MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Ibu Mertua Mau Datang


__ADS_3

Lalu Suamiku mencium perutku sambil mengusapnya,dan sambil berbicara pada bayinya, "Sayangnya Papah sehat sehat yah di dalam, Papah sayang sama dede bayi dan mamah, cup.. cup.. "Aku hanya tersenyum dan mengusap rambut Suamiku.


Setelah berbicara pada dede bayi, Suamiku membuka baju dasterku hingga terlihatlah badanku yang hanya memakai dalaman saja.


"Dek kenapa ini makin besar yah,, sampai pembungkusnya aja ngga muat gini, "kata suamiku sambil membuka kancingnya di punggungku.


"Besok kalau kita pergi ke mall, beli lagi yang baru ya Dek,, "Aku hanya menganggukan kepala, saat Suamiku melempar pembungkus itu ke sofa.


Suamiku langsung memainkanya, dan melahapnya seperti orang yang sedang kelaparan, Lalu Aku pun di tidurkan agar Suamiku lebih leluasa bergerak.


Setelah puas dengan yang di atas, ciuman Suamiku turun ke bawah, dan sampailah di tempat yang membuatku makin melayang.


Dengan sentuhan tangan Suamiku saja Aku sudah merasakan seperti ada aliran listrik yang mengenai tubuhku. Eeeeemmmmm,nikmatnya saat Suamiku menggunakan bibirnya.


Dan suamiku menghentikan permainanya setelah terdengar lengkuhan panjangku, "Uuuuuhhhh,,,,"tapi sebelumnya Suamiku membersihkanya dengan lidahnya.


"Adek naiklah di atas,biar lebih nyaman posisi Adek, "sambil mengarahkan Aku agar di atas pangkuan Suamiku.


Setelah Aku di atas pangkuan Suamiku, Aku mencoba menggerakan pinggulku dan dengan gerakan maju mundur. Aku yang sibuk dengan menggerakan pinggulku Suamiku justru sibuk dengan daging kenyalku yang ada di depan wajahnya.


"Eemmm,,,"suara Suamiku yang sibuk menikmati daging kenyal dan goyangan pinggulku.


Gerakanku pun makin lama makin cepat,, dan Aaaaaaaaahhhhhh..... jeritan pelepasan pun keluar dari mulut Ku dan Suamiku.


Aku langsung terjatuh dalam pelukan Suamiku karena merasa lemas,kusandarkan kepalaku di pundak Suamiku, dan sampai nafas kita sudah teratur, baru lah Suamiku menidurkanku di kasur, Suamiku langsung bangun dan menuju kamar mandi dengan menenteng celana pendeknya. Tapi sebelum pergi ke kamar mandi suamiku menyelimuti badan polosku dulu.


"Mass,,, Dinda haus, "kataku saat melihat Suamiku keluar dari kamar mandi.


"Ya,, Tunggu Mas akan ambilkan, "jawab Suamiku. lalu Suamiku keluar dari kamar.


"Dek,, ini minumnya,,, "sambil memberikan ku segelas air.


"Mas,, Dinda pengin bersih bersih di kamar mandi,, tapi Dinda malas jalan,, "kataku sambil Aku ulurkan tanganku minta di gendong.setelah Aku habiskan air di dalam gelas.


Dengan tersenyum Suamiku menggendongku. Ini beneran sayang apa karena abis dapet jatah yah. Batinku,,,(tapi menurutku setiap suami kalau habis dapat jatah, pasti jadi baik dan lebih kelihatan sayang gitu, dan kalau ngga di kasih kasih behhh,, ngambek aja kerjaanya,dan apa apa salah aja, heheee aku jadi curhat, ada yang sama ngga yah..Lanjut..)


Setelah Aku selesai dari kamar mandi Aku langsung menuju sofa, karena Suamiku sedang duduk di sofa.

__ADS_1


"Siapa yang habis telfon Mas,? "tanyaku karena Suamiku masih memekang hpnya.


"Ibu Mas telfon, katanya besok mau ke sini, pengin lihat rumah kita dan menengok menantunya yang sedang hamil katanya, "sambil menariku agar bersender pada dada nya Suamiku berkata.


"Trus besok siapa yang jemput kebandara Mas, kan Dinda kuliah dan Mas kerja, gimana dong kasihan Ibu loh kalau ngga di jemput, "kataku.


"Tenang aja Dek, Ibu bisa kok ke sini sendiri tanpa di jemput, "jawab Suamiku.


"Tapi Ibu kasihan Mas,,, "kataku sambil mendongakan wajahku ke Suamiku.


"Udah,, Adek tenang aja, besok kalau Mas sempat biar Mas yang akan jemput. Sekarang udah malam.Ayo kita tidur,"sambil membantuku berdiri suamiku berkata.


Sekarang kita sudah ada di atas kasur, dan saling berpelukan,tidak lupa tanganku tidak pernah lepas dari adek kecilnya Suamiku. heheee...


Saat pagi bagun tidur ,Aku langsung bergegas keluar kamar untuk mencari Mba Siti untuk menyuruh pergi kepasar untuk belanja.


"Mba,,, Mba Siti,, "kataku yang mencari Mba Siti di dapur.


"Iya Nonnn,,, tunggu bentar, "jawab Mba Siti yang dari arah belakang rumah.


"Iya Non,,, ada apa,? "


"Iya Non,,, "


Aku langsung mencatat apa aja yang mau di beli oleh Mba Siti. Selesai mencatat apa saja yang akan di beli,lalu Aku memberikan Mba Siti uang beberapa lembar yang berwarna merah, Setelah Mba Siti pergi Aku langsung memasak untuk sarapan Suamiku, Aku akan membuatkan Suamiku nasi goreng saja yang simpel.


"Adekkk Sedang apa di sini hemmm,,, "sambil memeluku dari belakan tiba tiba Suamiku memeluku.


"Dinda lagi bikin nasi goreng buat Suami tercinta, "jawabku sambil tersenyum.


"Kenapa ngga Mba Siti aja yang bikin, "sambil menciumi rambutku.


"Mba Siti sedang ke pasar buat belanja, tadi Dinda yang suruh, kan Ibu mau datang jadi harus masak yang enak dong Mas,,, "sambil Aku berbalik.


"Pintar banget sih Istri Mas ini, Cup,,,, "sambil mencium bibirku sekilas Suamiku berkata. Aku hanya tersenyum.


Setelah nasi goreng matang, Aku dan Suami masuk kamar untuk mandi ,dan Aku bersiap untuk pergi kuliah sedang Suamiku akan ke rumah sakit.

__ADS_1


"Mas,,, nasi gorengnya mau banyak apa dikit nih, "kataku saat kita sudah duduk.


"Yang sedang aja,,, jangan kebanyakan, "Aku langsung mengisi piring Suamiku dengan keinginanya.


Sedang Aku sudah sedikit masuk nasi saat pagi, dan mual pun udah jarang, dan setelah makan nasi Aku masih harus makan buah


agar merasa segar di mulutku.


Setelah makan nasi, Aku memotong buah dan Suamiku membuatkan susu hamil untuku.


Sekarang berat badanku pun sudah bertambah, baju bajuku aja sekarang sudah banyak yang sempit, karena setiap Aku pakai merasa sesak.


"Adek,,, besok kalau Mas libur kerja, kita belanja baju yah,"kata Suamiku saat kita sudah ada di dalam mobil menuju ke kampusku.


"Baju buat siapa Mas,,,? "tanyaku.


"Buat Adek,, Mas lihat Adek memakai baju itu serasa ngga nyaman, Dan nanti cari dasternya yang banyak agar dede bayi di perut leluasa di dalam tidak tertekan celana, "kata Suamiku,Aku hanya mengangguk.


"Dinda udah keliatan gendut ya Mas,, udah keliatan jelekk,,, "kataku sedikit manyun.


"Kata siapa Adek gendut dan jelek. Adek itu makin sexsi dan makin cantik menurut Mas, "


"Bohong,,, mana ada orang gendut itu cantik, "


"Kata Mas,, Adek itu sedang mengandung anak Mas jadi ya pasti badanya tambah besar dong, dan menurut Mas mau Adek gendut mau Adek kurus tetap di mata Mas Adek paling cantik tidak ada yang lain, "sambil tangan Suamiku menarik tangan ku lalu diciumnya tanganku.Lalu Aku pun tersenyum.


Tak terasa sekarang sudah sampai di kampusku, Aku turun dari mobil dan langsung masuk menuju ruanganku.


Jam pun cepat berlalu dan Setelah mata kuliah selesai Aku langsung bergegas untuk pulang, saat jalan menuju halte Kak Hanan mendekatiku.


"Tumben,, kayanya buru buru banget,? "tanya kepadaku.


"Iya nih Kak, Ibu mertua Dinda datang dari kampung, jadi Dinda buru buru,ngga enak kalau pulang telat, "Kak Hanan pun menganggukan kepala.


Dan tak berapa lama taxsi lewat dan Aku langsung menyetopnya.


**Trimakasih untuk kaka kaka semua yang masih suka dengan ceritaku, maaf kalau bab ini kurang banyak...

__ADS_1


Jangan lupa untuk like, komen dan votenya ya kak...


Dan jangan lupa mampir ke ceritaku yang satu lagi ya kak,,, Dan trimakasih yang sudah mau mampir**,,,


__ADS_2