MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Akbar Minta Dibelikan Mainan


__ADS_3

"Apa Ayah sudah mengabari kalau sudah sampai kampung Dek,? "tanya Suamiku saat kita ada di dalam kamar. Karena sekarang sudah sore Suamiku baru pulang dari rumah sakit.


"Sudah Mas, tadi jam 2 siang Ayah udah sampai rumah, "jawabku sambil membantu suamiku melepaskan kancing bajunya.


"Oh sukur kalau sudah sampai, "Aku hanya menganggukan kepala.


"Mas,, besok Dinda sudah mulai kerja di rumah sakit lagi, cuti Dinda sudah selesai, "Suamiku terdiam.


"Dinda udah sehat kok Mas,, dan malah nifasnya Dinda dah selesai loh, "kataku berbisik di telinga Suamiku saat mengatakan kata nifas.


"Mas bisa buka puasa dong Dek,, "sambil tersenyum senang. Dan Aku hanya mengangguk. Suamiku langsung memeluku dan mengangkat badanku lalu di putar putar kanya.


"Udah Mas,, Dinda pusing nih,, "sambil ku pukul pundaknya Suami agar berhenti berputar putar.


Lalu Suamuku menjatuhkanku di atas kasur, dan sambil menindihku.


"Mas mau mandi dulu yah, dan entar malam pakai baju yang sexsi,karena Mas sudah sangat menginginkanya, "sambil mencium kening dan wajahku di ciuminya setelah berkata.


"Iya,,,ya udah sekarang sanah Mas mandi dulu,biar ngga bau acem,, "sambil ku dorong badanya dari atas badanku.


Suamiku pun masuk kamar mandi untuk mandi, dan Aku menyiapkan baju untuk suamiku pakai.


Setelah Suamiku selesai mandi dan memakai baju, kita berdua keluar dari kamar dan. menuju meja makan.


"Mas, Dinda mau panggil Akbar dulu di kamar yah,, "kataku setelah Suamiku duduk.


"Iya,,, "Aku pun menuju kamar Akbar untuk menyuruhnya makan Malam.


Aku masuk ke kamar Akbar dan mengajaknya untuk makan malam. Lalu Aku dan Akbar pun keluar dari kamar setelah Akbar merapikan mainanya dan kita pun menuju ruang makan.

__ADS_1


"Pah,,, Dede minta beliin mobil mobilan yang pakai remot dong, temen Dede aja baru di beliin Papahnya, dan bagus banget mobil mobilanya, Dede pengin Pahh,,, "kata Akbar saat sudah di meja makan.


"Sayang makan dulu, nanti habis makan baru kita omongin ok, sekarang Dede makan yang banyak biar cepat besar, "kata Suamiku.


"Iya Pah,, "Aku pun tersenyum melihat keakraban anak dan Papahnya.


Kita makan dengan tenang, dan setelah makan kita kumpul di ruang tv. Dede udah langsung duduk di deket Papahnya.


"Mau yang mana, Dede tinggal pilih, "sambil memberikan hp suamiku kepada Akbar.


Saat ku intip ternyata Akbar lagi di suruh pilih mobil mobilan di hp suamiku. dan Anaku senyum senyum sambil bingung memilih.


"Mah,,, bagus yang mana yah, Dede bingung,? "sambil duduk di sampingku dan memperlihatkan hp suamiku yang banyak sekali gambar mobil mobilan.


"Dede suka warna apa, dan mau yang gede apa yang kecil,? "


"Dede suka warna merah dan maunya yang sedeng Mah mobinya, ngga gegedean apa kekecilan, "trus Aku bantu untuk memilih yang warna merah dan ukuranya yang sedang.


"Pah,,, Dede dah pilih, Dede mau yang ini, "sambil menunjukan gambarnya ke Suamiku.


"Coba Papah lihat,, benar Akbar mau yang ini, ngga mau ganti lagi, soalnya Papah mau pesan sekarang biar besok sudah sampai rumah,? "Aku pun ikut melihat yang mana Akbar pilih.


"Iya,, Akbar mau yang ini aja, "Aku pun tersenyum karena yang Akbar pilih harganya lumayan mahal untuk sebuah mobil mobilan mainan.


"Ok Papah pesan sekarang yah,,, "Akbar pun melihat Papahnya memesan dan Akbarpun langsung memeluk Papahnya dan bilang terimakasih.


"Sekarang udah malam,Dede waktunya tidur, sekarang Dede di temenin mba Siti dulu aja yah tidurnya, "kataku dan Akbarpun mengangguk, dan langsung memanggil Mba Siti untuk menemaninya tidur.


"Dek anakmu pintar banget milih mobil mobilanya, harganya lumayan loh itu,? "

__ADS_1


"Kenapa Mas belikan kalau itu kemahalan hemm, "


"Karena Akbar jarang minta mainan, jadi ngga papa lah harga segitu mah, "Aku hanya mengangguk.


"Kita ke kamar yuk Dek,, "sambil mengulurkan tangan padaku, dan Aku pun menyambut tangan Suamiku. kita berdua lalu masuk kamar.


"Mas,,, Dinda ke kamar mandi dulu yah, "saat kita sudah di kamar.


"Iya,,, jangan lama lama,, "Aku pun mengangguk.


Saat Aku keluar dari kamar mandi Suamiku sudah tiduran di atas kasur, Aku akan duduk di bangku meja riasku karena akan melakukan rutinitasku tapi Suamiku melarangnya.


"Dek ngga usah pakai crem dulu,"


"Kenapa memangnya Mas,kan biar wangi"


"Wangi sih wangi Dek, tapi kalau Mas cium trus kejilat, lidah Mas rasanya ngga enak, pait mendingan jangan pakai dulu yah Dek,"Aku pun tersenyum dan mengangguk.


"Udah sinih Dek naik ke kasur, Mas dah ngga tahan banget, "Aku geleng geleng kepalaku sambil berjalan dan naik ke kasur, Suamiku ini kaya anak kecil saja kalau ada maunya ngga punya sabar.


Saat naik ke kasur Aku di tarik Suamiku dan Suamiku sudah mengungkung badanku di bawah badanya.


"Mas tuh udah nahan lama banget, jadi Adek jangan bikin lama deh, "


"Kamu tuh Mas kaya anak kecil aja ngga punya sabar,, "kataku sambil memanyunkan bibirku.


"Kalau soal yang ini ngga ada kata sabar, "dan Suamiku dengan sangat rakusnya mencium bibirku, Aku hanya pasrah aja apa yang akan Suamiku lakukan, karena memang sudah kewajibanku untuk melayaninya dan memanjakanya.


**Besok lagi....

__ADS_1


Jangan. lupa like komen dan votenya, ok..


Trimakasih**.....


__ADS_2