanya,ada yang warna putih dan warna coklat susu, aku pun di suruh mencoba semuanya, ahirnya papah memilih yang berwarna coklat susu dengan alasan tidak ada kancing di belakang tapi pakai seleting, entah apa yang membuat papah memilih alasan itu, biarlah terserah papah aja yang penting aku sudah tidak di suruh untuk mencoba baju baju yang sangat ribed itu.

__ADS_1


Kalau baju untuk ijab, aku memilih bahan sendiri serta mengukur badanku, dan untuk jadi bajunya pun sekitar 3 minggu.


Aku up lagi,,, semoga kaka kaka semua suka, jangan lupa like,komen serta vote nya yah😊😘😘🙏 biar aku semangat nulisnya makasih.


__ADS_2