
Saat ini Zara dan dua temanya sedang di kantin untuk makan, Lalu Bumi dan Tedi datang mendekatinya.
"Makan apa,,? "tanya Bumi.
"Baso,, "jawab Zara.
"Suapi dong, enak ngga coba, "kata Bumi sambil minta di suapi. Lalu Zara menyuapinya.
"Pedes amat sih Yang,, "sambil kepedasan,lalu Zara mengambilkan es teh manis miliknya.
"Zah,, Zara dah jadian apa sama Kak Bumi,,? "tanya Marsha pada Zizah sambil berbisik.
"Iya,, mereka sudah jadian,,"
"Kok Zara mau sih sama kak Bumi,ganteng sih orangnya tapi kelakuanya yang suka gonta ganti cewe itu yang lihatnya jadi ilfil,, "
"Makanya kita harus selalu awasin mereka, takut Zara di apa apain,, "Marsah pun mengangguk.
"Kalian ngomongin apa sih bisik bisik gitu,, ?"tanya Tedi.
"Rahasia,, laki laki ngga perlu tau,,"jawab Marsha.
"Galak amat sih,, "
"Bodo,, "
"Ehh,, udah. Ted pesenin baso juga dong, Aku jadi pengin nih,, tapi ngga mau pedes yah,, "kata Bumi.
"Siap Bos,, "Tedi sambil bangun dari duduknya lalu menuju tukang baso.
"Yang,, main ke rumah ku yuk,, mumpung Mamahku ada di rumah,, "
"Kapan datang,,? "Zara sudah tau kalau mamahnya Bumi itu kerja di Bali dan pulangnya ngga tentu.
"Semalam,,, mau ngga main ke rumah,, "
"Nanti Zara izin Papah sama Bunda dulu yah, Nanti Zara kabarin, "Bumi pun mengangguk.
Sedang di kantor, Hendra menyuruh Rizki untuk menjemput Zara karena suoir yang suka menjemput Zara sedang libur,sedang supir satunya sedang mengantar Oma ke dokter untuk cekup kesehatan Oma.
Rizki membawa mobilnya langsung menuju sekolahan Zara, sampai di sekolahan Zara Rizki langsung memarkirkan mobilnya, tapi di depan sekolah dan tidak masuk ke parkiran sekolah yang di dalam.
Rizki lalu menelfon Hendra untuk miminta tolong telfonin Zara suruh keluar, karena Rizki bilang ke Hendra parkir di luar sekolah.
Rizki melihat Zara yang keluar dari gerbang sekolah, lalu membunyikan klakson, Zara yang melihatnya langsung mendekat ke mobil Rizki.
__ADS_1
"Kok Abang yang jemput,, ?"
"Iya,, udah ayo masuk, "Zara langsung membuka pintu mobil dan masuk ke dalam.
"Pak Supir yang mau menjemputmu tadi pergi sama Oma ,dan Papahmu meminta Abang untuk menjemputmu,, "Zara pun mengangguk.
"Za,, Abang mau ambil Map di rumah ,kamu mau ngga mampir dulu sebentar ke rumah Abang,soalnya ini lewatin rumah Abang,, "
"Oh ya udah Bang,, ngga papa kita mampir aja dulu rumah Abang,,Zara ngga papa kok,, "
"Iya ,,makasih yah Za, "Zara hanya tersenyum.
Setelah sampai di depan rumah Rizki, Zara ikut keluar rumah karena di ajak Rizki.
"Mah,,, Mamah,, "teriak Rizki saat masuk ke dalam rumahnya.
"Loh kok udah pulang,, "
"Belum kok Mah, Rizki cuman mampir mau ambil map yang ke tinggalan di kamar,, "sambil masuk ke kamarnya, sedang Zara tersenyum sambil mengngguk pelan di teras rumah.
"Ini siapa,,? pacar Rizki,,"Zara mendekat dan. mencium tangan Mamah Rizki.
"Bu,,bukan Tante, Zara cuman teman Abang, "
"Oh namanya Zara,, kamu masih SMA yah,, ?"
"Adeknya Rizki juga masih SMA, "
"Oh,,Abang punya Adek,, "
"Iya,, ayo masuk ke dalam, tante bikin puding loh,, "tapi sebelum Zara menjawab Rizki rupanya sudah keluar duluan.
"Mah,, Rizki balik ke kantor dulu yah,, "
"Loh kok cepet banget sih, Mamah bikin puding loh ,Ayo cicipin dulu,, "
"Tapi Rizki sudah telat Mah,soalnya satu jam lagi Rizki ada rapat,, "
"Oh gitu,, ya udah hati hati yah,, "
"Zara kapan kapan main lagi yah,kita nanti bikin puding bareng, gimana,, "
"Boleh Tan,, kapan kapan Zara main lagi,, "
Zara dan Rizki naik mobil,dan saat Mobil Rizki sudah jalan, Bumi baru pulang.
__ADS_1
"Mamah Abang masih kelihatan muda ya Bang,, ngga kelihatan loh sudah punya anak yang udah besar seperti Abang ini,,"kata Zara saat di dalam mobil.
"Masa sih,, "
"Iya,, serius. oh iya Bang, emang Abang punya adek yang mash SMA, berarti seumuran Zara dong,, "
"Iya, tapi Adek Abang laki laki, sekarang kelas 12,dan satu sekolah sama kamu juga Za,, "
"Oh masa sih Bang,, "Rizki pun mengangguk.
Ahirnya mobil sampai juga di rumah Zara, dan saat Zara akan turun dari mobil Rizki menahanya sebentar.
"Za,, boleh ngga Abang minta no telfon kamu,,? "
"Tapi kalau ngga boleh juga ngga papa kok,, "
"Boleh,, kita kan sekarang teman "
Lalu Zara meminta hp Rizki,dan memasukan no telfonya di hp Rizki.
"Ini udah Zara masukin nonya, "
"Makasih ya Za,, "
Lalu Zara keluar dari mobil, dan masuk ke dalam rumah.
Malam harinya Zara dan semua keluarganya habis makan malam, dan sekarang sedang mengobrol di ruang tv.
"Pah,, besok pulang sekolah Zara mau main ke rumah temen dulu ya, soalnya Zara mau di kenalin sama Mamahnya, "
"Temen Zara cewe apa cowo,,? "
"Cowo Pah,, "
"Ngga boleh,, "
"Tapi Pah,, "
"Ngga ada tapi tapian,, Papah sudah pernah bilang pada Zara jangan berteman dengan Cowo terlalu dekat, Zara masih kecil. Zara hanya boleh sekolah dan belajar, belum boleh yang namanya pacaran,, ngerti,,"sedikit keras nada suara Hendra .
"Mas,,, "kata Dea sambil menggeleng kan kepalanya.
"Iihhh,, Papah nyebelin, Zara kan sudah besar, Zara kan juga pengin punya banyak teman, dan Zara juga pengin kaya temen temen Zara yang suka pergi ke Mall sama pacarnya,, "
"Zara,,, "sebelum Hendra selesai bicara Zara langsung berlari ke kamarnya.
__ADS_1
"Hen,, sudah biar Mamah yang bicara, bicara ke Zara tidak boleh pake nada tinggi, Mamah ngerti kok maksud kamu,, biar Mamah yang susul Zara ke kamarnya dan bicara padanya,, "lalu Oma bangun dari duduknya, dan berjalan menuju kamar Zara.
Jangan lupa, like komen dan votenya, trimakasih...